Sambut Ramadhan, MIN 3 Mataram Gelar Santunan ke Anak Yatim dan Lansia

Mataram, (KabarBerita) – Madarasah Ibtida’iyah Negeri (MIN) 3 Mataram sambut Ramadhan dengan kesiapan jiwa dan raga. Kesiapan itu diaplikasikan dengan berbagi terhadap anak yatim dan usia lanjut (Lansia).

Santunan yang diberikan, berupa sembako dan uang tunai yang alokasinya untuk 48 anak yatim dan puluhan Lansia.

Selain itu, acara ini juga dirangkai dengan kegiatan Nisfu Sya’ban bersama dan Tarhib Ramadhan, yang tujuan utamanya untuk mempersiapkan diri secara totalitas, yaitu jiwa dan raga dalam menyongsong Bulan suci Ramadhan, yang tinggal menghitung hari. Acara ini diadakan di halaman sekolah MIN 3 Mataram, pada Rabu (04/02/2026).

Kegiatan tersebut dirangkai juga dengan beberapa kegiatan diantaranya kajian spesial yang disampaikan oleh Habib Hasan Bin Zein Alaydrus, silaturrahmi para guru dan wali murid.

Kepala Sekolah MIN 3 Mataram Khaerun Nisak dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan ini sebagai salah satu bentuk memuliakan bulan yang mulia yaitu bulan suci Ramadhan. Dengan memberikan pemahaman terutama kepada para siswa untuk bisa menjadikan momentum ini sebagai persiapan awal dalam menyambut Ramadhan.

Selain itu Ia juga menjelaskan bahwa pendidikan tidak hanya bisa di sampaikan lewat ucapan saja, tapi bagaimana bisa berbuat lebih terhadap orang lain yang membutuhkan, itu juga disebut pendidikan menurutnya.

“Santunan anak yatim di lingkup MIN 3 Mataram dan lansia di wilayah sekitar itu juga bagian dari mendidik anak,” ujar Khaerun Nisak.

Lebih jauh ia juga mengatakan bahwa momentum itu sebagai ajang silaturrahmi, dan ajang saling memaafkan, guna menunggu kedatangan bulan yang mulia. Ia juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh yang mensupport kegiatan tersebut, dan rencannya agenda tersebut akan dijadikan agenda tahunan di lingkup sekolah yang dia pimpin yaitu MIN 3 Mataram.

“Ucapan terimakasih kepada seluruh yang memberikan sumbangsih dalam kegiatan ini, dan In Syaa Allah akan dijadikan acara tahunan,”tegasnya.

Sementara itu Ahmad Sa’diah mewakili Kanwil Kemenag Prov NTB mengatakan bahwa acara ini sebagai kegiatan yang baik, yang dimana Bulan sya’ban yang biasanya dilupakan oleh umat muslim, tapi melalui kegiatan ini bisa memaksimalkan ibadah, dan memperbanyak istigfhar, shalawat, dan zikir.

“Mengajak kita semua, untuk berlomba memperbanyak ibadah, perbanyak shalawat dan istigfhar dibulan ini,”jelasnya.

Ia juga menghimbau kepada para guru dan tenaga pendidik dilingkup MIN 3 Mataram untuk menjaga silaturrahmi kepada warga sekitar, guna mempererat ukhuwah Islamiyah.

“Pandai-pandai jaga silturrahim, karena berada dilingkungan masyarakat, dan terus tingkatkan kebersamaan bersama masyarakat,”harapnya.

Sedangkan Habib Hasan Bin Zein Alaydrus dalam acara tersebut mengatakan bahwa sangat beruntung dan bersyukur bisa mengahdiri acara ini, karena dengan adanya kegiatan seperti itu, bisa menjadi momentum memupuk kesiapan diri dan semua yang hadir dalam menyambut bulan suci Ramadhan. Karena Sesuatu yang dimiliki bisa memberi manfaat bila disyukuri, dan jika tidak disyukuri akan menjadi Mudharat.

“syukur itu menetapkan nikmat yang ada, dan memancing nikmat yang belum ada, jadi ini adalah salah satu bentuk syukur kita,”ujarnya.

Dikatakannya juga Bulan suci Ramadhan merupakan Bulan yang dihormati oleh para Nabi, sahabat dan para alim ulama, jadi sudah sewajarnya apabila generasi penerus untuk mempersiapkan diri dalam menyambut puasa.

“Sekedar senang dan gembira, Allah tukar dengan ganjaran yang besar, yaitu tidak tersentuh tubuhnya dengan api neraka,”ujarnya.

Habib Hasan juga sangat mengapresiasi kegiatan yang diadakan oleh pihak MIN 3 Mataram, yang menyiapkan acara yang begitu luarbiasa meskipun sempat diguyur hujan, guna menyambut bulan suci Ramadhan.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini, dengan Menyipakan generasi yang cinta bulan suci, dan luar biasa MIN 3 Mataram, menyiapkan generasi yang memilki adat, sopan santun, yang luar biasa,”terangnya.

Ia juga berpesan kepada semua siswa/siswi di MIN 3 Mataram, selain mempersia

siapkan diri menyambut Ramadhan, harus juga berbakti dan menghormati orang tua, karena apapun yang ingin dicapai harus ada ridho dari orang tua.

“Keberhasilan itu tergantung dari orang tua, dan ambil pesan yang disampaikan orang tua,”imbuhnya.

“Bulan rajab bulan istigfhar, bulan sya’ban bulan Shalawat, bulan Ramadhan bulan Al Quran,”tutupnya. (Wira)

Related Posts

Bagikan 1000 SK Penerima PIP, Waka Komisi X DPR RI “Warning” Oknum dan Pihak Sekolah tidak Lakukan Pungli

MATARAM (KabarBerita) –  Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani bagikan 1000 Surat Keputusan (SK) ke penerima Beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP). Dan beri peringatan keras terhadap oknum pungutan…

Marak Kasus Asusila Dilingkungan Pendidikan di NTB, Yek Agil Dorong Pengawasan dan Pembinaan Diperketat

MATARAM (KabarBerita)-Maraknya kasus asusila dilingkungan pendidikan di NTB menjadi sorotan publik akhir-akhir. Pasalnya, belum lama ini viral kasus dugaan pencabulan atau sodomi terhadap empat santri di salah satu pondok pesantren…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

Iklim Investasi Tumbuh Positif, The Mandalika Percepat Pengembangan Kawasan dan Pariwisata

Iklim Investasi Tumbuh Positif, The Mandalika Percepat Pengembangan Kawasan dan Pariwisata

Serap Aspirasi, Yek Agil Sosialisasi Raperda Tentang Pinjol Ilegal dan Judol Kepada Masyarakat

Serap Aspirasi, Yek Agil Sosialisasi Raperda Tentang Pinjol Ilegal dan Judol Kepada Masyarakat

Bagikan 1000 SK Penerima PIP, Waka Komisi X DPR RI “Warning” Oknum dan Pihak Sekolah tidak Lakukan Pungli

Bagikan 1000 SK Penerima PIP, Waka Komisi X DPR RI “Warning” Oknum dan Pihak Sekolah tidak Lakukan Pungli

Momen Haru Warnai Pertemuan Anggota DPR Mahdalena Dengan Jamaah Haji NTB di Tanah Suci

Momen Haru Warnai Pertemuan Anggota DPR Mahdalena Dengan Jamaah Haji NTB di Tanah Suci

PWI NTB Bahas Kesiapan Porwarda 2026, UKW Gratis dan Bentuk Koperasi Insan Pers

PWI NTB Bahas Kesiapan Porwarda 2026, UKW Gratis dan Bentuk Koperasi Insan Pers

Marak Kasus Asusila Dilingkungan Pendidikan di NTB, Yek Agil Dorong Pengawasan dan Pembinaan Diperketat

Marak Kasus Asusila Dilingkungan Pendidikan di NTB, Yek Agil Dorong Pengawasan dan Pembinaan Diperketat