
Mataram(KabarBerita) — Menyikapi peningkatan curah hujan yang disertai angin kencang di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), khususnya Kota Mataram, Wali Kota Mataram H. Mohan Roliskana meminta seluruh jajaran Pemerintah Kota Mataram untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana.
Penegasan tersebut disampaikan Wali Kota saat memimpin rapat koordinasi bersama seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat, dan Lurah se-Kota Mataram di Ruang Kenari Kantor Wali Kota Mataram, Selasa (13/01).
Wali Kota secara khusus menekankan peran satuan tugas kebencanaan Kota Mataram agar lebih fokus dalam mempersiapkan seluruh aspek pendukung, mulai dari kesiapan posko, sumber daya manusia (SDM), hingga kekuatan personel di lapangan.
“Khusus yang menangani kebencanaan, satgas bencana saya minta untuk benar-benar siap. Posko, SDM, dan man power harus dalam kondisi optimal. Cuaca beberapa pekan terakhir cukup ekstrem dan berpotensi berlanjut, dengan angin kencang dan hujan yang terus mengguyur,” tegasnya.
Mohan juga menekankan pentingnya gerak cepat dalam menangani setiap potensi kejadian darurat, seperti pohon tumbang atau gangguan lingkungan lainnya, agar tidak menimbulkan risiko lebih besar bagi masyarakat.
“Saya minta setiap kejadian segera diantisipasi. Jika terjadi pohon tumbang atau kondisi darurat lainnya, tim harus langsung bergerak sesuai SOP. Jangan sampai masyarakat harus turun tangan sendiri karena itu berbahaya,” imbuhnya.
Selain itu, Wali Kota turut meminta peran aktif Camat dan Lurah untuk tetap siaga di wilayah masing-masing. Pemantauan langsung di lapangan dinilai penting untuk memastikan kondisi lingkungan tetap aman dan terkendali.
“Camat dan Lurah saya minta terus menyatu dengan wilayahnya, turun langsung ke lapangan, dan memastikan setiap perkembangan dapat terpantau dengan baik, sehingga langkah penanganan bisa segera dilakukan,” pungkasnya.








