
Mataram(KabarBerita)– Cabang olahraga (cabor) pencak silat Kota Mataram tampil gemilang pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB 2026. Dari 17 nomor yang diikuti, kontingen pencak silat Kota Mataram berhasil mengamankan 14 medali, terdiri dari delapan medali emas, empat perak, dan dua perunggu.
Raihan emas tersebut datang dari sejumlah nomor andalan, baik pada kategori seni maupun tanding.
Di kategori seni, Shofa Aulia Rahma menjadi salah satu penyumbang emas setelah tampil sebagai juara pada nomor Solo Kreatif Putri dan Tunggal Putri. Emas lainnya diraih Fariz Pratama pada nomor Tunggal Putra.
Selain itu, nomor Beregu Putra yang diperkuat Ade Zhurya Otavian, Afghan Wimardhenaldi, dan Fariz Pratama juga sukses meraih emas. Sementara pada nomor Beregu Putri, Shofa Aulia Rahma, Baiq Annisa Akyan Sabitha, dan Al Ainina Safitri turut menyumbangkan medali emas bagi Kota Mataram.
Dua medali lainnya di kategori seni masing-masing diraih Ade Zhurya Otavian yang meraih perak pada nomor Solo Kreatif Putra serta pasangan Al Ainina Safitri dan Baiq Annisa Akyan Sabitha yang meraih perak di nomor Ganda Putri. Sementara satu medali perunggu diraih Ade Zhurya Otavian dan Afghan Wimardhenaldi pada nomor Ganda Putra.
Pada kategori tanding, Kota Mataram kembali menunjukkan performa positif dengan meraih empat medali emas. Emas masing-masing disumbangkan Iqbal Anugrah di Kelas H Putra, Baiq Nabila Putri Hidayat di Kelas B Putri, Muhammad Mizam Rahmatulloh di Kelas F Putra, serta satu emas lainnya dari nomor tanding yang tercatat dalam rekapitulasi kontingen.
Adapun dua medali perak diraih Ilham Bani Nurhaqqi pada Kelas D Putra dan Muhammad Thoriq Alfaridzi di Kelas E Putra. Satu medali perunggu disumbangkan Ahmad Andriaji pada Kelas G Putra.
Ketua Umum Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Mataram, Zia Urrahman, mengapresiasi perjuangan para atlet, pelatih, dan seluruh tim yang telah bekerja keras selama mengikuti Porprov NTB 2026.
“Capaian ini merupakan hasil dari kerja keras, disiplin, dan perjuangan seluruh atlet serta tim pelatih. Kami tentu bersyukur dengan raihan delapan medali emas, namun ini bukan alasan untuk cepat berpuas diri. Ke depan, pembinaan harus terus diperkuat agar prestasi pencak silat Kota Mataram semakin konsisten,” ujar Zia.
Dengan demikian, total perolehan pencak silat Kota Mataram tercatat sebanyak delapan medali emas, empat perak, dan dua perunggu.
Dari total 17 nomor yang diikuti, sebanyak 14 nomor berhasil menyumbangkan medali. Sementara tiga atlet lainnya harus terhenti pada babak penyisihan.
Raihan tersebut menjadi bukti konsistensi pencak silat Kota Mataram dalam menjaga tradisi prestasi sekaligus memperkuat perolehan medali kontingen Kota Mataram pada Porprov NTB 2026.







