Disorot Survei Pilkada, Didi Sumardi Pilih Fokus Kinerja: “Terlalu Dini Bicara Suksesi”

Mataram(KabarBerita)— Nama Didi Sumardi mulai disebut dalam sejumlah survei sebagai kandidat potensial pada Pilkada Kota Mataram. Menanggapi hal itu, politisi Partai Golkar tersebut memilih meredam euforia dan menegaskan fokusnya saat ini tetap pada kerja-kerja legislatif.

Wakil Ketua Komisi di DPRD NTB itu mengaku tersanjung namanya masuk dalam bursa kandidat. Namun, ia menilai pembahasan suksesi kepala daerah masih terlalu dini, mengingat masa jabatan wali kota saat ini masih cukup panjang.

“Kok saya merasa tersanjung ya, disebut sebagai salah satu kandidat yang bakal maju di pilkada Kota Mataram,” ujarnya, Kamis (30/4), di sela kegiatan penyerahan beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP).

Meski demikian, Didi menegaskan pentingnya menjaga rasionalitas publik dalam berdemokrasi. Ia mengingatkan bahwa kepemimpinan Mohan Roliskana bersama Mujiburrahman masih menyisakan waktu sekitar tiga tahun ke depan.

“Masih terlalu dini membicarakan itu. Saya kira kita fokus bagaimana membantu beliau mengakhiri kepemimpinannya dengan baik, dengan prestasi yang baik, dan tentu nama baik,” katanya.

Menurut Didi, prioritas utama saat ini adalah memastikan program-program pemerintah daerah berjalan optimal sesuai target yang telah ditetapkan dalam dokumen pembangunan daerah. Ia menilai, kerja kolektif antara legislatif dan eksekutif menjadi kunci dalam menjaga stabilitas pembangunan kota.

Ia juga mengingatkan agar wacana politik tidak berkembang menjadi polarisasi yang justru mengganggu kinerja pemerintahan. Jika pun muncul sebagai bagian dari pendidikan politik, menurutnya, diskursus tersebut harus tetap berada dalam koridor konstruktif.

“Jangan sampai ini menjadi ruang untuk mempolitisasi situasi yang akhirnya mengganggu kinerja Pak Wali dan seluruh jajaran pemerintahannya,” tegasnya.

Lebih jauh, Didi menyoroti sejumlah pekerjaan rumah yang masih dihadapi Kota Mataram. Salah satunya terkait kapasitas fiskal daerah yang dinilai masih terbatas, sehingga membutuhkan optimalisasi sumber-sumber pendapatan.

Selain itu, persoalan sosial seperti stunting, kemiskinan, dan kerentanan ekonomi masyarakat perkotaan juga masih menjadi tantangan serius. Ia menilai, fluktuasi kondisi ekonomi warga, terutama kelompok rentan, perlu mendapat perhatian lebih dibandingkan wacana politik jangka panjang.

“Masih banyak pekerjaan rumah yang harus kita selesaikan. Itu yang seharusnya jadi fokus kita saat ini, bukan justru sibuk membicarakan suksesi yang waktunya masih jauh,” pungkasnya.

  • Related Posts

    Proyek Jalan Lenangguar-Lunyuk, Dewan NTB Ancam Harus Rampung Tepat Waktu

    Anggota Komisi IV DPRD NTB Fraksi Nasdem, Fakhruddin Mataram, (KabarBerita) – Anggota Komisi IV DPRD NTB, Fakhrudin melakukan inspeksi mendadak (sidak) progress pengerjaan jalan Lenangguar-Lunyuk Sumbawa beberapa waktu lalu. Kunjungan…

    TGH. Muhannan PKS Ngaku Dapat Perintah Dari Yek Agil Untuk Bertemu Terdakwa IJU

    TGH. Muhannan Mu’min Mushhonaf saat memberikan kesaksian di sidang kasus dugaan gratifikasi DPRD NTB, Rabu (22/4).   Mataram, (KabarBerita) — Sidang lanjutan kasus dugaan gratifikasi DPRD NTB kembali memunculkan fakta…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Legislator Senayan Lalu Ari Kembali Salurkan 150 Ribu Beasiswa PIP di Lombok

    Legislator Senayan Lalu Ari Kembali Salurkan 150 Ribu Beasiswa PIP di Lombok

    Sebanyak 2.722 CJH NTB Sudah Diterbangkan Menuju Tanah Suci

    Sebanyak 2.722 CJH NTB Sudah Diterbangkan Menuju Tanah Suci

    Megawati Lestari Dorong Perempuan Berdaya dan Mandiri Ikuti Jejak Raden Ajeng Kartini

    Megawati Lestari Dorong Perempuan Berdaya dan Mandiri Ikuti Jejak Raden Ajeng Kartini

    Disorot Survei Pilkada, Didi Sumardi Pilih Fokus Kinerja: “Terlalu Dini Bicara Suksesi”

    Disorot Survei Pilkada, Didi Sumardi Pilih Fokus Kinerja: “Terlalu Dini Bicara Suksesi”

    Kepala Desa Se-Lotim Sambut Baik Program Desa Berdaya dan Siap Bersinergi dengan Pemprov NTB

    Kepala Desa Se-Lotim Sambut Baik Program Desa Berdaya dan Siap Bersinergi dengan Pemprov NTB

    Khawatir Kebocoran Data, Aktivasi IKD di Mataram Terkendala Kepercayaan Publik

    Khawatir Kebocoran Data, Aktivasi IKD di Mataram Terkendala Kepercayaan Publik