
LOMBOK BARAT (KabarBerita) – Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto resmikan Bendungan Meninting yang berlokasi diwilayah Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat pada, Jumat (10/7/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo akui dirinya banyak hutang budi kepada masyarakat Nusa Tenggara Barat (NTB). Bahwa selama ia mencalonkan dirinya menjadi Presiden, masyarakat NTB selalu menjadi pendukung setianya, meskipun dua kali kalah dalam pemilihan calon presiden (capres) pada 2014 dan 2019 kala itu.
“Saya bangga bertemu langsung dengan masyarakat NTB, yang dari dulu mendukung saya walaupun berkali-kali kalah,” ujar Prabowo dalam sambutannya.
Lebih lanjut Prabowo mengatakan masyarakat NTB yang pluralistik dengan agama, budaya dan adat istiadat, tetap konsisten mendukung dalam setiap pencalonan dirinya menjadi orang nomor.1 di Indonesia, oleh karenanya ia merasa sangat berhutang budi kepada seluruh masyarakat di NTB yang terus mendukung meyumbangkan suara maksimal dalam setiap pemilihannya.
“Dan saya merasa saya sangat berhutang banyak kepada Rakyat NTB,” katanya.
Ia juga menegasakan masyarakat NTB adalah masyarakat yang komitmen dalam mendukung pencalonan dirinya sebagai presiden, walaupun kenyataannya Prabowo harus kalah dalam pemilihan umum oleh Joko Widodo, hingga dua priode.
“Masyarakat NTB tetap Semangat walaupun kalah beberapa tahun,” imbuhnya.
Ia pun tidak menampik jika banyak orang yang tidak percaya dan tidak suka terhadap dirinya, namun ia menegaskan jika dirinya akan tetap memberikan yang terbaik dan memberikan manfaat kepada seluruh masyarakat Indonesia, ia meyakini amanah dan kepercayaan yang diberikan rakyat adalah cita-cita mulia yang harus dibuktikan, demi mewujudkan Indonesia maju dan Indonesia emas 2045.
“Ada yang tidak percaya sama Prabowo, yang penting kita mengerti dan saya faham, saya diberi kepercayaan oleh masyarakat Indonesia, saya dipilih oleh rakyat Indonesia, dan saya akan setia kepada rakyat Indonesia,” tegasnya.
Dikatakannya juga segala hal yang dimilkinya, mulai dari pikiran, energi, jiwa dan raga sepenuhnya akan diprioritaskan demi rakyat dan bangsa Indonesia, hal itu ia maksudkan sebagai bukti bahwa segala apapun tentang indonesia tetap menjadi prioritas orang nomor satu di Pemerintah Pusat itu.
“Dengan apa yang saya milki, hanya satu saya akan mengabdi kepada rakyat dan bangsa saya,” pungkasnya. (Wira/red).





