
Mataram, (KabarBerita) – Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram, Prof. Dr. H. Masnun Tahir, M.Ag., menegaskan komitmen kampus dalam memperkuat kapasitas mahasiswa sekaligus menjaga kedaulatan bangsa di ruang digital.
Komitmen itu diwujudkan dengan mengirimkan 15 mahasiswa terpilih untuk mengikuti Pelatihan Duta Literasi Cyber yang digagas oleh Kementerian Komunikasi Bidang Politik dan Keamanan Republik Indonesia.
Dalam arahannya, Prof. Masnun menyampaikan bahwa keikut-sertaan mahasiswa UIN Mataram dalam program nasional ini bukan hanya soal representasi, melainkan ikhtiar strategis untuk mencetak generasi muda yang kritis, literat, dan mampu menghadapi ancaman digital.
“Era digital adalah ruang baru pertahanan bangsa. Mahasiswa kita harus hadir sebagai garda depan, menjaga ruang cyber dari hoaks, ujaran kebencian, hingga propaganda yang mengancam persatuan nasional. Dengan mengikuti pelatihan ini, mereka akan belajar sekaligus berkontribusi nyata untuk Indonesia,” ujar Prof. Masnun, Kamis (11/9).
Prof. Masnun juga menegaskan bahwa Humas dan Protokol UIN Mataram ditugaskan untuk mengawal langsung para duta literasi cyber, sehingga mereka mendapatkan bimbingan komunikasi publik, arahan strategis, serta representasi kelembagaan yang profesional. Langkah ini menandai keseriusan UIN Mataram dalam memposisikan mahasiswa sebagai aktor utama pembangunan bangsa, bukan sekadar peserta simbolis.
Program Pelatihan Duta Literasi Cyber merupakan bagian dari inisiatif nasional membangun Pam Swakarsa Digital, yang bertujuan mencetak agen-agen muda literasi cyber di lingkungan kampus.
Terpilihnya UIN Mataram menjadi salah satu kampus percontohan menegaskan peran strategisnya dalam mendorong mahasiswa tampil sebagai agen perubahan (agent of change) di dunia maya.
“UIN Mataram tidak hanya ingin dikenal sebagai kampus akademik dan religius, tetapi juga sebagai benteng moral, intelektual, dan digital bangsa. Melalui mahasiswa duta literasi siber ini, kita ingin menghadirkan dampak positif yang meluas bagi masyarakat,” tutup Rektor. (*)







