Sempat Terombang-Ambing Gelombang Air Laut, Nelayan Asal Kota Bima Ditemukan Terdampar di Pesisir Pantai Bonto

BIMA (KabarBerita)-Operasi SAR terhadap seorang nelayan yang dilaporkan hilang di Perairan Sai, Kecamatan Soromandi, Kabupaten Bima, berakhir dengan penyelamatan dramatis. Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban dalam keadaan selamat pada Rabu (7/1/2026) siang.

Korban bernama Abdullah (56), warga Kelurahan Melayu, Kecamatan Asakota, Kota Bima, sebelumnya dilaporkan pergi memancing sendirian menggunakan perahu pada Selasa (6/1) sekitar pukul 05.00 WITA. Namun, hingga Rabu pagi pukul 07.00 WITA, korban tak kunjung kembali.

Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi, melalui Koordinator Pos SAR Bima, M. Darwis, menjelaskan bahwa pihaknya segera mengerahkan personel setelah menerima laporan dari masyarakat pada Rabu pagi.

“Kami langsung memberangkatkan tim rescue dari Pos SAR Bima menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) untuk melakukan penyisiran di titik koordinat terakhir korban dilaporkan hilang dan wilayah sekitarnya,” ujar Darwis.

Setelah melakukan pencarian intensif selama beberapa jam, tim SAR gabungan akhirnya menemukan korban pada pukul 12.40 WITA. Abdullah ditemukan terdampar di pesisir Pantai Bonto, Kecamatan Asakota, Kota Bima.

Lokasi penemuan tersebut berjarak sekitar 2,8 Nautical Mile (NM) arah tenggara dari lokasi awal kejadian di Perairan Sai. Saat ditemukan, korban dalam kondisi selamat namun mengalami sakit dan lemas akibat terombang-ambing di laut.

Keberhasilan operasi ini merupakan hasil sinergi dari berbagai unsur yang terlibat, antara lain Pos SAR Bima, Polairud Kota Bima, Polairud Kabupaten Bima, SAR Sabhara Polres Kabupaten Bima, Tagana Kota Bima, KPLP Bima, TSBK, Potensi SAR, masyarakat dan nelayan setempat.

“Korban langsung dievakuasi menuju Pelabuhan Kota Bima untuk mendapatkan penanganan medis awal sebelum akhirnya diserahkan kembali kepada pihak keluarga,” tambahnya. (red).

  • Related Posts

    Tersandung Kasus Dugaan Korupsi, LAZ Dipecat Tidak Hormat sebagai Ketua DPW PAN NTB

    MATARAM (Kabarberita)-Usai terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Amanat Nasional (PAN) resmi memberhentikan secara tidak hormat Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini…

    Gubernur NTB Kaget OTT Bupati Lobar, Minta Pembenahan Total Tata Kelola Pemerintahan

    MATARAM (Kabarberita) – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Dr. Lalu Muhamad Iqbal mengaku terkejut atas operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Bupati Lombok Barat (Lobar)…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Tindak Lanjuti LHP BPK, BKD Mataram Periksa Empat Wajib Pajak

    Tindak Lanjuti LHP BPK, BKD Mataram Periksa Empat Wajib Pajak

    Tersandung Kasus Dugaan Korupsi, LAZ Dipecat Tidak Hormat sebagai Ketua DPW PAN NTB

    Tersandung Kasus Dugaan Korupsi, LAZ Dipecat Tidak Hormat sebagai Ketua DPW PAN NTB

    Gubernur NTB Kaget OTT Bupati Lobar, Minta Pembenahan Total Tata Kelola Pemerintahan

    Gubernur NTB Kaget OTT Bupati Lobar, Minta Pembenahan Total Tata Kelola Pemerintahan

    ‎KPK Bawa Bupati Lobar, LAZ ke Jakarta Usai Pemeriksaan Maraton di Mako Brimob

    ‎KPK Bawa Bupati Lobar, LAZ ke Jakarta Usai Pemeriksaan Maraton di Mako Brimob

    FOPI NTB Targetkan Empat Medali Emas di PON NTB-NTT 2028

    FOPI NTB Targetkan Empat Medali Emas di PON NTB-NTT 2028

    Jadi Sorotan Ruang Kerja Bupati Lombok Barat Disegel KPK

    Jadi Sorotan Ruang Kerja Bupati Lombok Barat Disegel KPK