
LOMBOK TIMUR (KabarBerita) – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Nusa Tenggara Barat (NTB) sukses menggelar upacara dan kegiatan Kemah Bela Negara (KEMBARA) 2026. Acara yang berlangsung khidmat di bawah rimbunnya Hutan Tangkok Adeng, Kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) ini digelar selama tiga hari, 4–6 Juni 2026, dengan diikuti oleh ratusan kader dari berbagai wilayah di NTB.
Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda strategis pendidikan politik PKS NTB untuk menginternalisasi nilai-nilai luhur Pancasila dan amanat konstitusi Pasal 27 ayat (3) UUD 1945 tentang hak dan kewajiban bela negara bagi setiap warga negara.
Pembukaan KEMBARA ditandai dengan upacara bendera yang berlangsung tertib dan disiplin. Bertindak sebagai Pembina Upacara, Ketua DPW PKS NTB, H. Uhibbussa’adi, S.T., menyampaikan amanatnya di hadapan barisan kader yang tegap mengikuti prosesi di tengah alam terbuka.
Dalam arahannya, H. Uhibbussa’adi memaparkan empat pilar kaderisasi berbasis nilai dasar bela negara dan Pancasila yang diterapkan selama perkemahan berlangsung:
- Spiritualitas Keagamaan: Implementasi Sila Pertama Pancasila melalui penguatan mental spiritual.
- Karakter & Disiplin: Penanaman jiwa patriot yang taat hukum, tangguh, dan patuh pada aturan ketertiban sosial.
- Persatuan & Kebersamaan: Manifestasi Sila Ketiga Pancasila melalui simulasi gotong-royong demi meleburkan ego pribadi dan memperkuat persaudaraan.
- Semangat Mengabdi: Menumbuhkan militansi kader untuk siap sedia menerima amanah dan berjuang demi keadilan sosial di tengah masyarakat.
”Kembara ini didesain sebagai perangkat pendidikan politik khusus untuk menghasilkan kader-kader yang tangguh, patuh pada hukum, tidak mudah mengeluh, dan selalu siap mengabdi saat negara serta masyarakat membutuhkan,” ujar Uhibbussa’adi yang juga Wakil Ketua DPRD Kabupaten Lombok Tengah.
Puncak rangkaian seremoni KEMBARA 2026 terjadi pada hari Sabtu (6/6/2026). Acara ditutup dengan prosesi Aksi Nyata Pengabdian NKRI berupa penanaman pohon secara simbolis di Hutan Tangkok Adeng.
Secara bergantian, jajaran pimpinan DPW PKS NTB bersama ratusan peserta menanam bibit pohon sebagai simbol komitmen partai terhadap bela negara sektor non-militer, khususnya dalam menjaga kedaulatan dan kelestarian ekologis bumi pertiwi.
Acara diakhiri dengan prosesi pelepasan tanda peserta kemah dan foto bersama. Dengan berakhirnya KEMBARA 2026, ratusan kader resmi dilepas kembali ke daerah masing-masing dengan membawa mandat untuk menjadi pelopor penegakan nilai-nilai Pancasila, merawat kedaulatan bangsa, serta aktif mengawal demokrasi di tingkat lokal maupun nasional. (red/PKS)







