
Mataram (KabarBerita) – Anggota DPRD Kota Mataram dari Fraksi PKS, Hj Baiq Zuhar Parhi, menyalurkan 3.750 bibit cabai kepada masyarakat di Kecamatan Mataram sebagai bentuk dukungan terhadap Gerakan Tanam (Gertam) Cabai Serentak. Langkah tersebut menjadi upaya nyata memperkuat ketahanan pangan keluarga sekaligus membantu menjaga stabilitas harga cabai di tengah potensi kenaikan inflasi.
Ribuan bibit cabai didistribusikan ke sejumlah titik untuk ditanam secara serentak oleh warga bersama kelompok tani dan kelompok binaan. Melalui gerakan ini, masyarakat didorong memanfaatkan lahan pekarangan maupun lahan kosong agar lebih produktif dan mampu memenuhi kebutuhan cabai secara mandiri.
Baiq Zuhar Parhi mengatakan, gerakan menanam cabai merupakan langkah sederhana yang memiliki manfaat besar bagi masyarakat. Selain mengurangi ketergantungan terhadap pasokan pasar, meningkatnya produksi cabai di tingkat rumah tangga juga diharapkan dapat membantu menekan gejolak harga.
”Melalui gerakan ini kami ingin masyarakat ikut berperan aktif mendukung program pemerintah. Dengan menanam cabai di pekarangan rumah maupun lahan yang tersedia, kebutuhan cabai sehari-hari bisa dipenuhi sendiri sekaligus membantu menjaga stabilitas harga di pasaran,” ujarnya.
Ia berharap budaya menanam di lingkungan rumah terus tumbuh di tengah masyarakat. Menurutnya, apabila setiap keluarga menanam beberapa pohon cabai, dampaknya akan sangat besar terhadap ketahanan pangan sekaligus ekonomi rumah tangga.
”Kalau setiap rumah menanam beberapa pohon cabai saja, manfaatnya akan sangat besar bagi ketahanan pangan keluarga dan perekonomian masyarakat,” tambahnya.
Program Gerakan Tanam Cabai Serentak merupakan salah satu strategi pemerintah dalam mengantisipasi lonjakan harga cabai yang kerap menjadi penyumbang inflasi, terutama menjelang akhir tahun. Dukungan dari berbagai elemen, termasuk kalangan legislatif, diharapkan mampu memperkuat ketersediaan pasokan cabai di Kota Mataram.
Sementara itu, anggota kelompok tani, Muhammad Hasim, menyambut baik bantuan bibit cabai tersebut. Menurutnya, bulan Juli merupakan waktu yang tepat untuk mulai menanam sehingga hasil panen dapat dimanfaatkan saat harga cabai biasanya mengalami kenaikan pada penghujung tahun.
”Bantuan bibit ini sangat bermanfaat sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan. Kami akan memanfaatkan pekarangan rumah dan lahan-lahan kosong untuk menanam cabai, sehingga hasilnya nanti bisa membantu kebutuhan keluarga sekaligus mengantisipasi kenaikan harga,” katanya.








