
MATARAM (KabarBerita) – Madrasah Ibtida’iyah Negeri (MIN) 3 Mataram bagikan 200 paket daging kurban ke anak yatim, siswa tidak mampu, lanjut usia (lansia) dan masyarakat sekitar sekolah.
Kegiatan yang ini dilaksanakan dihalaman Sekolah pada, Sabtu (30/5/2026). Selain menjadi tradisi rutin setiap tahun di MIN 3 Mataram, acara berkurban di sekolah juga menjadi ajang edukasi dan pembiasaan terhadap siswanya, dan yang tak kalah pentingnya meningkatkan kepedulian terhadap sesama serta memperat ukhuwah (persaudaran) Islamiyah.
Kepala MIN 3 Mataram Kaherun Nisak menyampaikan, berqurban merupakan kesempatan yang bagus untuk mengikuti rekam jejak Nabi Ibrahim dan putra-nya Nabi Ismail dalam menegakan agama tauhid dan perintah Allah. Yang mengajarkan tentang ketaatan, keikhlasan dan kesabaran, mereka menjadi suri tauladan yang relevan bagi semua orang, terutama bagi para siswa disekolah.
“Jadi kita berbagi daging kurban ini, mengajarkan pengamalan rasa cinta dan ketaqwaan kepada Allah SWT, tanpa harus melihat nilai yang dikorbankan, seperti yang dilakukan nabi Ibrahim dan putranya, ketika itu menjadi perintah Allah, itu tidak ada tawaran,”ujarnya kepada Kepada KabarBerita disela-sela membagikan peket daging kurban ke masyarakat.
Kaherun Nisak menambahkan bentuk kepedulian sosial, harus dipupuk sedini mungkin terutama dilingkungan sekolah, sehingga menjadi pembiasaan yang positif dan bisa berkelanjutan kedepannya.
“Dengan adanya qurban ini mudah-mudahan anak-anak kita ini memilki rasa empati kepada sesama,”tambahnya.
Lebih lanjut dikatakannya untuk saat ini satu ekor sapi dikurbankan dan renacananya akan ditingkatkan ditahun berikutnya, mengingat dirinya baru menjabat sebagai pimpinan di MIN 3 Mataram, selain itu alokasi daging sapi kurban ini akan diperuntukan untuk 200 penerima daging kurban untuk siswa dan masyarakat sekitar sekolah.
“Insya Allah kedepan kita akan tambah, supaya lebih banyak yang menerima daging, kita kan baru 5 bulan menjabat, dan kita memang butuh adaptasi,” katanya.
Khaerun Nisyak menilai selain berbagi daging kurban sebagai bentuk mempererat hubungan emosional dengan masyarakat sekitar, ia juga menginginkan sebagai sarana silturahmi guna memperkuat hubungan sosial masyarakat dengan pihak sekolah.
“Ini juga menjadi bagian syiar dan merupakan anjuran dari Nabi Muhamad SAW, untuk tetap berbagi dengan sesama, terutama untuk saudara kita yang sangat membutuhkan dan ini menjadi bagian silaturrahmi kita, terutama pihak sekolah,” ungkapnya.
Sementara itu Ketua Panitia Qurban MIN 3 Mataram Rusni mengatakan tujuan qurban adalah pembiasaan sejak dini yang harus ditanamkan kepada para siswa sebagai bentuk ketaqwaan, sehingga menjadi modal besar dalam menjalankan segala bentuk perintah Allah SWT.
“Menanamkan kepada para peserta didik kami, bahwa kurban itu adalah sebagai bentuk ajaran Rasulullah SAW dan sekaligus bentuk kepedulian sosial terhadap sesama, yang harus dilestarikan sebaik-baiknya,” jelasnya.
Ditempat yang sama, salah satu guru di MIN 3 Kota Mataram Syahrul Fuad juga menambahkan bahwa persiapan kegiatan ini dilakukan selama satu bulan, dan dananya dikumpulkan dari sedekah kurban seikhlasnya, baik sumbangan dari para guru, tenaga pendidik dan para siswa dan yang tak kalah penting Kepala Sekolah dan Komite.
“Jadi para siswa menyumbang seikhlasnya, ada bantuan dari komite juga, dan ada juga nominal yang lumayan banyak yang disumbangkan oleh pihak lainnya,” ucapnya.
Melihat antusiasme dari masyarakat terhadap kegiatan ini serta dukungan dari Komite Sekolah, Fuad menyakini bahwa tahun depan kegiatan berkuban ini dapat kembali dilaksanakan seperti apa yang disampaikan kepala sekolah. Bahkan jumlah hewan korban diharapkan bisa bertambah. “Dari prediksi kami kemarin, untuk kurban tahun ini, luar biasa antusiasme dari masyarakat dan Kepala Sekolah, komite juga terus mensupport, InsyaAllah kedepan mungkin bisa ditambah satu atau dua kambing, apalagi dua sapi Alhamdulillah tentunya,” pungkasnya. (Wira/red).







