
Mataram, (KabarBerita) – Pemerintah kota Bima mengaharapkan bantuan dari Pemerintah Provinsi NTB karena berkurangnya Transfer Ke Daerah (TKD) yang mencapai Rp 200 M, untuk Kota Bima.
Walikota Bima, A. Rahman H. Abidin mengatakan pihaknya berharap ada bantuan yang akan didapatkan kota Bima dari Pemprov NTB guna realisasi pembangunan.
“Sebagai keluarga besar NTB, kita datang untuk bersilturrahmi ke Pak Gubernur. Kita kan dari fiskal ada kekurangan, siapa tahu di Provinsi ada kelebihan anggaran jadi bisa kita bawa pulang ke daerah,” kata A. Rahman H. Abidin saat ditemui di Kantor Gubernur NTB, Rabu (15/10).
Rahman juga menambahkan bahwa TKD yang dipotong ke daerah kota Bima cukup besar yakni Rp 200 M, sehingga perlu jalan keluar untuk mensiasati agar program pembangunan di daerah tetap berjalan.
“Jadi untuk pembangunan tidak ada, tapi Gubernur tadi sudah berjanji Akan membantu, termasuk untuk mengkomunikasikan ke pusat dan kementerian terkait,” ujarnya.
Dikatakannya juga bahwa Gubernur akan mengupayakan supaya kota Bima mendapatkan truck Compactor, yang berjumlah 2 unit, dan itu akan sangat membantu dalam mengatasi permasalahan sampah yang ada di kota Bima.
“1 Truck compactor ini sama dengan 3 dump truck pengangkut sampah, jadi ini yang sangat kami butuhkan, untuk efisinsi,”terang Rahman.
Lebih lanjut Rahman mengatakan, meski dengan berjalanya efisiensi anggaran, Ia menegaskan bahwa tidak akan mengurangi service Pemerintah Kota Bima ke publiknya, terutama yang terkait pendidikan, kesehatan dan kebersihan.
“Meskipun efisiensi berjalan, tidak akan mempengaruhi pelayanan kita ke masyarakat,”imbuhnya. (red)






