Bule Eropa Jadi Peserta Pawai Lampion di Kopang Lombok Tengah

LOMBOK TENGAH (KabarBerita) – Pawai lampion menyambut hari raya idul fitri 1446 H di Kecamatan Kopang Lombok Tengah berlangsung meriah, meski diguyur hujan ringan, Minggu (30/3) malam. Takbir dan tahmid berkumandang di sepanjang jalan raya Kopang yang banjiri ribuan peserta pawai lampion yang mewakili masing-masing Dusun di Kopang Lombok Tengah.

Perayaan malam idul fitri 1446 H kali ini terlihat ada yang berbeda. Diantaranya peserta lampion, terlihat beberapa orang diantaranya adalah bule eropa yang tengah berlibur di Lombok Nusa Tenggara Barat (NTB).

Mereka tergabung dalam peserta remaja Wahana Pemuda Tampi Karya Kopang I. Dengan menggunakan busa muslim lengkap mereka terlihat ikut menikmari pawai lampion yang diadakan oleh pemerintah Camat Kopang pada setiap malam lebaran atau Idul Fitri.

Koordinator remaja Wahana Pemuda Tampi Karya, Lalu Ardanul Islam mengatakan bahwa mereka sengaja ingin ikut pawai lampion karena sedang berlibur di Lombok. Mereka diajak oleh guide yang kebetulan berasal dari Kopang.

“Ya kebutulan banyak temen-teman kita yang jadi guide disini. Makanya mereka diajak ikut pawai lampion meski mereka non muslim. Biasanya para senior kami yang jadi guide bawa bule kesini,” ujarnya.

Sementara itu, pawai lampion di Kecamatan Kopang diikuti oleh ribuan peserta dari sejumlah kekadusan yang ada di Kecamatan Kopang.

Berdasarkan pantauan KabarBerita pawai lampion malam idul fitri 1446 H mulai sekitar pukul 20.00 Wita. Meski diguyur hujan, peserta remaja-remaji tetap antusias mengikuti lomba pawai untuk menjadi peserta terbaik. Umumnya mereka membawa reflika masing-masing masjid dan mushalla di setiap kekadusan.

Untuk diketahui, perayaan malam takbiran di sepanjang jalan raya Kopang terpantau lancar, aman dan meriah, meski arus lalu lintas sempat terjadi macet total.

Meski suasana malam takbiran di guyur hujan ringan, antusias masyarkat memadati acara lampion pawai takbiran idul fitri 1446 H sangat tinggi.

Terkait dengan kelancaran arus lalu lintas dan keamanan, pihak kepolisian dari Polres Lombok tengah sudah dikerahkan secara maksimal. Dari hasil Informasi yang didapatkan dari salah seorang petugas kepolisian Subli mengatakan bahwa untuk arus lalu lintas tahun ini lebih terkoordinasi dengan baik dibandingkan tahun lalu. Subli juga mengatakan bahwa untuk laka lantas masih nihil untuk daerah wilayah Kecamatan Kopang.

Demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif pihak kepolisian terus bekerjasama dengan pihak-pihak terkait baik dari pihak panitia, pihak pemerintah kecamatan dan juga masyarakat untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.(Dedy/Wira)

Related Posts

Loang Baloq Berdenyut Seharian dalam Meriahnya Sunrise to Sunset Festival

‎Mataram(KabarBerita )– Taman Hiburan Loang Baloq berubah menjadi ruang perayaan yang hidup dari matahari terbit hingga tenggelam lewat gelaran Sunrise to Sunset Festival (SSF). Festival di akhir tahun ini tidak…

Pagelaran Peresean Di Loang Baloq Siap Suguhkan Tarung Pepadu ‎

Mataram(KabarBerita) – Dinas Pariwisata Kota Mataram kembali menggelar pagelaran rutin Tarung Pepadu Peresean sebagai upaya melestarikan tradisi budaya Sasak. Agenda ini akan berlangsung di Taman Wisata Loang Baloq pada Minggu,…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

Kepala Desa Se-Lotim Sambut Baik Program Desa Berdaya dan Siap Bersinergi dengan Pemprov NTB

Kepala Desa Se-Lotim Sambut Baik Program Desa Berdaya dan Siap Bersinergi dengan Pemprov NTB

Khawatir Kebocoran Data, Aktivasi IKD di Mataram Terkendala Kepercayaan Publik

Khawatir Kebocoran Data, Aktivasi IKD di Mataram Terkendala Kepercayaan Publik

Sari Yuliati Salurkan 10 Ribu Lebih Beasiswa PIP di Lombok, Wujud Nyata Dukungan Pendidikan

Sari Yuliati Salurkan 10 Ribu Lebih Beasiswa PIP di Lombok, Wujud Nyata Dukungan Pendidikan

Pemprov NTB Dorong Percepatan Geopark Tambora Masuk UNESCO

Pemprov NTB Dorong Percepatan Geopark Tambora Masuk UNESCO

Rinjani 100 2026: Runner Mulai Tiba, Lombok Siap Menyambut Dunia

Rinjani 100 2026: Runner Mulai Tiba, Lombok Siap Menyambut Dunia

Kasus Kekerasan Anak di Yogyakarta Jadi Alarm, DPRD NTB Dorong Pengawasan Day care Diperketat 

Kasus Kekerasan Anak di Yogyakarta Jadi Alarm, DPRD NTB Dorong Pengawasan Day care Diperketat