
Mataram(KabarBerita)– Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Mataram memanfaatkan momentum peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026 dengan menggelar Turnamen Taekwondo BNN Mataram Cup 2026 di GOR Padepokan Pencak Silat Kota Mataram, Sabtu (27/6). Kejuaraan ini menjadi bagian dari upaya BNNK Mataram mengajak generasi muda menjauhi narkoba melalui olahraga yang positif dan kompetitif.
Kepala BNNK Mataram, Kombes Pol. Yuanita Amelia Sari, S.E., M.Si., mengatakan turnamen tersebut merupakan wujud komitmen BNNK Mataram dalam mendukung pembinaan atlet muda sekaligus mengampanyekan pola hidup sehat dan bebas dari penyalahgunaan narkotika. Menurutnya, olahraga menjadi salah satu sarana efektif membangun karakter, disiplin, dan mental generasi muda.
Kegiatan ini dihadiri Kepala BNN Provinsi NTB yang diwakili Kepala Bagian Umum, Ketua KONI Kota Mataram, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Mataram, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTB, Ketua Pengprov Taekwondo Indonesia NTB, Ketua Pengkot Taekwondo Indonesia Kota Mataram, para pelatih, atlet, panitia, serta orang tua peserta.
Rangkaian acara diawali dengan laporan pelaksanaan turnamen oleh Ketua Tim Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) BNNK Mataram yang mewakili Kombes Pol. Yuanita Amelia Sari, S.E., M.Si. Selanjutnya, kejuaraan secara resmi dibuka oleh Kepala BNN Provinsi NTB yang diwakili Kepala Bagian Umum, ditandai dengan penyematan sabuk kepada atlet sebagai simbol dimulainya pertandingan.
Usai pembukaan, seluruh peserta mengikuti Deklarasi Anti Narkotika Taekwondo Indonesia Kota Mataram. Deklarasi tersebut diikuti atlet, pelatih, panitia, dan orang tua sebagai bentuk komitmen bersama menciptakan lingkungan olahraga yang bersih dari penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika.
Turnamen BNN Mataram Cup 2026 diikuti sebanyak 150 atlet dari sembilan dojang di Kota Mataram. Para peserta bertanding pada kategori Pra-Cadet, Cadet, dan Junior dengan menjunjung tinggi sportivitas, disiplin, serta semangat kompetisi yang sehat.
Menurut Kombes Pol. Yuanita Amelia Sari, S.E., M.Si., penyelenggaraan turnamen ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara BNNK Mataram dan insan olahraga dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika. Di sisi lain, kejuaraan ini juga menjadi wadah bagi atlet-atlet muda untuk mengembangkan potensi dan meraih prestasi.
Melalui penyelenggaraan turnamen ini, BNNK Mataram kembali menegaskan bahwa perang melawan narkoba membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Dengan memadukan pembinaan olahraga dan edukasi, BNNK Mataram optimistis cita-cita mewujudkan Indonesia Bersinar (Bersih dari Narkoba) dapat terus diperkuat, dimulai dari lingkungan keluarga, sekolah, hingga komunitas olahraga.







