Dewan NTB Soroti Maraknya Kepemilikan Lahan Oleh Turis di Tetebatu Lotim

Mataram, (KabarBerita) – Anggota DPRD NTB, Burhanudin menyoroti maraknya kepemilikan lahan oleh Wisatawan Negara Asing (WNA) khususnya di kawasan Wisata Tetebatu, Kecamatan Sikur Kabupaten Lombok Timur.

Burhanudin mengatakan mereka membeli lahan dengan menggunakan nama orang lokal. Lahan itu lalu digunakan untuk berbisnis membangun tempat penginapan seperti homestay.

Menurut politisi PKS ini, hal itu tidak sesuai dengan izin visa mereka yang datang untuk berlibur.

“Menurut laporan warga disitu (Tetebatu) banyak turis-turis ini datang kesini ijin visanya berlibur tapi tiba-tiba sampai sini banyak yang berusaha, membeli lahan dengan menggunakan nama orang lokal disitu,” kata Burhanudin saat ditemui di kantor DPRD NTB, Rabu (2/7).

Ia mengatakan kondisi itu tak bisa dibiarkan dan harus segera ditertibkan.

“Ya harus segera ditertibkan. Karena tidak boleh itu, datang berlibur tapi ko beli lahan dan berusaha,” tegas anggota DPRD NTB dari Dapil 4 Lombok Timur ini.

Kepemilikan lahan oleh orang asing itu dinilai akan berdampak buruk terhadap daerah terutama bagi warga lokal dalam hal kepemilikan lahan.

“Dampak terhadap masyarakat kita dari segi lahan kita dikuasai oleh orang asing turis ini,” pungkasnya.

Oleh karena itu, tegas anggota Komisi III DPRD NTB ini perlu ketegasan pemerintah daerah dan juga pihak imigrasi dalam mengawasi keimigrasian para turis agar tidak menyalahi izin visanya. Karena kasus serupa juga pungkasnya bisa saja terjadi di tempat-tempat wisata lainnya di NTB, seperti yang pernah terjadi di Gili Trawangan dan di Wilayah Selatan Lombok Timur yang wisatanya masih baru dan banyak belum terjamah.

“Yang perlu juga diawasi dari keimigrasiannya, dia kesini mau berlibur atau berbisnis ? jadi itu pertanyaannya. Kasus ini bisa juga terjadi ditempat lain, kayak di Gili Trawangan juga pernah terjadi kemudian di wilayah Selatan Lotim yang tempat wisatanya masih baru dan banyak belum terjamah. Disana banyak turis-turis yang terlihat membeli lahan juga,” pungkasnya.

Hal lain yang disoroti Burhanudin yang terjadi di Tetebatu yakni maraknya peredaran minuman beralkohol yang sangat meresahkan warga karena bertentangan dengan adat istiadat dan ajaran agama mayoritas warga.

“Disana banyak beredar minuman keras beralkohol. Ini tidak sesuai dengan adat-istiadat kita yang mayoritas beragama islam,” terangnya. (Red)

Related Posts

PAN Siap Kawal Program Kerja Pemda Lobar Dibawah Pimpinan Ummi Nurul Adha

MATARAM (Kabarberita) – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Amanat Nasional (PAN) melalui Kepala Bidang Ketenagakerjaan DPP PAN H. Muazzim Akbar memastikan jika PAN akan terus mengawal sistem Pemerintahan di Lombok…

Mita Dian Listiawati Resmi Pimpin DPC PKB Kota Mataram Periode 2026-2031

Mataram(KabarBerita)– Mita Dian Listiawati resmi menerima Surat Keputusan (SK) sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Mataram periode 2026-2031. ‎SK tersebut diterima Mita setelah dilantik bersama…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

Cabor Hoki Porprov NTB Resmi Berakhir, Mataram Juara Umum ‎

Cabor Hoki Porprov NTB Resmi Berakhir, Mataram Juara Umum ‎

Geledah Kantor PT AMGM, Tim KPK Bawa Satu Kardus Besar dan Koper

Geledah Kantor PT AMGM, Tim KPK Bawa Satu Kardus Besar dan Koper

PAN Siap Kawal Program Kerja Pemda Lobar Dibawah Pimpinan Ummi Nurul Adha

PAN Siap Kawal Program Kerja Pemda Lobar Dibawah Pimpinan Ummi Nurul Adha

Hingga Magrib, KPK Masih Geledah Kantor PT AMGM

Hingga Magrib, KPK Masih Geledah Kantor PT AMGM

NTB Percepat Revisi Tata Ruang, Perkuat Mitigasi Bencana dan Investasi

NTB Percepat Revisi Tata Ruang, Perkuat Mitigasi Bencana dan Investasi

BRIDA NTB Dorong Riset dan Inovasi Perguruan Tinggi Berdampak bagi Pembangunan Daerah

BRIDA NTB Dorong Riset dan Inovasi Perguruan Tinggi Berdampak bagi Pembangunan Daerah