BMKG Ingatkan Nelayan dan Operator Transportasi Laut, Tetap Waspada Gelombang Tinggi

MATARAM (KabarBerita)-Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Zainuddin Abdul Madjid mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi di sejumlah wilayah perairan Nusa Tenggara Barat (NTB). Peringatan ini berlaku mulai Minggu, 25 Januari 2026 pukul 08.00 WITA hingga Senin, 26 Januari 2026 pukul 08.00 WITA.

Berdasarkan informasi BMKG, tinggi gelombang di beberapa perairan NTB diperkirakan mencapai kisaran 1,25 hingga 2,5 meter. Wilayah tersebut meliputi Selat Lombok bagian utara dan selatan, Selat Alas bagian utara dan selatan, Perairan Utara Sumbawa, serta Selat Sape bagian utara dan selatan.

Sementara itu, kondisi gelombang lebih tinggi berpotensi terjadi di wilayah Samudera Hindia selatan NTB, dengan ketinggian gelombang diprakirakan mencapai 2,5 hingga 4,5 meter. Kondisi ini masuk dalam kategori gelombang tinggi dan berisiko terhadap keselamatan pelayaran.

BMKG mengimbau masyarakat, khususnya nelayan dan operator transportasi laut, untuk meningkatkan kewaspadaan. Risiko keselamatan pelayaran meningkat terutama bagi perahu nelayan apabila kecepatan angin melebihi 15 knot dengan tinggi gelombang di atas 1,25 meter. Kapal tongkang berisiko saat kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1,5 meter, sedangkan kapal ferry berisiko apabila kecepatan angin melampaui 21 knot dengan tinggi gelombang di atas 2,5 meter.

Adapun kapal berukuran besar seperti kapal kargo dan kapal pesiar diimbau waspada apabila kecepatan angin melebihi 27 knot dan tinggi gelombang mencapai lebih dari 4 meter.

BMKG juga mengingatkan masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di wilayah pesisir perairan NTB agar tetap waspada terhadap potensi gelombang tinggi yang dapat terjadi sewaktu-waktu. Informasi terbaru terkait kondisi cuaca maritim dapat diakses melalui kanal resmi BMKG. (Sal/red).

  • Related Posts

    Nobar Film “Pesta Babi” Dibubarkan Dilingkungan Kampus di Mataram, Pemprov NTB Imbau Masyarakat Jangan Nonton

    MATARAM (KabarBerita) – Maraknya pembubaran nonton bareng (Nobar) film “Pesta Babi” disejumlah kampus negeri dan swasta di NTB menjadi sorotan. Bahkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) juga menghimbau masyarakat untuk tidak menonton.…

    99 Persen Warga NTB sudah Terdaftar JKN yang Aktif 82 Persen

    MATARAM (KabarBerita) – Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah 11 Bali Nusa Tenggara (Bali Nusra), Sopyeni, menyebutkan bahwa cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Nusa Tenggara Barat mencapai 99 persen…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Nobar Film “Pesta Babi” Dibubarkan Dilingkungan Kampus di Mataram, Pemprov NTB Imbau Masyarakat Jangan Nonton

    Nobar Film “Pesta Babi” Dibubarkan Dilingkungan Kampus di Mataram, Pemprov NTB Imbau Masyarakat Jangan Nonton

    Bawaslu dan PWI Siap Kolaborasi Literasi Politik Untuk Masyarakat

    Bawaslu dan PWI Siap Kolaborasi Literasi Politik Untuk Masyarakat

    Revitalisasi Pasar Cakra Ditarget Ditender Bulan Ini, Fokus Perbaikan Atap Bocor

    Revitalisasi Pasar Cakra Ditarget Ditender Bulan Ini, Fokus Perbaikan Atap Bocor

    99 Persen Warga NTB sudah Terdaftar JKN yang Aktif 82 Persen

    99 Persen Warga NTB sudah Terdaftar JKN yang Aktif 82 Persen

    Nekat Bangun di Lahan Sawah Dilindungi, Proyek Perumahan di Sekarbela Masih Disegel Pemkot Mataram

    Nekat Bangun di Lahan Sawah Dilindungi, Proyek Perumahan di Sekarbela Masih Disegel Pemkot Mataram

    Gubernur Tinjau Jalan Lenangguar-Lunyuk, Sudirsah Sebut Keseriusan Iqbal – Dinda Perbaiki Infrastruktur di NTB

    Gubernur Tinjau Jalan Lenangguar-Lunyuk, Sudirsah Sebut Keseriusan Iqbal – Dinda Perbaiki Infrastruktur di NTB