Reses di 14 Titik, Lalu Muhibban Dominan Terima Keluhan Infrastruktur Jalan

Lombok Tengah, (KabarBerita) — Anggota DPRD NTB dari Daerah Pemilihan (Dapil) NTB 7 Kabupaten Lombok Tengah, Lalu Muhibban melaksanakan kegiatan serap aspirasi (reses) tahap II tahun 2025/2026 sejak tanggal 2 hingga 9 Februari 2026.

Lalu Muhibban turun di 14 titik yang tersebar di wilayah Dapil NTB 7 Kabupaten Lombok Tengah.

Selama reses dilakukan, Lalu Muhibban mengaku banyak menerima aspirasi masyarakat. Namun yang paling didominan dikeluhkan warga yakni kondisi infrastruktur, mulai dari soal irigasi, penataan lingkungan dan jalan usaha tani.

“Hampir di semua titik reses yang banyak muncul adalah terkait infrastruktur,” kata Lalu Muhibban saat ditemui di Muskerwil DPW PKB NTB di Mataram, Minggu (8/2/2026).

Menurutnya infrastruktur dominan dikeluhkan karena berkaitan dengan mobilitas dan arus ekonomi warga. Jika jalannya rusak parah dan susah dilalui, maka akan berdampak terhadap pergerakan ekonomi warga.

“Karena satu-satunya akses untuk kegiatan masyarakat sehari-hari, jadi infrastruktur itu sangat penting,” ujarnya.

Mantan anggota DPRD Kabupaten Lombok Tengah dua periode ini juga mengakui jika fakta di lapangan, banyak jalan di Lombok Tengah kondisinya sangat memprihatinkan. Bukan hanya jalan usaha tani, namun juga jalan Kabupaten.

“Masih sangat kurang kita kalau masalah infrastruktur jalan ini. Dan yang banyak dikeluhkan ini jalan Kabupaten, sangat-sangat banyak dimana titik saya turun,” pungkasnya.

Sebagai wakil rakyat yang duduk di DPRD Provinsi, ia berharap agar persoalan infrastruktur jalan itu menjadi perhatian pemerintah daerah.

“Harapannya agar persoalan infrastruktur jalan ini betul-betul diperhatikan oleh pemerintah,” tegasnya.

Kendati demikian, politisi asal Braim Lombok Tengah ini meminta masyarakat juga harus bersabar dan memahami kondisi fiskal daerah. Dimana tahun ini, baik pemerintah Kabupaten maupun pemerintah Provinsi banyak mendapat pemotongan dari pemerintah Pusat.

“Kembali ke fiskal daerah apalagi tahun ini banyak pemotongan dan itu tentu berimbas terhadap program pembangunan,” jelasnya.

Selain keluhan infrastruktur jalan, Politisi PKB ini juga mengaku banyak menyerap aspirasi dari para pelaku UMKM untuk akses permodalan. Dan itu juga merata hampir di setiap titik reses yang ia kunjungi. (Red)

Related Posts

Kader PKB Sebut Miq Ari Peduli dan Berdampak ke Masyarakat Selama Jadi DPR RI

Mataram (KabarBerita) – Dua Anggota DPRD Provinsi NTB dari fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Lalu Muhibban dan Akhidiansyah menegaskan bahwa Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani merupakan…

Pimpinan DPRD NTB Kembalikan Surat Pemecatan PPP ke Internal Partai

Mataram, (KabarBerita) — Konflik internal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Nusa Tenggara Barat (NTB) mencapai puncak klimaksnya. Dua surat pemecatan dari pihak Muzihir dan Muhammad Akri yang yang masuk ke…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

Gubernur NTB Alokasikan 128 M untuk 257 Desa dalam Program Desa Berdaya

Gubernur NTB Alokasikan 128 M untuk 257 Desa dalam Program Desa Berdaya

Kader PKB Sebut Miq Ari Peduli dan Berdampak ke Masyarakat Selama Jadi DPR RI

Kader PKB Sebut Miq Ari Peduli dan Berdampak ke Masyarakat Selama Jadi DPR RI

Pimpinan DPRD NTB Kembalikan Surat Pemecatan PPP ke Internal Partai

Pimpinan DPRD NTB Kembalikan Surat Pemecatan PPP ke Internal Partai

Drama Paripurna DPRD NTB, Muzihir dan Akri Saling Pecat

Drama Paripurna DPRD NTB, Muzihir dan Akri Saling Pecat

Sekwil PPP NTB Siti Ary Jemput SK 10 DPC Kab/Kota ke DPP

Sekwil PPP NTB Siti Ary Jemput SK 10 DPC Kab/Kota ke DPP

Sambut Idul Adha, Gerindra Mataram Salurkan Hewan Kurban untuk Warga Kurang Mampu

Sambut Idul Adha, Gerindra Mataram Salurkan Hewan Kurban untuk Warga Kurang Mampu