Heboh Penemuan Mayat Laki-Laki Asal Lombok Tengah di Pantai Gading Mataram

MATARAM (KabarBerita)-Warga di pesisir Pantai Gading, Kelurahan Jempong Baru, Kec. Sekarbela, Kota Mataram dihebohkan dengan penemuan mayat seorang laki-laki, pada Kamis (22/1/2026) pagi.

Korban diketahui, atas nama Pawan (69), warga Dusun Mapasan, Desa Serage, Kecamatan Praya Barat Daya, Lombok Tengah, sebelumnya dilaporkan hilang terseret arus Sungai Melau. Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di tepi Pantai Gading, Kelurahan Jempong Baru, Kec. Sekarbela, Kota Mataram.

Kejadian bermula pada Selasa (20/01) sekitar pukul 05.00 WITA saat korban dilaporkan meninggalkan rumah. Warga kemudian menemukan jejak kaki dan pakaian korban di tepi Sungai Melau dan melaporkan kejadian tersebut ke Unit Siaga SAR Mandalika melalui BPBD Lombok Tengah, Rahman.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor SAR Mataram segera menerjunkan Tim Rescue Unit Siaga SAR Mandalika untuk melakukan koordinasi dan penyisiran awal di lokasi kejadian.

Pada hari kedua pencarian, Rabu (21/01), Kantor SAR Mataram kembali memberangkatkan sejumlah personil dan memperluas area penyisiran bersama unsur terkait.

“Pencarian kami maksimalkan dengan menyisir aliran Sungai Melau hingga muara,” ujar Bustanil, Kepala Seksi Operasi dan Siaga, mewakili Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi.

Setelah pencarian intensif, pada Kamis (22/01) pagi Kantor SAR Mataram menerima laporan dari pihak kepolisian setempat terkait penemuan jenazah laki-laki oleh warga di tepi Pantai Gading, Kota Mataram.

Tim Rescue segera diberangkatkan untuk melakukan evakuasi dan selanjutnya membawa jenazah ke Rumah Sakit Bhayangkara Mataram guna proses identifikasi. “Setelah dipastikan oleh pihak keluarga bahwa jenazah tersebut benar merupakan korban yang dicari, jenazah kemudian diserahkan kepada pihak keluarga,” tambah Bustanil.

Dengan ditemukannya korban, operasi SAR secara resmi dinyatakan ditutup. Turut melibatkan unsur dari TNI, Polri, Damkar Lombok Tengah, BPBD Lombok Tengah, Unit SAR Lombok Timur, masyarakat setempat dan pihak terkait lainnya. (red).

  • Related Posts

    Jamaah Haji NTB Kloter Terakhir Tiba di Embarkasi Lombok

    Mataram (KabarBerita) — Kedatangan jemaah haji yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 15 menandai berakhirnya seluruh rangkaian pemberangkatan dan pemulangan jemaah haji Nusa Tenggara Barat (NTB) melalui Embarkasi Lombok pada…

    JMSI NTB dan INTI Tanam 43 Pohon di Mualan Benyer, Dukung Pelestarian Mata Air Adat

    LOMBOK TIMUR (KabarBerita)– Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) NTB bekerjasama dengan Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Nusa Tenggara Barat, Forum Wartawan Lingkungan (FWL) dan Ikatan Keluarga Banyuwanti (IKAWANGI) Lombok melakukan giat…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Jamaah Haji NTB Kloter Terakhir Tiba di Embarkasi Lombok

    Jamaah Haji NTB Kloter Terakhir Tiba di Embarkasi Lombok

    JMSI NTB dan INTI Tanam 43 Pohon di Mualan Benyer, Dukung Pelestarian Mata Air Adat

    JMSI NTB  dan INTI Tanam 43 Pohon di Mualan Benyer, Dukung Pelestarian Mata Air Adat

    Gara-Gara SPMB 2026, Warga Mataram Berbondong-bondong Aktivasi IKD

    Gara-Gara SPMB 2026, Warga Mataram Berbondong-bondong Aktivasi IKD

    Penuhi Janji Kampanye, Gubernur Terbang Ke Malaysia Sambangi PMI

    Penuhi Janji Kampanye, Gubernur Terbang Ke Malaysia Sambangi PMI

    Komisi X DPR RI, BPS RI dan Pemda NTB Dukung Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026

    Komisi X DPR RI, BPS RI dan Pemda NTB Dukung Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026

    Ini Penjelasan Gubernur NTB Terkait Proyek Jalan Lenangguar-Lunyuk Sumbawa Belum Rampung

    Ini Penjelasan Gubernur NTB Terkait Proyek Jalan Lenangguar-Lunyuk Sumbawa Belum Rampung