PUPR Mataram Siap Tertibkan Reklame Bodong, Tunggu Data Resmi dari BKD

Mataram(KabarBerita) – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Mataram menegaskan kesiapan untuk menertibkan reklame bodong atau tidak berizin. Namun, langkah tersebut hanya dapat dilakukan apabila Badan Keuangan Daerah (BKD) menyerahkan data lengkap terkait keberadaan reklame yang tidak memiliki izin maupun yang menunggak pembayaran pajak.

‎Kepala Dinas PUPR Kota Mataram, Lale Widiahning, menjelaskan bahwa pihaknya berwenang mengeluarkan rekomendasi teknis izin reklame. Sementara itu, data terkait reklame berizin, tidak berizin, dan tingkat kepatuhan pembayaran pajak sepenuhnya berada di BKD. “Sekarang BKD tinggal mengeluarkan data mana reklame yang berizin, yang tidak berizin, dan yang taat membayar pajak. Kalau itu sudah dilakukan, kita gas tertibkan reklame bodong. Posisinya seperti itu,” tegasnya.

‎Lale menambahkan, PUPR hanya memegang data rekomendasi izin dan perpanjangan yang berkaitan dengan DPMPTSP sebagai instansi penerbit izin resmi. Karena itu, ia mendorong BKD segera membentuk tim penertiban reklame. “Ayo BKD buat tim penertiban, kita siap terlibat. Untuk urusan tebang-menebang, PUPR jagonya,” ujarnya.

‎Selain persoalan legalitas, Lale juga menyoroti banyaknya papan reklame yang kondisinya tidak terawat dan berpotensi membahayakan. “Banyak papan reklame yang sudah kropos. Kalaupun izinnya masih aktif, tapi kondisinya jauh dari layak. Kadang-kadang kita surati pemiliknya agar melakukan perbaikan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,” jelasnya.

‎Sebelumnya, BKD Kota Mataram membuka peluang menaikkan target pendapatan dari pajak reklame pada tahun anggaran mendatang. Namun, rencana itu akan ditempuh apabila penertiban reklame ilegal dilakukan secara konsisten. Dari hasil pantauan petugas BKD, masih banyak reklame tanpa izin yang menyebabkan kebocoran potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD). BKD memperkirakan potensi pendapatan yang hilang akibat reklame bodong mencapai Rp2 miliar hingga Rp3 miliar per tahun.

  • Related Posts

    Irawan Tagih Keseriusan BKD, Pajak Kos Elite Jangan Sekadar Wacana

    ‎Mataram(KabarBerita)– Rencana Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Mataram untuk mendata kos-kosan elite yang diduga beroperasi layaknya hotel mendapat dukungan dari DPRD Kota Mataram. Ketua Komisi II DPRD Kota Mataram, Irawan…

    Kos Elite Menjamur, Camat Cakranegara: Kami Hanya Awasi Ketertiban, Bukan Operasionalnya

    Mataram (KabarBerita) – Fenomena menjamurnya kos-kosan elite di Kota Mataram terus menjadi sorotan. Di tengah berkembangnya bisnis hunian tersebut, pemerintah kecamatan mengakui kewenangannya sangat terbatas dan hanya menyentuh aspek ketenteraman…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Kasus Dugaan Pembakaran Santri, Iwan Slank Minta Publik Tidak Menghakimi Pengelola Ponpes

    Kasus Dugaan Pembakaran Santri, Iwan Slank Minta Publik Tidak Menghakimi Pengelola Ponpes

    Kemenhaj NTB Pastikan Hak Jamaah Haji Yang Wafat Terpenuhi, Ahli Waris Dapat Ansurani

    Kemenhaj NTB Pastikan Hak Jamaah Haji Yang Wafat Terpenuhi, Ahli Waris Dapat Ansurani

    Sebanyak 11 Jamaah haji Asal NTB dilaporkan wafat di Tanah Suci

    Sebanyak 11 Jamaah haji Asal NTB dilaporkan wafat di Tanah Suci

    Sebanyak 1.963 Jemaah dan Petugas Haji Telah Tiba di Lombok

    Sebanyak 1.963 Jemaah dan Petugas Haji Telah Tiba di Lombok

    Gubernur NTB: Marwah MTQ Ada di Tangan Dewan Hakim

    Gubernur NTB: Marwah MTQ Ada di Tangan Dewan Hakim

    The Mandalika Terus Berupaya Berikan Dampak Positif Bagi Masyarakat

    The Mandalika Terus Berupaya Berikan Dampak Positif Bagi Masyarakat