
Mataram, (KabarBerita) — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Nusa Tenggara Barat (NTB) merayakan hari jadi partai besutan presiden Prabowo Subianto itu dengan khidmat berupa doa bersama dan santunan bagi ratusan anak yatim di kantor DPD Gerindra NTB di Jalan Majapahit Mataram, Jumat (6/2/2026).
Momentum ini tidak hanya menjadi ajang syukur, tetapi juga penguatan instruksi Presiden Prabowo Subianto bagi seluruh kader di daerah.
Acara ini dihadiri langsung oleh Gubernur NTB, H. Lalu Muhamad Iqbal, Ketua DPD Gerindra NTB, H. Lalu Pathul Bahri, Fraksi DPRD Provinsi dan Kota Mataram, serta pengurus DPC dari seluruh wilayah NTB.

Dalam sambutannya, H. Lalu Pathul Bahri menegaskan bahwa HUT tahun ini mengusung misi kemanusiaan dan ekologi.
Menindaklanjuti amanat Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto, kader diminta tidak hanya berbagi secara materi, tetapi juga turun ke lapangan menghadapi ancaman bencana alam.
“Presiden Prabowo berharap di usia ke-18 ini, Gerindra lebih banyak berbagi. Selain santunan yatim, kami diinstruksikan untuk melakukan aksi bersih-bersih pantai dan lingkungan. Mengingat saat ini banyak wilayah, termasuk NTB, yang dilanda banjir dan longsor, seluruh kader wajib bergerak menjaga kebersihan lingkungan,” tegas Pathul Bahri yang juga Bupati Lombok Tengah itu.
Sementara itu Gubernur NTB, H. Lalu Muhamad Iqbal, yang hadir sebagai tamu undangan, memberikan apresiasi atas kematangan usia Partai Gerindra.
Ia meyakini bahwa di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto, program-program pemerintah saat ini telah dirancang secara terukur untuk menyentuh lapisan masyarakat paling bawah.
“Program-program yang dijalankan saat ini langsung dirasakan masyarakat kecil tanpa kecuali. Saya optimis Gerindra akan terus tumbuh menjadi partai yang kuat dan meluas di NTB karena bukti nyata keberpihakan pada rakyat kecil,” ujar Lalu Iqbal.
Puncak acara ditandai dengan pemotongan tumpeng dan penyerahan bantuan sembako kepada ratusan anak yatim yang hadir.
Dan kegiatan ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa, khususnya agar masyarakat Indonesia terhindar dari musibah bencana alam yang tengah marak terjadi. (Red)






