DPRD Sebut PT Amman Tak Serius Urusi Produksi Smelter

MATARAM (KabarBerita) – Komisi IV DPRD NTB sesalkan penggunaan smelter di tambang PT Amman Mineral Internasional yang masih jauh dari kapasitasnya. PT Amman bahkan disebut kurang serius dalam mengelola produksi smelter tersebut.

Diketahui, dari kapasitas 1 juta ton per tahun pengolahan hasil tambang yang dimiliki smelter yang baru, PT Amman Mineral dalam catatan terakhir baru bisa mengolah 300 ribu ton. Jumlah tersebut jika dipersentase dinilai masih terlalu jauh dari kapasitas 1 juta per tahunnya.

“Dari 1 juta ton itu kandungan emasnya 18 ton per tahun. Saat ini, smelter yang baru itu baru bisa mengolah produksi sekitar 300 ribu ton. Mungkin disebabkan oleh keterbatasan energi yang digunakan untuk menggerakkan smelter itu. Ini yang kami dorong agar dapat ditingkatkan sesuai kapasitas yang dimiliki,” jelas<span;> Ketua Komisi IV DPRD NTB Hamdan Kasim pada saat melakukan kunjungan kerja ke PT Amman Mineral Internasional tbk di Batu Hijau, Kabupaten Sumbawa Barat 14 April 2025 lalu.

Politisi partai Golkar itu menegaskan, sangat disayangkan jika smelter tidak dimaksimalkan sesuai kapasitas yang dimiliki. Karena hal itu akan berdampak pada pembagian hasil untuk daerah.

Di saat yang sama, pihaknya juga menekankan agar pihak perusahaan memperhatikan aspek kesehatan lingkungan di area tambang. Hal itu dengan cara mereduksi pencemaran udara dengan memaksimalkan fungsi carbon capture.

“Selain peningkatan produksi, tentu kami juga mendorong aspek kesehatan lingkungan berupa pencemaran yang dihasilkan smelter itu,” jelasnya.

Selain memaksimalkan fungsi carbon capture, Hamdan juga menekankan agar PT Amman Mineral Internasional memperhatikan limbah cair dari operasi smelter.

“Seperti sianida, merkuri dan katalis berbahaya lainnya. Harus dikelola secara baik agar tidak mencemari lingkungan,” pungkasnya.

Kunjungan kerja tersebut dilakukan bersama Komisi V DPRD NTB. Selain meninjau kondisi smelter, komisi V DPRD NTB memantau kondisi tenaga kerja di sana.

Related Posts

Sejumlah Dapur MBG di NTB Sementara Distop Operasional, Ini Penyebabnya

MATARAM (KabarBerita)-Sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terpaksa menghentikan sementara operasional Program Makan Bergizi Gratis (MBG) akibat keterlambatan pencairan dana dari pusat. Ketua Satuan…

Presiden Luncurkan Indonesia ASRI, NTB Tegaskan Komitmen Hijau

MATARAM (KabarBerita)–Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Barat menegaskan komitmennya memperkuat agenda pembangunan hijau seiring peluncuran Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) oleh Presiden Republik Indonesia pada peringatan Hari…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

Sejumlah Dapur MBG di NTB Sementara Distop Operasional, Ini Penyebabnya

Sejumlah Dapur MBG di NTB Sementara Distop Operasional, Ini Penyebabnya

Komisaris BPR NTB Pastikan Penyaluran Gaji PPPK Tetap Berjalan Lancar

Komisaris BPR NTB Pastikan Penyaluran Gaji PPPK Tetap Berjalan Lancar

Kanwil Kemenag NTB Dorong Kolaborasi Lintas Sektor Perkuat Pengawasan dan Pembinaan Pesantren

Kanwil Kemenag NTB Dorong Kolaborasi Lintas Sektor Perkuat Pengawasan dan Pembinaan Pesantren

Kos Elite Menjamur, Camat Cakranegara: Kami Hanya Awasi Ketertiban, Bukan Operasionalnya

Kos Elite Menjamur, Camat Cakranegara: Kami Hanya Awasi Ketertiban, Bukan Operasionalnya

Mori Hanafi Dukung Porwada Perdana PWI NTB 2026, Optimistis PON 2028 Sukses

Mori Hanafi Dukung Porwada Perdana PWI NTB 2026, Optimistis PON 2028 Sukses

Kos Elite Jadi Sorotan,BKD Mataram Cari Celah Pemungutan Pajak

Kos Elite Jadi Sorotan,BKD Mataram Cari Celah Pemungutan Pajak