
Mataram,(KabarBerita) – FORNAS VIII di Nusa Tenggara Barat (NTB) bukan sekadar ajang olahraga.
Lebih dari itu, perhelatan ini menjadi panggung pembuktian bahwa NTB mampu mencetak sumber daya manusia unggul, khususnya di bidang penyelenggaraan event berskala nasional.
Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhammad Iqbal menegaskan bahwa FORNAS VIIII merupakan momentum penting yang mengangkat kepercayaan diri para pelaku industri event lokal.
Hal itu disampaikan Gubernur Lalu Iqbal pada acara persiapan closing ceremony Fornas VIII di Bank NTB, kamis (31/7).
“FORNAS ini jadi lompatan besar. Bagi para pelaku event lokal, ini cara mereka naik kelas. Kita sudah buktikan bisa jadi tuan rumah multi-event nasional,” ujarnya.
Pelaksanaan FORNAS yang tersebar di lima kabupaten/kota, termasuk Sumbawa dan Bima, menjadi ujian nyata sekaligus bukti kemampuan NTB dalam mengelola event besar dengan sistem terdesentralisasi.
Tak hanya itu, FORNAS juga menghadirkan kebanggaan tersendiri bagi masyarakat NTB. Salah satunya, para penari kolosal pembukaan yang kini diundang ke Istana Negara untuk tampil di peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.
“Anak-anak kita akan tampil di Istana. Itu bukti bahwa kualitas karya lokal NTB diakui secara nasional,” kata Iqbal.
Sedangkan Wakil Gubernur NTB, Hj. Indah Dhamayanti Putri, menambahkan keberhasilan FORNAS merupakan hasil kerja kolektif yang tidak bisa dicapai tanpa sinergi kuat.
“Sehebat apapun panitia, tanpa dukungan semua pihak dan masyarakat tidak mungkin berhasil jadi ada keterlibatan semua pihak disini,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada media lokal dan nasional yang dinilai sangat membantu memperluas eksposur dan memperkuat citra NTB sebagai tuan rumah yang layak.
“Jadi terimakasih banyak kami ucapkan kepada rekan-rekan media atas sumbangsihnya yang telah memberikan informasi kepada kita semua,” ucapnya.







