Heboh Orok Bayi Ditemukan Tergeletak DiPinggir Jalan Bypass Sengkol, Polres Loteng Langsung Selidiki

LOMBOK TENGAH (KabarBerita)-Warga disekitar Jalan Bypass, Dusun Jomang, Desa Sengkol, Kecamatan Pujut dihebohkan penemuan orok bayi berjenis kelamin laki-laki yang ditemukan tergeletak di pinggir jalan pada Minggu (25/01/2026) pagi.

Kepolisian Resor Lombok Tengah melalui Polsek Pujut melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut. Diketahui, penemuan orok bayi ini sekitar pukul 06.50 WITA oleh dua orang saksi, yakni Firman Siagian Saputra (19) dan Sigit Sugianto (15), keduanya warga Dusun Kadik, Desa Segala Anyar, Kecamatan Pujut. ‎“Pada saat itu, kedua saksi hendak mencari jamur di area persawahan dan melintasi jalan bypass. Mereka melihat sebuah bungkusan plastik warna biru di pinggir jalan. Setelah dibuka, ternyata berisi orok bayi,” jelas Kapolsek Pujut IPTU M. Muhtar, S.H dalam keterangan tertulisnya.

‎Mengetahui isi bungkusan tersebut, kedua saksi kemudian memindahkan plastik berisi orok bayi sekitar tiga meter dari lokasi awal dan membuka seluruh isinya. Selanjutnya, mereka memberitahukan kejadian tersebut kepada warga yang sedang berolahraga lari pagi serta pengguna jalan yang melintas.

‎”Mengetahui informasi tersebut kami langsung melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP) serta berkoordinasi dengan Puskesmas Sengkol guna penanganan awal. Orok bayi tersebut kemudian dibawa ke Puskesmas Sengkol untuk dilakukan pemeriksaan medis lebih lanjut.

‎Berdasarkan hasil pemeriksaan, kata IPTU M. Muhtar, S.H. bayi diperkirakan lahir sekitar pukul 03.00 hingga 04.00 WITA dini hari dan diperkirakan telah meninggal dunia sekitar dua jam sebelum ditemukan. Bayi berjenis kelamin laki-laki dengan berat badan 1,1 kilogram, panjang 40 cm serta diperkirakan berusia sekitar enam bulan dalam kandungan (BBLR).

‎”Ditemukan adanya handscol (peralatan medis) pada bagian pusar bayi yang diduga digunakan saat proses persalinan. Kondisi bayi diketahui sudah dimandikan, namun terdapat memar di bagian leher serta betis kiri dan kanan yang diduga akibat proses persalinan yang tidak wajar,”tegas Kapolsek Pujut.

Selanjutnya orok bayi di bawa oleh team Inafis polres lombok tengah Personel PPA polres lombok tengah dan Personel reskrim ke rumah sakit bhayangkara guna proses selanjutnya.

‎Kapolsek Pujut menghimbau kepada masyarakat yang mengetahui informasi terkait peristiwa ini agar segera melaporkan kepada pihak Kepolisian guna membantu proses penyelidikan lebih lanjut. (red).

  • Related Posts

    Heboh Penemuan Mayat Laki-Laki Asal Lombok Tengah di Pantai Gading Mataram

    MATARAM (KabarBerita)-Warga di pesisir Pantai Gading, Kelurahan Jempong Baru, Kec. Sekarbela, Kota Mataram dihebohkan dengan penemuan mayat seorang laki-laki, pada Kamis (22/1/2026) pagi. Korban diketahui, atas nama Pawan (69), warga…

    Perkuat Perlindungan Perempuan, Anak dan Korban Perdagangan Orang, Polda NTB Resmikan Direktorat PPA dan PPO

    MATARAM (KabarBerita)-Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) secara resmi mengukuhkan berdirinya Direktorat Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pencegahan dan Penanganan Tindak Pidana Perdagangan Orang (PPA dan PPO), Rabu (21/01/2026).…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Kasus Evan Limantika Berakhir Damai, Restorative Justice Jadi Solusi

    Kasus Evan Limantika Berakhir Damai, Restorative Justice Jadi Solusi

    Heboh Orok Bayi Ditemukan Tergeletak DiPinggir Jalan Bypass Sengkol, Polres Loteng Langsung Selidiki

    Heboh Orok Bayi Ditemukan Tergeletak DiPinggir Jalan Bypass Sengkol, Polres Loteng Langsung Selidiki

    Majelis Silaturahmi Ulama dan Umara Jadi Energi Pemersatu untuk NTB Makmur Mendunia

    Majelis Silaturahmi Ulama dan Umara Jadi Energi Pemersatu untuk NTB Makmur Mendunia

    Jalur Strategis Taliwang-Tano Rampung, Gubernur NTB Pastikan Manfaat bagi Warga

    Jalur Strategis Taliwang-Tano Rampung, Gubernur NTB Pastikan Manfaat bagi Warga

    BMKG Ingatkan Nelayan dan Operator Transportasi Laut, Tetap Waspada Gelombang Tinggi

    BMKG Ingatkan Nelayan dan Operator Transportasi Laut, Tetap Waspada Gelombang Tinggi

    Empat Kecamatan di Loteng Diterjang Angin Puting Beliung, Belasan Rumah Warga Rusak

    Empat Kecamatan di Loteng Diterjang Angin Puting Beliung, Belasan Rumah Warga Rusak