Dinkes Mataram Siapkan Sejumlah Skenario Pasca Penonaktifan Ribuan Peserta PBI JK

Mataram(KabarBerita)— Dinas Kesehatan Kota Mataram menyiapkan sejumlah skenario untuk merespons penonaktifan kepesertaan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) yang dilakukan pemerintah pusat. Langkah ini diambil untuk memastikan layanan kesehatan, khususnya bagi warga dengan penyakit kronis dan berbiaya tinggi, tetap berjalan tanpa gangguan.

‎Kepala Dinas Kesehatan Kota Mataram, Emirald Isfihan, mengatakan pembahasan lintas sektor akan segera dilakukan dalam waktu dekat. Rapat tersebut dijadwalkan berlangsung Kamis atau Jumat pekan ini dengan melibatkan BPJS Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), BKD, Inspektorat, serta Badan Pusat Statistik (BPS).

‎“Ada beberapa skenario yang sudah kita siapkan. Besok Kamis atau Jumat akan kita bahas bersama BPJS, Dinsos, Dukcapil, BKD, Inspektorat, dan BPS. Kemarin saya juga sudah lapor ke Pak Sekda, tinggal menunggu beliau kembali,” ujar Emirald.

‎Ia menjelaskan, keputusan terbaru dari Kementerian Sosial menjadi dasar penting dalam penanganan dampak penonaktifan PBI JK tersebut. Salah satu fokus utama adalah memastikan peserta dengan penyakit kronis dan kebutuhan pembiayaan tinggi tetap terlindungi.

‎“Penyakit-penyakit kronis dan berbiaya tinggi akan kita amankan supaya tetap masuk. Karena itu kita duduk bersama Dinsos. Validasi data menjadi hal paling penting agar jelas siapa yang benar-benar berhak menerima,” katanya.

‎Untuk peserta PBI JK yang dinonaktifkan dan tidak masuk kategori prioritas tersebut, Pemkot Mataram akan mengalihkan pembiayaan layanan kesehatannya melalui skema Universal Health Coverage (UHC) yang bersumber dari APBD.

‎Sementara itu, Dinkes Mataram juga mengambil langkah cepat di lapangan. Emirald menegaskan pihaknya telah memfasilitasi rumah sakit dan fasilitas kesehatan yang menangani pasien terdampak penonaktifan kepesertaan.

‎“Untuk sementara kami fasilitasi rumah sakit atau faskes yang pasiennya mengalami penonaktifan. Kemarin beberapa direktur rumah sakit juga sudah menelpon saya,” ungkapnya.

‎Menurutnya, prinsip utama pemerintah daerah adalah memastikan pasien dengan kondisi darurat, penyakit kronis, dan kasus berat yang membutuhkan biaya besar tetap mendapatkan pelayanan kesehatan tanpa hambatan.

‎“Prinsipnya, penyakit yang urgent, kronis, berat, dan butuh biaya banyak akan tetap kita kawal supaya tidak mengalami gangguan pelayanan kesehatan,” tegas Emirald.

‎Ia juga meminta setiap rumah sakit menunjuk person in charge (PIC) untuk berkoordinasi langsung dengan PIC Dinas Kesehatan apabila ditemukan kendala pelayanan akibat penonaktifan kepesertaan.

‎Sebagai informasi, di Kota Mataram tercatat sekitar 138 ribu warga sebagai peserta PBI Jaminan Kesehatan. Dari jumlah tersebut, sekitar 9.000 warga dinonaktifkan kepesertaannya karena dinilai sudah tidak memenuhi syarat berdasarkan kebijakan terbaru pemerintah pusat.

  • Related Posts

    Enam Daerah Layangkan Mosi Tidak Percaya, Penilaian Drum Band Porprov NTB 2026 Diprotes

    ‎Mataram (KabarBerita) – Pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII NTB 2026 kembali diterpa polemik. Setelah muncul protes dan kericuhan di sejumlah cabang olahraga, kini giliran cabang olahraga (cabor) Drum Band…

    Tarif TPU di Mataram Segera Berlaku, Pemkot Siapkan Regulasi dan Layanan Pemakaman Modern

    Mataram(KabarBerita) – Pemerintah Kota Mataram mulai mematangkan rencana pemberlakuan tarif layanan pemakaman pada Tempat Pemakaman Umum (TPU) yang dikelola pemerintah. Saat ini, regulasi sebagai dasar hukum penarikan tarif masih disusun…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Ponpes di NTB Dukung Pembentukan Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Ponpes

    Ponpes di NTB Dukung Pembentukan Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Ponpes

    Rapimpurda KNPI NTB diselanggarakan matangkan Persiapan Musda 2026

    Rapimpurda KNPI NTB diselanggarakan matangkan Persiapan Musda 2026

    Satgas MBG NTB Siapkan Skema Khusus Layani Wilayah 3T, 135 Dapur Diusulkan

    Satgas MBG NTB Siapkan Skema Khusus Layani Wilayah 3T, 135 Dapur Diusulkan

    Enam Daerah Layangkan Mosi Tidak Percaya, Penilaian Drum Band Porprov NTB 2026 Diprotes

    Enam Daerah Layangkan Mosi Tidak Percaya, Penilaian Drum Band Porprov NTB 2026 Diprotes

    Menteri Trenggono dan Gubernur Miq Iqbal Siapkan KNMP Bintaro sebagai Percontohan Nasional

    Menteri Trenggono dan Gubernur Miq Iqbal Siapkan KNMP Bintaro sebagai Percontohan Nasional

    Gubernur NTB Ajak Masyarakat Nobar Final Piala Dunia 2026, Berbaur Tanpa Sekat di Bumi Gora

    Gubernur NTB Ajak Masyarakat Nobar Final Piala Dunia 2026, Berbaur Tanpa Sekat di Bumi Gora