Lalu Kholid Karyadi Ditetapkan Jadi Komut BPR NTB

Mataram, (KabarBerita) – Selalu ceria, gaya tetap semangat, mudah bergaul dan low profil. Itu lah sosok Lalu Kholid Karyadi yang ditetapkan sebagai Komisaris PT BPR NTB Perseroda. Tentu ini kabar baik bagi masyarakat umum. Sosok alumni Jogja itu kini ambil alih mengabdikan diri demi pembenahan PT BPR NTB kedepan lebih baik.

“Tunas doe plenggeh sami (mohon doa dukungan semua),” kata Kholid kepada media ini singkat di Mataram Kamis (12/02).

Keterlibatannya Owner Kebon Kupi Sembalun itu di dunia per bank kan bukan baru kemarin sore. Bukan pula karena sukses mengantarkan Iqbal Dinda menjadi Gubernur Wakil Gubernur NTB. Namun berkat integritas, kerja keras serta kemampuan personaliti yang dimilikinya mengantarkan dirinya duduk sebagai Komut PT BPR NTB.

“Ditahun 2005-2006 disaat PD BPR LKP masih berdiri sendiri dimasing-masing kecamatan se NTB, saya terlibat dalam migrasi dari microft excel ke software perbankan di dua kabupaten, Lombok Timur dan Lombok Tengah. Saat itu hanya saya tenaga lokal yg terlibat langsung secara teknis. Kemudian dilanjut dengan merger PD BPR LKP per kabupaten ditahun 2009-2010,” ujarnya menceritakan pengalamannya di PT BPR NTB.

Foto : Lalu Kholid Karyadi (baju putih) dalam sebuah acara.

Begitupun ketika UIN Mataram membuka jurusan Ekonomi Syariah dan membangun Laboratorium Perbankan Syariah ditahun 2009-2011, Caq Kholid begitu akrab disapa 2 tahun pernah menjadi dosen pertama yang mengajar mata kuliah Komputer Perbankan.

“Saat itu ustad Muh Baihaqi jadi sekretaris Lab dan Prof Riduan Mas’ud jadi ketua lab-nya,” katanya.

Perjalanan yang tak disangka-sangka, tahun 2025 dalam sebuah acara dipertemukan kembali dengan Didik Last Don Direktur Operasional PT PBR NTB.

“Saya bilang ini seperti mimpi dalam hayalpun tak sampai. Karena saat pertama kali bertemu, beliau masih tenaga honorer di PD LKP PRAYA, buRia Komisaris BPR NTB, saat itu masih menjadi SPI, Lalu Yudi kepala Divisi Bisnis masih menjadi staff, Lalu Adi Fansyuri masih di staff di PD LKP Labuan Lombok. ibu Laoli masih menjadi akunting di PD LKP MUJUR disana sy belajar cara hitung accrual basis,” ujarnya.

Amanah yang dimandatkan kepada dirinya diyakini tidak lain skenario Sang Kholik. Ia hanya berdoa dan memohon dukungan semua pihak agar dapat menjalankan amanah tersebut.

“Sekali lagi mohon doa dan dukungannya,” ungkapnya. (*)

Related Posts

BRIDA NTB Gagas Piloting Pertanian Terintegrasi Smart Farming

“Semua riset dan inovasi ujungnya harus memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan daerah,”   Mataram (KabarBerita) —  Badan Riset dan Inovasi Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat menggelar…

Lalu Irwansyah Triadi Beberkan Deretan Program Nyata Sari Yuliati Selama Jadi DPR RI

“Kerja bu Sari sangat terlihat di beberapa daerah terutama di dapil saya di Lombok Barat. Beberapa kali aspirasi bu sari turun sejak periode 2019,” Mataram (KabarBerita) – Anggota DPRD NTB…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

BRIDA NTB Gagas Piloting Pertanian Terintegrasi Smart Farming

BRIDA NTB Gagas Piloting Pertanian Terintegrasi Smart Farming

Cak Khalid Komit Bawa BPR NTB Jadi Lembaga Keuangan Rakyat yang Sehat dan Kuat

Cak Khalid Komit Bawa BPR NTB Jadi Lembaga Keuangan Rakyat yang Sehat dan Kuat

Lalu Irwansyah Triadi Beberkan Deretan Program Nyata Sari Yuliati Selama Jadi DPR RI

Lalu Irwansyah Triadi Beberkan Deretan Program Nyata Sari Yuliati Selama Jadi DPR RI

Iklim Investasi Tumbuh Positif, The Mandalika Percepat Pengembangan Kawasan dan Pariwisata

Iklim Investasi Tumbuh Positif, The Mandalika Percepat Pengembangan Kawasan dan Pariwisata

Serap Aspirasi, Yek Agil Sosialisasi Raperda Tentang Pinjol Ilegal dan Judol Kepada Masyarakat

Serap Aspirasi, Yek Agil Sosialisasi Raperda Tentang Pinjol Ilegal dan Judol Kepada Masyarakat

Bagikan 1000 SK Penerima PIP, Waka Komisi X DPR RI “Warning” Oknum dan Pihak Sekolah tidak Lakukan Pungli

Bagikan 1000 SK Penerima PIP, Waka Komisi X DPR RI “Warning” Oknum dan Pihak Sekolah tidak Lakukan Pungli