
Mataram(KabarBerita)— Dinas Perdagangan Kota Mataram menargetkan proses tender lanjutan proyek revitalisasi Pasar Cakranegara atau Pasar Cakra mulai dilakukan bulan ini. Saat ini, penyusunan dokumen perencanaan masih terus dimatangkan sebelum diserahkan ke Bagian Pengadaan Barang dan Jasa untuk proses tender melalui LPSE.
Kepala Dinas Perdagangan Kota Mataram, Irwan Harimansyah, mengatakan pihaknya masih melakukan konsultasi teknis dengan Dinas PUPR terkait perencanaan pekerjaan revitalisasi tersebut.
“Sekarang masih kita konsultasikan perencanaannya ke Dinas PUPR. Targetnya bulan ini sudah bisa ditender,” ujarnya.
Irwan menjelaskan, anggaran yang disiapkan untuk proyek revitalisasi Pasar Cakra mencapai sekitar Rp1 miliar. Dari jumlah tersebut, sekitar Rp900 juta dialokasikan untuk pekerjaan konstruksi fisik.
Pekerjaan utama difokuskan pada lanjutan perbaikan atap pasar yang selama ini mengalami kerusakan cukup parah. Kondisi atap bocor disebut menjadi keluhan utama para pedagang karena berdampak langsung terhadap aktivitas jual beli, terutama saat musim hujan.
Air yang masuk dari atap tidak hanya mengganggu pedagang di lantai dua, tetapi juga menyebabkan genangan di area lapak lantai dasar. Kondisi tersebut membuat kenyamanan pasar menurun dan berdampak pada berkurangnya aktivitas perdagangan.
Bahkan, kerusakan atap disebut menjadi salah satu penyebab banyak pedagang memilih pindah berjualan ke pasar lain seperti Pasar Sindu dan Pasar Karang Lelede.
“Kalau atapnya sudah diperbaiki, insyaallah pedagang yang pindah ke pasar lain bisa kembali lagi ke Pasar Cakra. Hampir 50 persen pedagang sekarang pindah,” katanya.
Selain pembenahan fisik bangunan, Dinas Perdagangan juga berencana melakukan penataan ulang terhadap lapak pedagang agar kondisi pasar lebih tertib dan nyaman.
“Lapak-lapak pedagang yang selama ini terlihat amburadul akan kita tata kembali supaya pasar lebih rapi dan aktivitas perdagangan bisa lebih hidup,” tandas Irwan.







