
Mataram, (KabarBerita) — Wakil Ketua III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) NTB, H. Muzihir memastikan tidak akan kembali mencalonkan diri pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2029 mendatang.
Periode kali ini akan menjadi periode terakhir baginya untuk berkantor di Udayana setelah hampir 20 (dua puluh) tahun menjadi wakil rakyat dari daerah pemilihan (dapil) NTB I Kota Mataram.
Hal itu ia sampaikan dihadapan ratusan konstituennya di Lingkungan Ansor Kota Mataram saat menggelar reses tahap II tahun 20026, pada Kamis (5/2/2026).
“Tolong wartawan ini bukan kampanye ya, kemungkinan ini yang terakhir saya nyalon jadi anggota DPRD Provinsi,” katanya saat membuka kegiatan reses.
H. Muzihir membeberkan alasannya untuk tidak mencalonkan diri lagi sebagai calon anggota DPRD NTB pada pileg 2029 mendatang.
“Kemungkinan yang terakhir niki, kenapa? Sudah bosan orang lihat tiang di Udayana. Foto tiang aja dilihat hari Minggu, kalau yang suka car free day pasti lihat foto tiang. Sudah hampir dua puluh tahun tiang di Udayana,” ujarnya sambil bercanda serius.
“Takutnya saya masyarakat bosan dan ndk pilih saya kalau tetap maju lagi. Nah lebih baik saya yang keluar duluan sebelum masyarakat bosan,” sambungnya disambut tepuk tangan warga yang hadir.
Perjuangan untuk kembali menjadi wakil masyarakat Kota Mataram di Udayana akan ia limpahkan kepada putranya Ustadz H. Uwais Al-qorni yang pernah mencalonkan diri sebagai calon wakil wali kota Mataram pada pilkada lalu.
“Nah saya sendiri kemana? Tergantung masyarakat disini karena kalau saya mengatakan mau mencalonkan diri suara saya hanya satu ndk mungkin saya jadi. Saya ini ndak berani mencalonkan diri tetapi kalau masyarakat Mataram mencalonkan saya sebagai calon walikota 2030-2035, Insya Allah saya siap,” ujarnya disambut tepuk tangan meriah dari warga. (Dedy)






