Program Gebyar Diskon Pajak Kendaraan Iqbal-Dinda, M Nasib : Lebih Baik Dari Program KDM di Jabar

Mataram, (KabarBerita) – Politisi Partai Perindo NTB, M Nasib Ikroman menyebut program Gebyar Diskon Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) yang baru-baru ini digelontorkan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB, Lalu Muhammad Iqbal – Indah Dhamayanti Putri (Iqbal-Dinda) lebih baik dari program yang dibuat Gubernur Jawa Barat Kang Dedy Muliadi (KDM).

Menurutnya program Gebyar Diskon Pajak Kendaraan Bermotor Iqbal-Dinda tidak hanya memberikan intensif bagi penunggak pajak, namun juga diberikan bagi pembayar pajak yang patuh. Sementara KDM di Jabar hanya memberikan intensif bagi penunggak pajak.

“Kebijakan ini lebih baik daripada kebijakan Pemprov Jawa Barat. Kebijakan ini lebih memiliki rasa keadilan,” kata M Nasih Ikroman.

Tinggal saat ini, lanjut anggota Komisi III DPRD NTB ini, pemprov NTB perlu mengoptimalkan sosialisasi kepada terkait kebijakan insentif pajak bermotor yang diberikan kepada masyarakat tersebut.

“Kebijakan ini sangat membantu masyarakat menengah ke bawah. Perlu disosialisasikan kepada seluruh lapisan masyarakat,” ungkapnya.

Menurutnya tanpa sosialisasi yang masif, maka kebijakan ini tidak akan optimal dirasakan masyarakat.

“Karena ketika masyarakat tidak mengetahui kebijakan ini. Maka, tidak memiliki impact optimal kepada masyarakat. Dan salah satu evaluasi dari kebijakan diskon pajak pada periode-periode sebelumnya, adalah terkait sosialisasi yang belum optimal,” jelasnya.

“Kalau masyarakat tidak tahu, tentu akan minim respon,” sambung anggota DPRD NTB Dapil IV Lombok Timur Selatan ini.

Optimalisasi sosialisasi ini juga kata pria yang akrab disapa Acip ini perlu keterlibatan pemerintah daerah dalam hal ini pemerintah Kabupaten/Kota untuk membantu melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Karena saat ini, ungkapnya Pemda Kabupaten/Kota sudah mendapatkan opsen pajak yang besar.

“Pemda kabupaten/kota jangan hanya menunggu bagian saja, harus optimal membantu agar kebijakan ini memiliki dampak nyata,” tegasnya.

Salah satu hal yang bisa dilakukan kabupaten/kota, kata Acip, adalah turut melibatkan pemerintah desa dalam sosialisasi kebijakan insentif pajak ini.
“Ini ruang yang bisa dimanfaatkan bupati/walikota, mereka juga memiliki sistem penagihan pajak bumi dan bangunan, ini bisa disinergikan,” tandasnya.(*)

Related Posts

Bawaslu dan PWI Siap Kolaborasi Literasi Politik Untuk Masyarakat

MATARAM (KabarBerita)- Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Nusa Tenggara Barat mengajak Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan insan pers untuk bersama-sama memperkuat literasi dan pendidikan politik kepada masyarakat. Ketua Bawaslu NTB,…

Kader Inti Pindah ke PSI, Syamsul Fikri Tegaskan Demokrat Tak Kekurangan Stok

“Demokrat tidak pernah kekurangan stok. Sekarang banyak juga tokoh yang ikut bergabung dengan Demokrat,” ujarnya wakil ketua I DPD Demokrat NTB Syamsul Fikri   Mataram (KabarBerita) — Petinggi partai Demokrat…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

Santai di Pendopo NTB, Pemerintah Serius Mengurus Gizi Generasi Bangsa

Santai di Pendopo NTB, Pemerintah Serius Mengurus Gizi Generasi Bangsa

Melepas Masa Lajang Lewat Tradisi Merangkat, 99 Ayam Kampung Jadi Simbol Kebersamaan Masyarakat Sasak

Melepas Masa Lajang Lewat Tradisi Merangkat, 99 Ayam Kampung Jadi Simbol Kebersamaan Masyarakat Sasak

BNN Kota Mataram Amankan Empat Pengguna Narkoba dalam Razia Kos di Karang Taliwang

BNN Kota Mataram Amankan Empat Pengguna Narkoba dalam Razia Kos di Karang Taliwang

Jelang Iduladha, Distan Mataram Intensifkan Pemeriksaan Hewan Kurban

Jelang Iduladha, Distan Mataram Intensifkan Pemeriksaan Hewan Kurban

Wagub NTB Tegaskan Kekuatan Bali–Nusra di Forum MPU 2026 

Wagub NTB Tegaskan Kekuatan Bali–Nusra di Forum MPU 2026 

Ketua PMI Lobar, Haris Karnain Bantah Soal Dugaan Korupsi Rp 150 Juta Pasca Dipanggil Kejari Mataram

Ketua PMI Lobar, Haris Karnain Bantah Soal Dugaan Korupsi Rp 150 Juta Pasca Dipanggil Kejari Mataram