DPRD NTB Tinjau Jembatan Bayan–Loloan yang Terputus, Sudirsah Dorong Penanganan Segera

Pimpinan Komisi IV DPRD NTB, Sudirsah Sujanto bersama salah seorang warga Bayan KLU

 

Lombok Utara, (KabarBerita) – Pimpinan Komisi IV DPRD Nusa Tenggara Barat (NTB) Bidang Infrastruktur, Sudirsah Sujanto, meninjau langsung kondisi jembatan penghubung Desa Bayan dan Desa Loloan yang mengalami kerusakan parah hingga terputus, Jum’at (01/5).

Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka menjalankan fungsi pengawasan terhadap infrastruktur daerah yang memiliki peran penting bagi mobilitas masyarakat. Selain itu, peninjauan ini juga dilandasi kedekatan Sudirsah Sujanto sebagai legislator asal Lombok Utara.

Dalam peninjauan itu, terlihat kondisi jembatan yang sudah tidak bisa dilalui, sehingga mengganggu aktivitas warga sehari-hari.

“Jembatan ini sangat penting bagi aktivitas warga. Kami berharap penanganannya bisa segera dilakukan agar akses masyarakat kembali normal,” ujarnya.

Ia menyampaikan, jembatan tersebut selama ini menjadi akses utama bagi warga dalam menjalankan berbagai aktivitas, mulai dari kegiatan ekonomi, pendidikan hingga kebutuhan sehari-hari lainnya.

Dengan kondisi jembatan yang terputus, masyarakat harus mencari jalur alternatif yang relatif lebih jauh. Hal ini berdampak pada efisiensi waktu dan biaya, terutama bagi warga yang bergantung pada mobilitas harian.

Sudirsah mengatakan, DPRD NTB akan mendorong pemerintah daerah melalui instansi terkait untuk segera menindaklanjuti kondisi tersebut. Menurutnya, langkah penanganan perlu dilakukan agar aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan dengan baik.

“Kami mendorong agar penanganan jembatan ini bisa menjadi perhatian, sehingga ke depan akses masyarakat bisa kembali lancar,” katanya.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya perencanaan dan pemeliharaan infrastruktur secara berkelanjutan agar fasilitas publik dapat digunakan dalam jangka waktu yang lebih lama.

Sebagai informasi, jembatan penghubung Desa Bayan dan Desa Loloan merupakan salah satu akses vital bagi masyarakat setempat. Terputusnya jembatan tersebut membuat mobilitas warga menjadi terbatas.

DPRD NTB melalui Komisi IV akan terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait guna memastikan penanganan jembatan tersebut dapat segera direalisasikan.

“Harapannya tentu agar masyarakat bisa kembali beraktivitas dengan lebih mudah dan nyaman,” ungkap politisi Gerindra itu. (Red)

  • Related Posts

    Sekjed DPP PPP Taj Yasin Cabut SK Kepengurusan Muzihir di DPW PPP NTB

    “DPP PPP juga mencabut SK kepengurusan DPW PPP NTB periode 2026–2031 karena dinilai tidak ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal DPP PPP selaku pejabat yang berwenang”.   Mataram, (KabarBerita) — Sekretaris Jenderal…

    Pengamat Politik : Figur Muda Dr. Gema Dinilai Mampu Kembalikan Kejayaan Demokrat NTB

    MATARAM (KabarBerita)–Menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Partai Demokrat (PD) NTB tahun 2026, sejumlah nama mulai mencuat sebagai kandidat kuat calon Ketua DPD PD NTB. Salah satu figur yang kini menjadi…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Jaga Kesinambungan Program dan Kelangsungan Organisasi, PWI Pusat Isi Jabatan Sekjen

    Jaga Kesinambungan Program dan Kelangsungan Organisasi, PWI Pusat Isi Jabatan Sekjen

    394 Orang Tidak Tercover P3K PW Dapat Taliasih dari Pemprov NTB

    394 Orang Tidak Tercover P3K PW Dapat Taliasih dari Pemprov NTB

    Kakanwil Kemenag NTB Dr. Zamroni Tegaskan Toleransi Beragama sebagai Pondasi Membangun Negara    

    Kakanwil Kemenag NTB Dr. Zamroni Tegaskan Toleransi Beragama sebagai Pondasi Membangun Negara    

    Sekjed DPP PPP Taj Yasin Cabut SK Kepengurusan Muzihir di DPW PPP NTB

    Sekjed DPP PPP Taj Yasin Cabut SK Kepengurusan Muzihir di DPW PPP NTB

    Raih Juara 1 LKS Tingkat Provinsi, Vino Siswa SMKN 1 Praya Tengah Akan Wakili NTB Ketingkat Nasional

    Raih Juara 1 LKS Tingkat Provinsi, Vino Siswa SMKN 1 Praya Tengah Akan Wakili NTB Ketingkat Nasional

    Menengok Nyongkolan Sultan dan Rosa, Menjaga Tradisi di Tengah Kota

    Menengok Nyongkolan Sultan dan Rosa, Menjaga Tradisi di Tengah Kota