Wamendagri Apresiasi Meritokrasi Yang Digaungkan Gubernur NTB

MATARAM (KabarBerita) – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya mengapresiasi kepala daerah yang menjunjung tinggi meritokrasi dalam memimpin daerahnya termasuk yang kini tengah digaungkan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal.

“Kami mengapresiasi kepala daerah yang menjunjung tinggi meritokrasi dalam menjalankan pemerintahan,” ujarnya di Mataram, Sabtu (26/4).

Hal ini disampaikan Bima Arya saat dikonfirmasi wartawan terkait ditundanya mutasi pejabat Pemprov NTB.

Ia menegaskan bahwa otonomi daerah tidak akan berjalan tanpa meritokrasi. Oleh sebab itu, dalam memutasi pimpinan OPD, dirinya sangat mendukung jika ada kepala daerah yang melihat kemampuan dan prestasi aparaturnya, bukan berdasarkan latar belakang sosial, kekayaan, atau koneksi.

“Jadi jangan karena kedekatan saja tanpa melihat kapasitas dan prestasinya,” ujarnya.

Dikatakannya, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sangat mendorong pemerintah daerah untuk segera melakukan konsolidasi terutama dalam mengatur formasi OPD agar bisa mendukung program-program prioritas nasional dan kepala daerah.

Oleh karena itu, jika ada permintaan dari kepala daerah untuk mutasi, tentu pihaknya akan mempercepat permintaan tersebut agar bisa menyesuaikan dengan formasi baru yang telah ditentukan.

“Karena kepala daerah ada user yang menggunakan aparatur ini untuk digerakkan melakukan program-program,” ucapnya.

Disinggung apakah ada keharusan proses mutasi tersebut boleh dilakukan setelah enam bulan pasca-dilantik. Bima Arya menegaskan tidak perlu harus menunggu enam bulan baru boleh mutasi atau merotasi jabatan ASN.

“Langsung aja, nggak perlu harus nunggu enam bulan, silahkan mengajukan nanti di proses oleh Mendagri karena ini harus cepat bekerja,” katanya.

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal telah membantah bahwa penundaan mutasi pejabat tinggi pratama di lingkungan pemerintah provinsi yang sedianya dilaksanakan pada Jumat (25/4) karena ada alasan politis.

“Intinya begini tidak ada alasan politis dan sebagainya di balik penundaan itu. Ini semata-mata masalah administratif dan itu adalah keputusan saya gubernur. Jadi sepenuhnya penundaan itu alasan administratif aja,” ujarnya di Kantor Gubernur NTB.

Ia menjelaskan penundaan mutasi itu murni untuk menghindari konsekuensi hukum di kemudian hari. Oleh karenya, dirinya tidak ingin memaksakan sesuatu yang nantinya menimbulkan masalah.

“Sebelum kita melantik saya cek satu persatu semua persyaratan, ternyata ada satu yang belum selesai akhirnya kita tunda. Karena kan dampaknya besar kalau kita melakukan sesuatu tidak sesuai dengan prosedur nanti ada yang enggak bisa naik pangkatnya, itu yang kita hindari,” terang Miq Iqbal sapaan akrabnya.

Miq Iqbal mengatakan sebagai gubernur dirinya tidak ingin gegabah dalam mengambil sebuah keputusan. Belajar dari pengalaman-pengalaman pemerintahan sebelumnya, di mana Pemerintah Provinsi (Pemprov) selalu mendapat teguran dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) karena mutasi.

“Kita banyak dapat teguran dari KASN sebelumnya dalam tata cara mutasi, demosi dan sebagainya. Nah kita nggak mau memperbaiki kesalahan dengan membuat kesalahan baru,” tegasnya.

Oleh karena itu, untuk menghidari kesalahan aturan, dirinya berkomitmen bahwa pengelolaan SDM ini harus benar-benar tunduk dan sesuai dengan aturan yang berlaku di tingkat nasional.

“Jadi komitmen saya dari awal itu tidak boleh ada prosedur yang salah,” katanya.

Related Posts

Sekda NTB Abul Chair Tegaskan Transportasi Darat Elemen Vital Pendukung Program Strategis Daerah

Sekretaris Daerah Prov. NTB, Abul Chair   Mataram, (KabarBerita) — Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Abul Chair menegaskan bahwa sektor transportasi darat merupakan elemen vital dalam mendukung berbagai program strategis daerah,…

Direksi Baru PT GNE, Dewan NTB Dorong Ekspansi Bisnis, MBG dan Kopdes Potensial Dijajaki

Anggota DPRD NTB, Muhammad Aminurlah (Kanan) dan Akhdiansyah (Kiri).   Mataram, (KabarBerita) — Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal resmi menetapkan jajaran direksi baru PT Gerbang NTB Emas (GNE) periode 2026-2031…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

Koperasi Kelurahan Merah Putih di Mataram Didorong Saingi Ritel Modern, Pedagang Kecil Dirangkul

Koperasi Kelurahan Merah Putih di Mataram Didorong Saingi Ritel Modern, Pedagang Kecil Dirangkul

Sekda NTB Abul Chair Tegaskan Transportasi Darat Elemen Vital Pendukung Program Strategis Daerah

Sekda NTB Abul Chair Tegaskan Transportasi Darat Elemen Vital Pendukung Program Strategis Daerah

Efisiensi Anggaran dan Lonjakan BBM Lumpuhkan Mobil Layanan Keliling Dukcapil Mataram

Efisiensi Anggaran dan Lonjakan BBM Lumpuhkan Mobil Layanan Keliling Dukcapil Mataram

BGN Warning Mitra MBG: Kejar Untung Berlebihan, SPPG Bisa Ditutup

BGN Warning Mitra MBG: Kejar Untung Berlebihan, SPPG Bisa Ditutup

Perluas Perlindungan Pekerja, Menaker: Diskon Iuran JKK-JKM 50 Persen Berlaku bagi Peserta BPU

Perluas Perlindungan Pekerja, Menaker: Diskon Iuran JKK-JKM 50 Persen Berlaku bagi Peserta BPU

Direksi Baru PT GNE, Dewan NTB Dorong Ekspansi Bisnis, MBG dan Kopdes Potensial Dijajaki

Direksi Baru PT GNE, Dewan NTB Dorong Ekspansi Bisnis, MBG dan Kopdes Potensial Dijajaki