
Mataram(KabarBerita)— Kantor Dinas Pendidikan Kota Mataram, Rabu (04/02), dipadati ribuan guru dari berbagai jenjang pendidikan. Sejak pagi, mereka datang untuk menandatangani Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) sebagai syarat pencairan Tunjangan Profesi Guru (TPG) 13 dan THR TPG 14 Tahun 2025 yang selama ini dinanti.
Senyum sumringah tampak jelas di wajah para pendidik. Meski harus mengantre panjang di bawah terik matahari, raut lelah seolah tak terlihat. Rasa lega dan bahagia mendominasi suasana, menandai berakhirnya masa penantian yang cukup panjang.
Suasana tersebut terasa wajar. Setelah sempat diliputi ketidakpastian terkait waktu pencairan, para guru kini berada di ambang menerima hak mereka yang sempat tertunda.
“Alhamdulillah, tidak apa-apa panas-panasan antre. Yang penting hilalnya TPG 13 dan 14 sudah nampak di depan mata,” ujar salah seorang guru SD di Kota Mataram dengan nada lega.
Ungkapan syukur juga disampaikan Kepala SDN 14 Mataram, Sumiani. Ia mengaku bahagia karena tunjangan yang ditunggu-tunggu akhirnya akan cair, terlebih menjelang bulan suci Ramadan.
“Alhamdulillah, akhirnya TPG 13 dan THR 2025 cair. Semoga penuh berkah. Walaupun seharian mengantre, ini jadi rezeki untuk menyambut bulan Ramadan,” tuturnya.
Hal senada disampaikan Kepala SDN 16 Mataram, Haeniah. Menurutnya, kepastian pencairan ini tidak hanya melegakan para guru, tetapi juga para kepala sekolah yang selama ini kerap menjadi tempat bertanya.
“Kalau kemarin kami hanya menerima janji, sekarang yang dinantikan sudah di depan mata. Guru-guru juga tidak lagi bertanya-tanya kapan TPG 13 dan 14 cair, karena yang dinanti-nanti sudah didepan mata ,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Mataram, M. Yusuf, menjelaskan bahwa setelah penandatanganan SPTJM dilakukan, dana TPG 13 dan THR TPG 14 akan segera ditransfer ke rekening masing-masing guru.
Ia menegaskan, solusi atas keterlambatan pembayaran tunjangan guru ini tidak terlepas dari komitmen dan perhatian Wali Kota Mataram terhadap kondisi para pendidik. Wali kota, kata Yusuf, secara langsung memerintahkan agar kekurangan dana transfer ditanggulangi dan pencairan segera dilakukan.
“Alhamdulillah, setelah ada perintah dari Pak Wali untuk mencairkan, langsung kami proses. Setelah penandatanganan SPJ ini, insyaallah dalam minggu-minggu ini dana akan langsung ditransfer,” ungkap M. Yusuf.

Untuk diketahui, total guru di Kota Mataram yang menerima TPG 13 dan THR TPG 14 Tahun 2025 sebanyak 1.992 orang, terdiri dari 1.270 guru berstatus PNS dan sisanya berstatus PPPK.
Selain itu, di waktu yang bersamaan, Dinas Pendidikan Kota Mataram juga mencairkan Tambahan Penghasilan (Tamsil) bagi 309 guru non-sertifikasi, baik berstatus PNS maupun PPPK. Setiap guru non-sertifikasi menerima tamsil sebesar Rp250 ribu per bulan dengan sistem pembayaran satu kali dalam setahun.






