
Lombok Barat (KabarBerita)-Warga Perumahan Meninting Regency yang berada di Jalan Raya Senggigi, Kecamatan Batulayar, Lombok Barat, harus bertahan di tengah genangan banjir yang tak kunjung surut. Sudah tiga hari terakhir, kawasan permukiman tersebut terendam air dengan ketinggian mencapai 30 hingga 50 sentimeter.
Banjir dipicu oleh tingginya intensitas hujan yang mengguyur wilayah tersebut selama sepekan terakhir. Kondisi ini diperparah dengan meluapnya saluran air di depan perumahan yang tidak mampu menampung debit air hujan, sehingga air meluber dan menggenangi lingkungan warga.
Sahlan, penjaga keamanan Perumahan Meninting Regency, mengatakan genangan air mulai terlihat sejak beberapa hari lalu dan hingga kini belum menunjukkan tanda-tanda surut. Menurutnya, banjir kali ini tergolong cukup parah karena merendam hampir seluruh akses jalan di dalam perumahan.
“Sudah tiga hari ini airnya bertahan, ketinggiannya sekitar 30 sampai 50 sentimeter,” ujar Sahlan di lokasi, Kamis.
Ia menjelaskan, upaya penanganan sempat dilakukan dengan menyiagakan mesin pompa air. Namun pompa tersebut tidak jadi dioperasikan karena petugas kesulitan mencari lokasi pembuangan air. Saluran drainase di sekitar perumahan sudah penuh, sementara area persawahan di sekitarnya juga ikut terendam banjir.
“Mesin pompa sempat disiapkan, tapi air mau dibuang ke mana. Saluran penuh, sawah juga sudah tergenang,” jelasnya.

Selain merendam kawasan perumahan, genangan air setinggi sekitar 30 sentimeter juga terpantau di Jalan Raya Senggigi, tepatnya di depan pintu masuk Perumahan Ayodya, Desa Meninting. Akibatnya, kendaraan yang melintas harus berjalan perlahan dan ekstra hati-hati untuk menghindari risiko mogok maupun kecelakaan.
Warga berharap ada penanganan lebih lanjut dari pihak terkait, terutama perbaikan dan normalisasi saluran drainase, agar kejadian serupa tidak terus berulang setiap kali hujan deras mengguyur kawasan tersebut.







