Batas Belanja Pegawai 30 Persen, Pemkot Mataram Genjot Optimalisasi PAD Tanpa Bebani Warga

Mataram(KabarBerita)— Kebijakan pemerintah pusat yang mewajibkan pemerintah daerah membatasi alokasi belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD memaksa Pemerintah Kota Mataram menyiapkan berbagai langkah strategis. Selain melakukan efisiensi anggaran, Pemkot Mataram juga berkomitmen meningkatkan potensi pendapatan asli daerah (PAD) guna memenuhi ketentuan tersebut.

Wali Kota Mataram, Mohan Roliskana, menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan berupaya maksimal melakukan ekstensifikasi dan intensifikasi sumber-sumber pendapatan daerah yang selama ini belum tergarap optimal.

Pernyataan itu disampaikan Mohan di hadapan anggota DPRD Kota Mataram saat memaparkan langkah-langkah pemerintah daerah dalam menjaga kesehatan fiskal daerah di tengah kebijakan pembatasan belanja pegawai.

“Kami akan berupaya semaksimal mungkin untuk mengekstensifikasi dan mengintensifikasi potensi pendapatan daerah di Mataram,” ujar Mohan.

Ia menegaskan, peningkatan PAD sedapat mungkin tidak membebani masyarakat. Pemkot akan memetakan berbagai sumber potensi pendapatan, baik yang belum tergali maupun yang selama ini telah dikelola, untuk dioptimalkan secara maksimal.

Menurutnya, langkah tersebut bukan semata untuk meningkatkan pendapatan daerah, tetapi juga sebagai upaya mengurangi ketergantungan terhadap dana transfer dari pemerintah pusat.

“Mudah-mudahan kebijakan atau langkah-langkah yang kami siapkan dalam mengoptimalkan pendapatan daerah ini tidak menjadi persoalan bagi kita semua. Ini semata-mata dilakukan untuk mengurangi ketergantungan keuangan pusat sekaligus sebagai ikhtiar memenuhi ketentuan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD,” tegasnya.

Sementara itu, anggota Komisi II DPRD Kota Mataram, Misban Ratmaji, mengapresiasi langkah Wali Kota Mataram yang berencana mengoptimalkan potensi pendapatan daerah. Namun, ia mengingatkan agar kebijakan peningkatan PAD tidak berdampak pada bertambahnya beban masyarakat.

“Apa yang disampaikan Pak Wali tadi bagus sekali. Cuma yang harus menjadi catatan, peningkatan pendapatan daerah jangan sampai membebani masyarakat,” kata Misban.

Ia menilai, optimalisasi PAD sebaiknya dilakukan tanpa menaikkan tarif pajak maupun retribusi. Pemerintah daerah diminta fokus mengoptimalkan potensi yang sudah ada namun belum tergarap maksimal.

Misban mencontohkan sektor retribusi parkir dan pasar yang selama ini kerap tidak mencapai target pendapatan, sehingga perlu mendapatkan perhatian serius dari pemerintah daerah.

“Intensifikasinya harus lebih masif dalam menggali potensi yang ada. Seperti pendapatan dari sektor retribusi parkir dan pasar yang selama ini tidak pernah tercapai targetnya harus dioptimalkan,” ujarnya.

Ia kembali menegaskan pentingnya menjaga keseimbangan antara peningkatan pendapatan daerah dan perlindungan terhadap daya beli masyarakat.

“Jangan sampai terjadi kenaikan tarif maupun pajak karena itu akan membebani masyarakat, tapi bagaimana potensi pendapatan yang masuk ke kas daerah itu dimaksimalkan,” tandasnya.

  • Related Posts

    Ketua DPC Gerindra Kota Mataram Desak Audit Bangunan Sekolah Pascainsiden Atap SMAN 7 Roboh

    ‎Mataram(KabarBerita)— Robohnya atap bangunan di SMAN 7 Mataram memicu perhatian serius dari Ketua DPC Partai Gerindra Kota Mataram, Abd. Rahman. Politisi yang juga menjabat Ketua Komisi III DPRD Kota Mataram…

    Pemkot Mataram Perketat Ekspansi Ritel Modern, Disdag Tolak Pengajuan Baru

    ‎Mataram(KabarBerita)- Pemerintah Kota Mataram mulai memperketat ekspansi ritel modern di wilayah Kota Mataram. Sejumlah pengajuan rekomendasi untuk pembukaan gerai baru bahkan ditolak sebagai bentuk pembatasan terhadap menjamurnya toko modern di…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Jaga Kesinambungan Program dan Kelangsungan Organisasi, PWI Pusat Isi Jabatan Sekjen

    Jaga Kesinambungan Program dan Kelangsungan Organisasi, PWI Pusat Isi Jabatan Sekjen

    394 Orang Tidak Tercover P3K PW Dapat Taliasih dari Pemprov NTB

    394 Orang Tidak Tercover P3K PW Dapat Taliasih dari Pemprov NTB

    Kakanwil Kemenag NTB Dr. Zamroni Tegaskan Toleransi Beragama sebagai Pondasi Membangun Negara    

    Kakanwil Kemenag NTB Dr. Zamroni Tegaskan Toleransi Beragama sebagai Pondasi Membangun Negara    

    Sekjed DPP PPP Taj Yasin Cabut SK Kepengurusan Muzihir di DPW PPP NTB

    Sekjed DPP PPP Taj Yasin Cabut SK Kepengurusan Muzihir di DPW PPP NTB

    Raih Juara 1 LKS Tingkat Provinsi, Vino Siswa SMKN 1 Praya Tengah Akan Wakili NTB Ketingkat Nasional

    Raih Juara 1 LKS Tingkat Provinsi, Vino Siswa SMKN 1 Praya Tengah Akan Wakili NTB Ketingkat Nasional

    Menengok Nyongkolan Sultan dan Rosa, Menjaga Tradisi di Tengah Kota

    Menengok Nyongkolan Sultan dan Rosa, Menjaga Tradisi di Tengah Kota