
Lombok Tengah, (KabarBerita) — Anggota Komisi IX DPR RI, H.M Mu’azzim Akbar menegaskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dihajatkan untuk menekan stunting dan mempersiapkan generasi Indonesia Emas 2045 juga membuka lapangan kerja baru.
Hal itu disampaikan H.M Mu’azzim Akbar saat melakukan sosialisasi dalam rangka mendukung program MBG bersama Badan Gizi Nasional (BGN) di Desa Bujak Batukliang Lombok tengah, Pada Senin (16/02/2026).
“Program MBG harus sukses. Kita ingin memberikan makanan yang bergizi bukan yang mengenyangkan. Pendidikan dan kesehatan harus diberikan gratis karena generasi ini sebagai generasi masa depan,”ungkapnya.
Dikatakan HMA, program MBG merupakan langkah tepat untuk mendukung tumbuh kembang anak, guna meningkatkan kecerdasan, kesehatan dan dan kebahagiaan anak. Dengan meniru program yang telah banyak dilakukan oleh negara maju seperti Eropa dan Jepang, maka MBG juga diyakini bisa suskes sesuai dengan yang direncanakan.
“Tujuan utama pemerintah memberikan gizi yang teratur, karena Negara luar juga diberikan makanan yang bergizi, seperti Eropa dan Jepang karena adanya pengaturan gizi yang disiapkan oleh negara,”terangnya.
Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini juga menjelaskan menyampaikan bahwa program MBG juga bisa menjadi pengegrak perekonomian rakyat melalui penyerapan tenaga kerja dan sumber pangan lokal, mulai dari telur hingga sayur-mayur.
“Tujuan lainnya, selain menekan stunting, juga membuka lapangan pekerjaan yang luas, 3-5 juta orang menjadi target yang bisa direkrut. Kemudian orang-orang di sekitar SPPG juga bisa menjadi supplier untuk bahan bakunya,”harapnya.
“Mari dukung bersama program MBG, untuk tumbuh kembang anak, kecerdasan, dan harus kompak, program yang sangat mulia, program yang sangat baik ini,” sambungnya.
Sementara itu, Bagian keuangan Direktorat Promosi dan Edukasi Gizi dari BGN,Rieska Fajarmawati menyampaikan tujuan MBG dari segi kesehatan adalah menekan stunting, pola atur gizi dan meminimalisir terjadinya anemia serta meningkatkan mutu pendidikan, ekonomi, gizi dan menekan kemiskinan.
“Jadi Peningkatan pengetahuann gizi untuk penerima manfaat, serta memotivasi anak menjadi lebih rajin ke sekolah, tentunya guna meningkatkan prestasi,”ujarnya.
Sedangkan dari sisi ekonomi, ia menjelaskan bahwa program ini meningkatkan lapangan pekerjaaan secara umum, terutama yang berada di lokasi pembangunan SPPG.
“Jadi secara ekonomi, dapat meningkatkan lapangan pekerjaan, itu juga tujuan mulia program ini,”imbuhnya.
Sosialisasi dalam rangka mendukung program MBG ini dibuka oleh camat Batukliang dan dihadiri oleh sejumlah kepala desa, kader posyandu, tokoh pemuda dan masyarakat.
Sosialisasi program unggulan pemerintah pusat ini gencar dilakukan hampir di seluruh wilayah Pulau Lombok. (Red)





