
Mataram (KabarBerita) – Sebanyak 25 sekolah di Kota Mataram masih belum memiliki kepala sekolah definitif. Kondisi ini menjadi perhatian serius Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Mataram karena dinilai bisa mengganggu jalannya operasional dan perencanaan sekolah.
Kepala Disdik Kota Mataram, M. Yusuf, menegaskan percepatan pengisian jabatan kepala sekolah menjadi prioritas. “Sekolah tidak boleh terlalu lama dibiarkan tanpa kepala sekolah definitif,” ujarnya.
Menurut Yusuf, posisi kepala sekolah penting untuk menjaga kesinambungan program dan pengelolaan anggaran. Sementara kepala sekolah yang masih berstatus Pelaksana Tugas (Plt) memiliki keterbatasan kewenangan, terutama dalam kebijakan jangka panjang.
Disdik saat ini tengah memetakan sekolah-sekolah yang mengalami kekosongan jabatan. Pengisian akan diprioritaskan kepada guru yang telah memiliki Sertifikat Calon Kepala Sekolah (Cakep). Jika tidak tersedia, penunjukan akan diberikan kepada guru berprestasi yang dinilai memiliki kemampuan manajerial.
“Semua penunjukan harus sesuai regulasi. Tujuannya agar program pendidikan berjalan dan mutu sekolah tetap terjaga,” tegas Yusuf.
Kekosongan jabatan kepala sekolah ini terjadi di jenjang SD dan SMP di sejumlah wilayah Kota Mataram. Pemerintah menargetkan proses pengisian rampung dalam waktu dekat.








