Dinilai Atasi Tumpang Tindih Wilayah, Haris Maulana Dukung Penyeragaman Nama SD di Mataram

Mataram(KabarBerita)– Anggota Komisi IV DPRD Kota Mataram, Haris Maulana, menyatakan dukungannya terhadap kebijakan Pemerintah Kota Mataram melalui Dinas Pendidikan yang berencana melakukan penyeragaman nama ratusan sekolah dasar negeri (SDN) di wilayah Kota Mataram. Kebijakan tersebut dinilai mampu mengatasi tumpang tindih wilayah dalam penamaan sekolah.

Haris menegaskan, rencana penyeragaman nama SD negeri merupakan langkah yang tepat dan telah lama didorong oleh Komisi IV DPRD Kota Mataram. Selain menciptakan keseragaman administratif, perubahan nama sekolah juga dinilai penting untuk menyesuaikan nama sekolah dengan wilayah tempat sekolah tersebut berdiri.

“Saya setuju dan mendukung perubahan nama ratusan SD negeri tersebut,” ujar Haris Maulana, Jumat (10/4).

Menurutnya, masih banyak sekolah dasar negeri di Kota Mataram yang namanya tidak sesuai dengan wilayah administratif tempat sekolah berada. Kondisi tersebut dinilai dapat menimbulkan kebingungan di tengah masyarakat.

“Sudah lama kita mendorong lahirnya kebijakan ini. Kenapa kami dorong, karena masih banyak sekolah yang tidak sesuai namanya dengan wilayahnya. Contohnya SDN 6 Ampenan yang lokasinya berada di Kecamatan Mataram,” jelasnya.

Ia menilai, penyeragaman nama sekolah dari SDN 1 Mataram dan seterusnya akan memperjelas identitas wilayah sekaligus menghilangkan tumpang tindih penamaan antar kecamatan.

“Penyeragaman nama sekolah dari SDN 1 Mataram sampai seterusnya bagus agar tidak tumpang tindih sehingga tidak ada sekat-sekat antar kecamatan,” katanya.

Terkait kekhawatiran bahwa perubahan nama sekolah akan memaksa sekolah membangun identitas baru dari awal, politisi Partai Golkar itu menilai hal tersebut tidak perlu dikhawatirkan. Ia meyakini perubahan nama tidak akan merusak citra atau branding sekolah yang telah terbentuk.

“Kayaknya tidak akan berpengaruh pada branding sekolah, karena yang berubah hanya nama, bukan lokasi sekolahnya yang dipindah,” ujarnya.

Selain itu, Haris juga tidak sependapat dengan anggapan bahwa perubahan nama sekolah akan menghapus sejarah sekolah maupun menimbulkan beban keuangan tambahan bagi pemerintah daerah dan masyarakat.

Menurutnya, perubahan nama justru dapat menjadi bagian dari perjalanan sejarah sekolah itu sendiri.

“Tidak serta-merta berganti nama akan berganti sejarah. Contohnya SMAN 3 Mataram, dulu namanya SMAN 2 Mataram. Branding-nya tidak masalah, justru perubahan nama jadi bagian dari sejarah sekolah,” pungkasnya.

  • Related Posts

    Enam Daerah Layangkan Mosi Tidak Percaya, Penilaian Drum Band Porprov NTB 2026 Diprotes

    ‎Mataram (KabarBerita) – Pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII NTB 2026 kembali diterpa polemik. Setelah muncul protes dan kericuhan di sejumlah cabang olahraga, kini giliran cabang olahraga (cabor) Drum Band…

    Tarif TPU di Mataram Segera Berlaku, Pemkot Siapkan Regulasi dan Layanan Pemakaman Modern

    Mataram(KabarBerita) – Pemerintah Kota Mataram mulai mematangkan rencana pemberlakuan tarif layanan pemakaman pada Tempat Pemakaman Umum (TPU) yang dikelola pemerintah. Saat ini, regulasi sebagai dasar hukum penarikan tarif masih disusun…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Ponpes di NTB Dukung Pembentukan Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Ponpes

    Ponpes di NTB Dukung Pembentukan Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Ponpes

    Rapimpurda KNPI NTB diselanggarakan matangkan Persiapan Musda 2026

    Rapimpurda KNPI NTB diselanggarakan matangkan Persiapan Musda 2026

    Satgas MBG NTB Siapkan Skema Khusus Layani Wilayah 3T, 135 Dapur Diusulkan

    Satgas MBG NTB Siapkan Skema Khusus Layani Wilayah 3T, 135 Dapur Diusulkan

    Enam Daerah Layangkan Mosi Tidak Percaya, Penilaian Drum Band Porprov NTB 2026 Diprotes

    Enam Daerah Layangkan Mosi Tidak Percaya, Penilaian Drum Band Porprov NTB 2026 Diprotes

    Menteri Trenggono dan Gubernur Miq Iqbal Siapkan KNMP Bintaro sebagai Percontohan Nasional

    Menteri Trenggono dan Gubernur Miq Iqbal Siapkan KNMP Bintaro sebagai Percontohan Nasional

    Gubernur NTB Ajak Masyarakat Nobar Final Piala Dunia 2026, Berbaur Tanpa Sekat di Bumi Gora

    Gubernur NTB Ajak Masyarakat Nobar Final Piala Dunia 2026, Berbaur Tanpa Sekat di Bumi Gora