Proyek Jalan Lenangguar-Lunyuk, Dewan NTB Ancam Harus Rampung Tepat Waktu

Anggota Komisi IV DPRD NTB Fraksi Nasdem, Fakhruddin

Mataram, (KabarBerita) – Anggota Komisi IV DPRD NTB, Fakhrudin melakukan inspeksi mendadak (sidak) progress pengerjaan jalan Lenangguar-Lunyuk Sumbawa beberapa waktu lalu. Kunjungan tersebut bertujuan memeriksa pengerjaan proyek yang dijalankan oleh kontraktor sesuai regulasi.

Fakhruddin menyampaikan jika pengerjaan jalan tersebut sudah berjalan sesuai regulasi, meskipun untuk pengerjaanya saat ini telah dipindah tangankan, akan tetapi masih dalam bendera yang sama.

“Jadi bendera tetap sama, cuman dengan orang yang berbeda,” ujarnya Fakhruddin seusai Rapat Paripurna DPRD NTB, Senin (27/04).

Ia pun menilai proyek yang dikerjakan sudah bagus dan baik, serta kontraktor sudah menentukan akan ada batas waktu yang telah ditetapkan supaya proyek tersebut rampung di bulan mei bulan depan.

“Jadi yang pertama pengerjaanya sudah bagus, kedua mereka sudah berjanji bahwa 20 mei 2026 bulan depan sudah tuntas,” jelasnya.

Lebih lanjut Fakhruddin menambahkan bahwa batas waktu yang sudah ditentukan merupakan waktu yang pas karena mereka sudah berani menjanjikan batas waktu dengan hasil yang maksimal.

“Saya pikir itu sudah cukup waktunya, dan PK nya juga saya tanya kemarin sebelum 20 mei itu sudah rampung semuanya,” ungkapnya.

Dikatakannya juga selain proyek yang sudah berjalan baik tapi masih ada juga beberapa hal yang nenjadi catatan terkait progress proyek yang di lenangguar, dimana kontraktor harus tetap serius mengerjakan proyek tersebut karena masyarakat yang akan memanfaatkan jalan tersebut adalah masyarakat sekitar dan masyarakat umum terutama masyarakat NTB.

“Pekerja yang baru harus serius, kan kasian masyarakat yang ada di Lunyuk catatannya ya begitu aja,”

Ia pun dengan tegas akan memberikan sanksi tegas apabila pengerjaan proyek tersebut sampai mengalami penundaan kembali seperti sebelumnya, dikarenakan masyarakat sudah lama ingin memaksimalkan penggunaan jalan tersebut.

“Pidanakan saja kalau memang gak selesai,” tegasnya.

Ia pun menyebutkan jika anggaran untuk pengerjaan proyek jalan Lenangguar-Lunyuk tersebut sudah menghabiskan dana banyak, dan itu semua sudah ditanggung oleh negara.

“Jadi anggaran negara sudah habis begitu banyak Rp19 miliar, pekerjaan ini jangan main-main aja, padahal itu kebutuhan masyarakat di Lunyuk, dan jalur ini sudah cukup bagus,” ungkapnya.

Fakhruddin juga menyampaikan bahwa hingga saat ini, yang masih menjadi kendala hanya belum rampungnya proyek tersebut karena terkendala cuaca dan itu yang menjadi penghambat pengerjaanya seperti yang disampaikan kontraktor.

“Belum selesai aja, karena dalam kondisi cuaca yang tidak bersahabat,” pungkasnya.

Lebih jauh Fakhruddin menegaskan jika kontraktor yang sudah menang dalam tender tersebut harus siap menerima resiko dan mampu merampungkan proyek jalan Lenangguar-Lunyuk sesuai target dan terkait kendala itu sepenuhnya menjadi tanggung jawab penerima proyek.

“Jadi ketika mereka menang dalam tender, ya mereka harus serius dan masalah cuaca itu menjadi konsekwensi,” jelasnya.

Pihaknya mendorong kontraktor untuk segera merampungkan pekerjaan tersebut sesuai dengan waktu yang sudah ditetapkan, dan untuk konsekewensi menurutnya adalah tanggung jawab yang harus diambil, ketika pekerjaan tidak sesuai dengan waktu yang ada.

“Kami dari komisi IV sudah mengingatkan itu, konsekwensi hukumnya harus jelas itu,” imbuhnya. (Red)

Related Posts

Reses LMB di Darmaji Kopang, Aspirasi Perbaikan Infrastruktur dan Jalan Lingkungan Masih Dominan

“Alhamdulillah kami masih diberikan kesempatan untuk dapat bersilaturrahmi, bertatap muka, dan berdialog secara langsung bersama konstituen dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat/konstituen kami di Dapil VII NTB, tepatnya di Desa Darmaji…

Anggota DPD RI Evi Apita Maya Gandeng Guru dan Ormas Gencarkan Sosialisasi Empat Pilar

MATARAM (KabarBerita) – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI dari Nusa Tenggara Barat (NTB), Evi Apita Maya, menggelar Sosialisasi Kelompok MPR RI yang berfokus pada penguatan Empat Pilar Kebangsaan. Yaitu…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

Istiningsih Bantah DPRD Terlibat Praktik Jual Beli Kursi Sekolah pada Penerimaan Siswa Baru

Istiningsih Bantah DPRD Terlibat Praktik Jual Beli Kursi Sekolah pada Penerimaan Siswa Baru

Reses LMB di Darmaji Kopang, Aspirasi Perbaikan Infrastruktur dan Jalan Lingkungan Masih Dominan

Reses LMB di Darmaji Kopang, Aspirasi Perbaikan Infrastruktur dan Jalan Lingkungan Masih Dominan

MTQ XXXI di Praya : Meneguhkan Langkah NTB Menuju Serambi Al-Qur’an

MTQ XXXI di Praya : Meneguhkan Langkah NTB Menuju Serambi Al-Qur’an

MTQ XXXI NTB Siap Memasuki Babak Final

MTQ XXXI NTB Siap Memasuki Babak Final

PKB Peduli, LMB Sambangi Santri Sahid Al Khudri

PKB Peduli, LMB Sambangi Santri Sahid Al Khudri

Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik di NTB, PLN Siapkan 51 SPKLU

Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik di NTB, PLN Siapkan 51 SPKLU