
Mataram, (KabarBerita) — Dewan Pengurus Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa Provinsi Nusa Tenggara Barat (DPW PKB NTB) periode 2026-2031 resmi dikukuhkan, Minggu (8/2/2026).
Pengukuhan dilakukan Ketua DPP PKB Bidang Penguatan Struktur, Eksekutif, dan Legislatif, Abdul Halim Iskandar alias Gus Halim mewakili Ketua Umum DPP PKB, Muhaimin Iskandar.
Gus Halim mengatakan pengukuhan hari ini tidak hanya berlangsung di NTB, tetapi juga dilaksanakan serentak di beberapa provinsi lain, yakni Lampung, Jawa Barat, dan satu provinsi lainnya.
Total terdapat empat provinsi yang melaksanakan kegiatan serupa, sama seperti kegiatan pada hari sebelumnya.
“Hari ini seluruh pengurus DPW se-NTB dan juga se-Indonesia mengikuti kegiatan serupa. Artinya, kegiatan ini tidak hanya berlangsung di NTB,” ungkapnya ditemui seusai pengukuhan.
Ia menjelaskan, setelah prosesi pengukuhan, kegiatan dilanjutkan dengan orientasi politik yang diikuti oleh seluruh pengurus DPW.
Materi orientasi difokuskan pada penguatan ideologi partai, mengingat Partai Kebangkitan Bangsa merupakan partai ideologi.
“Materinya tentu berkaitan dengan ideologi, karena PKB adalah partai ideologi. Selain itu, juga dibahas bagaimana menyikapi kondisi hari ini, serta bagaimana menjadi kader PKB yang melampaui batas, tidak sekadar berpikir tentang pemilu semata,” tutur Gus Halim.
Gus Halim juga menekankan pentingnya jenjang kaderisasi yang dimiliki PKB, yakni tahapan menjadi politisi, kemudian pemimpin, dan pada akhirnya negarawan.
“Bagaimana kader PKB menjadi politisi, kemudian menjadi pemimpin, dan akhirnya menjadi negarawan. Kita memiliki konsep jenjang kader PKB yang terdiri dari tiga tahapan,” jelasnya.
Menurutnya, konsep tersebut sejalan dengan nama Partai Kebangkitan Bangsa, yang menempatkan kepentingan bangsa sebagai orientasi utama perjuangan politik.
Kegiatan hari ini dijadwalkan berlangsung hingga sore hari dan akan dilanjutkan dengan Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) guna menyiapkan program kerja ke depan.
“Pola kegiatan ini, diterapkan secara seragam di seluruh Indonesia,” ujarnya.
Target DPW PKB NTB, 9 Kursi di DPRD NTB dan 2 Kursi di DPR RI
Sementara itu, Ketua DPW PKB NTB, Lalu Hadrian Irfani, menyampaikan rasa syukur atas pengukuhan tersebut.
Ia menegaskan bahwa target dan capaian ke depan telah dipersiapkan secara matang dan telah ditandatangani sebagai kontrak politik dengan DPP PKB.
“Target-target serta capaian ke depan tentu sudah kami persiapkan, dan itu telah kami tandatangani sebagai kontrak politik dengan DPP PKB,” kata Lalu Hadrian menambahkan.
Pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2029 mendatang PKB NTB menargetkan 9 kursi di DPRD NTB dan 2 Kursi di DPR RI. Besarnya target itu, maka PKB NTB lanjut Wakil Ketua Komisi X DPR RI itu, akan membuka pencalegan dini guna menjaring figur-figur potensial untuk menghadapi pileg 2029.
“Karena target tinggi maka kita akan lakukan pencalegan dini. Kick of akan kita laksanakan pada bulan April 2026 dan akan dihadiri langsung oleh ketua umum,” ujarnya. (Red)






