
Mataram(KabarBerita)– Perjuangan Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, dalam memperjuangkan sektor pendidikan di Pulau Lombok kembali mendapat apresiasi. Kali ini, dukungan tersebut dirasakan langsung oleh SMP Negeri 10 Mataram yang tidak hanya menerima bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) Aspirasi bagi ratusan siswa, tetapi juga mendapat program revitalisasi sekolah yang akan direalisasikan tahun ini.
SMPN 10 Mataram tercatat sebagai salah satu sekolah dengan jumlah penerima PIP Aspirasi terbanyak. Sebanyak 580 siswa memperoleh bantuan pendidikan yang diperjuangkan oleh Lalu Hadrian Irfani melalui jalur aspirasi di DPR RI.
Namun manfaat yang dirasakan sekolah tidak berhenti pada bantuan beasiswa. Di tengah keterbatasan kemampuan anggaran daerah untuk membiayai pembangunan infrastruktur pendidikan, SMPN 10 Mataram juga memperoleh dukungan pembangunan fisik berupa ruang kelas baru dan peningkatan fasilitas sekolah.
Kepala SMPN 10 Mataram, Chamim Tohari, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan Lalu Hadrian Irfani terhadap perkembangan sekolah yang dipimpinnya.
Menurut Chamim, perjuangan politisi PKB tersebut tidak hanya membantu siswa melalui beasiswa PIP dan peningkatan kualitas tenaga pendidik, tetapi juga menjawab kebutuhan sekolah akan sarana dan prasarana yang lebih memadai.
“Bangunan yang selama ini masih setengah jadi, Alhamdulillah difasilitasi oleh Pak Lalu Hadrian untuk dituntaskan tahun ini. Ini menjadi harapan besar bagi kami agar fasilitas pendidikan yang lebih baik dapat segera dinikmati oleh siswa,” ujarnya saat acara penyerahan bantuan PIP Aspirasi, Jumat (5/6).
Ia mengungkapkan, berdasarkan hasil pertemuan virtual bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, pihak sekolah telah memperoleh sinyal positif terkait realisasi bantuan pembangunan fisik pada tahun ini.
Tidak hanya ruang kelas baru, program revitalisasi yang direncanakan juga mencakup pembangunan dan pembenahan fasilitas penunjang lainnya. Bahkan, fasilitas toilet sekolah akan ditingkatkan agar lebih bersih, nyaman, dan layak digunakan oleh seluruh warga sekolah.
“Dari pemaparan yang kami terima, bukan hanya ruang kelas yang dibangun, tetapi juga fasilitas pendukung seperti toilet yang akan dibuat jauh lebih representatif. Ini tentu menjadi kabar yang sangat menggembirakan bagi kami,” katanya.
Dengan dukungan tersebut, Chamim optimistis SMPN 10 Mataram akan berkembang menjadi salah satu sekolah unggulan di kawasan Ampenan. Terlebih, sekolah tersebut telah memiliki berbagai fasilitas pembelajaran seperti laboratorium dan ruang komputer yang mendukung proses belajar mengajar.
“Kami mengajak masyarakat Ampenan untuk tidak ragu menyekolahkan putra-putrinya di SMPN 10 Mataram. Fasilitas yang ada sudah cukup lengkap dan dalam waktu dekat akan semakin baik berkat program revitalisasi yang diperjuangkan Pak Lalu Hadrian,” tambahnya.
Sementara itu, Lalu Hadrian Irfani menegaskan komitmennya untuk terus mengawal proses revitalisasi SMPN 10 Mataram agar dapat direalisasikan sesuai rencana. Menurutnya, sekolah tersebut memiliki jumlah siswa yang cukup besar sehingga membutuhkan tambahan ruang belajar untuk mengatasi keterbatasan rombongan belajar.
“Karena jumlah siswanya cukup banyak dan masih kekurangan rombel, kami bersama Dinas Pendidikan Kota Mataram mengusulkan bantuan revitalisasi guna memenuhi kebutuhan sarana dan prasarana sekolah. Insyaallah tahun ini bisa direalisasikan sehingga siswa dapat belajar dengan lebih nyaman dan kondusif,” ujarnya.
Ketua DPW PKB NTB itu menyebut usulan yang diajukan mencakup pembangunan lima ruang kelas baru. Jika seluruh tahapan berjalan lancar, pekerjaan fisik diperkirakan dapat dimulai dalam waktu dekat.
“Kalau tidak bulan ini, mudah-mudahan bulan depan sudah bisa mulai dikerjakan. Harapan kami, SMPN 10 Mataram menjadi salah satu ikon sekolah yang bersih, aman, nyaman, dan mampu melahirkan siswa-siswi berprestasi,” pungkasnya.







