Ketua Pansel Prof Ridwan Jawab Pesimisme Publik Terkait Figur Sekda NTB Abul Chair

Mataram, (KabarBerita) — Pelantikan Abul Chair warga asal Madura Jawa Timur sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi NTB menuai pro dan kontra di kalangan publik NTB. Langkah Gubernur NTB, Lalu Muhammad Iqbal melantik Abul Chair itu dianggap seakan meniadakan potensi putra asli daerah terutama yang sudah lama meniti karir ASN di NTB.

Menanggapi berbagai tudingan sekaligus menjawab pesimisme publik terhadap figur Abul Chair itu, Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Calon Sekda NTB, Prof. Ridwan Mas’ud angkat bicara. Bukan berapoligi namun membeberkan fakta akademik hasil seleksi terhadap calon Sekda NTB, termasuk didalamnya Abul Chair.

Menurut Prof Ridwan, hasil penilaian yang dilakukan pansel menempatkan Abul Chair masuk tiga besar sebagai figur dengan keunggulan komprehensif, baik dari sisi kepemimpinan, pengalaman birokrasi, maupun kemampuan dalam mengorkestrasi kebijakan publik.

Proses seleksi diklaimnya berlangsung secara obyektif, sehingga menghasilkan pilihan terbaik bagi kebutuhan pemerintahan daerah saat ini.

“Sekretaris Daerah (Sekda) yang baru dilantik merupakan figur yang memiliki keunggulan komprehensif, baik dari sisi kepemimpinan, pengalaman birokrasi, maupun kemampuan dalam mengorkestrasi kebijakan publik,” kata Prof. Ridwan Mas’ud saat dihubungi kabarberita, Jum’at (10/4).

Dari berbagai keunggulan dan kelebihan yang dimiliki Abul Chair itu, kata Prof Ridwan maka kehadiran Abul Chair sebagai panglima tertinggi birokrasi itu diharapkan mampu mengorkestrasi kebijakan lintas perangkat daerah sekaligus menjadi jembatan yang konstruktif antara eksekutif dan legislatif.

“Sehingga proses perencanaan, penganggaran, dan pengawasan pembangunan dapat berjalan selaras, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan publik,” ujarnya.

Dikatakan Prof Ridwan, sosok Abul Chair juga memiliki kapasitas tidak hanya dalam kepemimpinan dan manajerial, tetapi juga dalam memperkuat fungsi pengawasan serta menjadi jembatan efektif antara eksekutif dan legislatif.

“Sekretaris Daerah bukan sekadar administrator, melainkan ‘panglima’ birokrasi yang mengorkestrasi jalannya pemerintahan secara efektif dan terarah. Peran ini menempatkan Sekda sebagai simpul kendali yang memastikan seluruh perangkat daerah bergerak dalam satu komando kebijakan yang selaras dengan visi kepala daerah,” terang akademisi UIN Mataram ini.

Sebelumnya Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal akhirnya melantik Abul Chair sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi NTB di Pendopo Gubernur, Kamis (09/4).

Abul Chair yang merupakan pria kelahiran Madura itu mengalahkan dua pesaing kuatnya yakni Ahmad Saufi dan H. Ahsanul Khalik.

Pelantikan Abul Chair sebagai Sekda NTB depinitif dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 29/TPA Tahun 2026 yang ditetapkan pada 17 Maret  2026.

“Saya percaya bahwa saudara akan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan,” ucap gubernur NTB Lalu Iqbal melantik. (Red)

Related Posts

PKB Peduli, Miq Ari Sambangi Esan, Janjikan Program Sapi Melalui PKB

“Nanti kita bantu Esan dengan program sapi bagi petani. Ini akan saya koordinasi dengan teman-teman DPRD NTB Fraksi PKB,”   Lombok Tengah (KabarBerita) — Wakil Ketua Komisi X DPR RI…

Tanggapi Kritik Pemuda Lombok, Megawati Pasang Badan : Pengabdian Sari Yuliati Nyata dan Dirasakan Masyarakat

“Ir. Hj. Sari Yuliati bukan hanya hadir sebagai pejabat negara, tetapi hadir sebagai sosok yang terus membawa suara rakyat daerah ke tingkat nasional dan memastikan manfaat pembangunan benar-benar kembali kepada…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

Iklim Investasi Tumbuh Positif, The Mandalika Percepat Pengembangan Kawasan dan Pariwisata

Iklim Investasi Tumbuh Positif, The Mandalika Percepat Pengembangan Kawasan dan Pariwisata

Serap Aspirasi, Yek Agil Sosialisasi Raperda Tentang Pinjol Ilegal dan Judol Kepada Masyarakat

Serap Aspirasi, Yek Agil Sosialisasi Raperda Tentang Pinjol Ilegal dan Judol Kepada Masyarakat

Bagikan 1000 SK Penerima PIP, Waka Komisi X DPR RI “Warning” Oknum dan Pihak Sekolah tidak Lakukan Pungli

Bagikan 1000 SK Penerima PIP, Waka Komisi X DPR RI “Warning” Oknum dan Pihak Sekolah tidak Lakukan Pungli

Momen Haru Warnai Pertemuan Anggota DPR Mahdalena Dengan Jamaah Haji NTB di Tanah Suci

Momen Haru Warnai Pertemuan Anggota DPR Mahdalena Dengan Jamaah Haji NTB di Tanah Suci

PWI NTB Bahas Kesiapan Porwarda 2026, UKW Gratis dan Bentuk Koperasi Insan Pers

PWI NTB Bahas Kesiapan Porwarda 2026, UKW Gratis dan Bentuk Koperasi Insan Pers

Marak Kasus Asusila Dilingkungan Pendidikan di NTB, Yek Agil Dorong Pengawasan dan Pembinaan Diperketat

Marak Kasus Asusila Dilingkungan Pendidikan di NTB, Yek Agil Dorong Pengawasan dan Pembinaan Diperketat