
Mataram(KabarBerita)– Maraknya kasus aparatur sipil negara (ASN) yang tersangkut penyalahgunaan narkoba menjadi perhatian serius di lingkungan pemerintah daerah. Sebagai langkah antisipasi, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Mataram bersama Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Mataram menandatangani perjanjian kerja sama untuk memperkuat upaya pencegahan di Kota Mataram, khususnya di lingkungan kerja pemerintahan.
Kepala Badan Narkotika Nasional Kota Mataram, Kombes Pol Yuanita Amelia Sari, menegaskan bahwa kerja sama ini menjadi bagian dari strategi memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam menekan angka penyalahgunaan narkotika, khususnya di lingkungan aparatur pemerintah.
Menurutnya, pemanfaatan teknologi informasi menjadi salah satu kunci penting dalam meningkatkan efektivitas sosialisasi bahaya narkoba kepada masyarakat. “Melalui kerja sama ini, kami ingin membangun strategi komunikasi yang lebih inovatif dan menjangkau lebih luas, terutama generasi muda,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Mataram, Muhammad Ramadhani, mengakui bahwa kerja sama ini tidak lepas dari adanya sejumlah kasus ASN yang sempat terjerat penyalahgunaan narkoba di beberapa organisasi perangkat daerah (OPD).
Ia mencontohkan kejadian yang pernah terjadi di dinas lain seperti perhubungan maupun badan penanggulangan bencana, yang menjadi pelajaran penting agar kasus serupa tidak terulang.
“Pembentukan satgas pencegahan narkoba di masing-masing OPD menjadi bagian dari kerja sama ini. Pengawasannya dilakukan secara berjenjang sebagai bentuk antisipasi, terutama di kalangan ASN,” ujarnya.
Ramadhani menambahkan, pengawasan internal akan dilakukan lebih dini, termasuk memperhatikan perubahan perilaku pegawai yang dinilai tidak wajar, seperti menurunnya kinerja atau perubahan sikap secara drastis. Langkah tersebut diibaratkan sebagai upaya “sedia payung sebelum hujan” agar potensi penyalahgunaan dapat dicegah sejak awal.
Selain pembentukan satuan tugas, kerja sama ini juga diarahkan pada penguatan penyebaran informasi pencegahan narkoba melalui berbagai kanal komunikasi.
Melalui perannya di bidang komunikasi publik, Kominfo akan mendukung penyebarluasan materi sosialisasi melalui media massa, literasi digital, hingga siaran podcast dan radio yang menyasar berbagai lapisan masyarakat.
Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya narkoba sekaligus memperkuat citra Kota Mataram sebagai daerah yang serius memerangi peredaran gelap narkotika.








