LPPM Universitas Mataram dan OPD Pemprov NTB Perkuat Kolaborasi Riset Berbasis Kebutuhan Daerah

Mataram, (KabarBerita) — Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Mataram melaksanakan pertemuan dan diskusi bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Kegiatan ini bertujuan memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan berbasis riset.

Pertemuan tersebut dihadiri perwakilan sejumlah OPD lingkup Pemprov NTB, di antaranya BRIDA NTB,

Kepala BRIDA NTB dalam kegiatan ini diwakili oleh Koordinator Pokja Sosial dan Kependudukan, Lalu Suryadi, S.P., M.M. Dalam forum tersebut, BRIDA NTB menyampaikan pentingnya pembaruan Nota Kesepahaman (MoU) antara Gubernur NTB dan Rektor Universitas Mataram sebagai dasar kerja sama lanjutan, mengingat MoU sebelumnya telah berakhir pada tahun 2025.

Selain itu, dibahas berbagai peluang kolaborasi, antara lain riset bersama dengan pendanaan APBD maupun non-APBD, penempatan mahasiswa KKN pada Desa Berdaya, program magang mahasiswa di OPD, serta peningkatan kapasitas SDM pemerintah daerah melalui pendidikan formal maupun pelatihan singkat.

Kepala BRIDA NTB, I Gede Putu Aryadi, S.Sos., M.H., menegaskan bahwa arah kebijakan riset daerah mengacu pada prinsip riset berbasis kebijakan (research-based policy), dengan fokus pada riset terapan yang mendukung penyusunan kebijakan pembangunan.

Secara umum, prioritas riset daerah meliputi pengembangan potensi unggulan, penanganan permasalahan pembangunan seperti kemiskinan, stunting, dan lingkungan, serta dukungan terhadap program prioritas daerah, yaitu pengentasan kemiskinan, ketahanan pangan, dan pengembangan pariwisata kelas dunia.

Pertemuan ini menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis, antara lain penyusunan roadmap kolaborasi riset dan pengabdian, pembentukan tim koordinasi teknis, perpanjangan MoU antara Pemprov NTB dan Universitas Mataram, integrasi program KKN dengan Desa Berdaya, serta pengembangan pusat inovasi dan inkubasi bisnis berbasis potensi daerah.

Melalui kolaborasi ini, diharapkan sinergi antara dunia akademik dan pemerintah daerah dapat menghasilkan kebijakan berbasis riset, meningkatkan kapasitas kelembagaan, serta mendorong pembangunan NTB yang inklusif, berkelanjutan, dan inovatif. (*)

Related Posts

Waspada! BMKG Keluarkan Peringatan Dini Banjir Rob di Pesisir Lombok dan Bima

MATARAM (KabarBerita)–Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Zainul Abdul Madjid (ZAM) mengeluarkan peringatan dini potensi banjir rob di wilayah pesisir Lombok dan pesisir Bima. Peringatan ini berlaku mulai…

SINKRONISASI PROGRAM PRIORITAS NASIONAL DENGAN PROGRAM PRIORITAS PROVINSI NTB TAHUN ANGGARAN 2026

Lampiran : Peraturan Daerah Nomor 15 Tahun 2025 tertanggal 30 Desember 2025 #26

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

Proyek Jalan Alternatif Nuraksa–Batu Bolong Tertahan, Negosiasi Lahan Buntu

Proyek Jalan Alternatif Nuraksa–Batu Bolong Tertahan, Negosiasi Lahan Buntu

Waspada! BMKG Keluarkan Peringatan Dini Banjir Rob di Pesisir Lombok dan Bima

Waspada! BMKG Keluarkan Peringatan Dini Banjir Rob di Pesisir Lombok dan Bima

‎Gotong Royong Tiga Pilar, Kecamatan Mataram Ajak Warga Peduli Lingkungan

‎Gotong Royong Tiga Pilar, Kecamatan Mataram Ajak Warga Peduli Lingkungan

Perkara Gratifikasi Tiga Legislator NTB Dilimpahkan ke Meja Hijau, Ini Daftar 13 Nama Legislator Muncul Penerima Suap

Perkara Gratifikasi Tiga Legislator NTB Dilimpahkan ke Meja Hijau, Ini Daftar 13 Nama Legislator Muncul Penerima Suap

Era PKL di Trotoar Segera Berakhir, Pemkot Siapkan Ruang Permanen di Eks Bandara Selaparang

Era PKL di Trotoar Segera Berakhir, Pemkot Siapkan Ruang Permanen di Eks Bandara Selaparang

LPPM Universitas Mataram dan OPD Pemprov NTB Perkuat Kolaborasi Riset Berbasis Kebutuhan Daerah

LPPM Universitas Mataram dan OPD Pemprov NTB Perkuat Kolaborasi Riset Berbasis Kebutuhan Daerah