BKOW Dukung Penuh Visi Pemerintah NTB

Mataram, (KabarBerita) – Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat Hj Indah Dhamayanti Putri, S.E, M.IP terpilih menjadi ketua Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) NTB, yang dilantik langsung oleh Gubernur NTB Dr.Lalu Muhammad Iqbal yang sekaligus Pembina BKOW NTB, senin (16/6).
Umi Dinda (sapaan akrabnya) dalam sambutannya menyampaikan terimakasih dan mengaharapkan bimbingan dari sesepuh BKOW Bunda Sinta Agatha Soedjoko dan Gubernur NTB Dr L. Muhammad Iqbal, Dia juga berharap  supaya setiap Organisasi Perangkat Daerah dapat seiring sejalan dengan program Pemprov NTB, Dia juga menginformasikan bahwa BKOW akan menyambangi seluruh BKOW di Kabupaten/Kota se NTB untuk menjalin silturrahim dan membahas agenda BKOW.

“Kami mengharapkan bimbingan dan arahan dari pak Gubernur dan Bunda sesepuh kita Bunda Sinta supaya sistem kerja searah sejalan sesuai dengan visi Pemprov NTB yaitu Makmur Mendunia, kami juga akan mengunjungi BKOW se-NTB untuk bersiturrahmi dan membahas kegiatan apa saja yang bisa menjadi pendukung program Pemprov NTB kedepannya,” terangnya.

Umi Dinda juga menyinggung masalah stunting yang menjadi kendala nasional terlebih lagi di NTB yang mengalami stunting yang cukup tinggi, Dia berharap supaya bisa duduk bersama dengan semua pihak guna membahas bagaimana jalan keluar untuk menanggulangi permasalahan stunting yang terjadi di NTB.

“Jadi kami berharap supaya semua pihak yang terkait ikut andil dalam pemecahan masalah stunting ini, jadi bukan hanya dari Pemprov tapi dari Kabupaten/Kota juga, karena data yang ada bukan dari Provinsi saja tapi ini akumulasi dari semua daerah di NTB, dan terkait dengan bakti Stunting masih kita Evaluasi bagaiman kedepannya nanti lihat saja dalam program yang disiapkan,” tuturnya.

Sementara itu Gubernur NTB Dr L. Muhammad Iqbal dalam sambutannya menyampaikan bahwa Dia tidak pernah menjadikan Wagub sebagai representasi politik, tapi Dia ingin adanya representasi wanita di NTB yang dijadikan public figur bagi kaum Hawa.

“Jadi saya memilih Ibu Dinda sebagai Wagub dulunya bukan hanya sebagai representasi politik saja tapi perlunya public figur dari kaum Hawa dan ini menjadi bukti bahwa kaum Hawa juga tangguh dan sama dengan laki-laki dalam mengambil kebijakan kedepannya, sama-sama memiliki andil yang besar dalam membuat suatu keputusan dalam sistem pemerintahan,” tegasnya.

Penulis : Wira Surya

  • Related Posts

    Sebanyak 2.722 CJH NTB Sudah Diterbangkan Menuju Tanah Suci

    Mataram, (KabarBerita) — Sebanyak 2.722 jemaah haji asal Nusa Tenggara Barat (NTB) telah diberangkatkan ke Tanah Suci melalui Embarkasi Lombok hingga hari ke-10 pelaksanaan, yakni per 30 April 2026 pukul…

    Megawati Lestari Dorong Perempuan Berdaya dan Mandiri Ikuti Jejak Raden Ajeng Kartini

    MATARAM (KabarBerita) – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Wilayah Kementerian Agama Nusa Tenggara Barat (NTB) mengadakan Halal bihalal yang dirangkaikan dengan Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) sekaligus memperingati hari Kartini, mengusung…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Legislator Senayan Lalu Ari Kembali Salurkan 150 Ribu Beasiswa PIP di Lombok

    Legislator Senayan Lalu Ari Kembali Salurkan 150 Ribu Beasiswa PIP di Lombok

    Sebanyak 2.722 CJH NTB Sudah Diterbangkan Menuju Tanah Suci

    Sebanyak 2.722 CJH NTB Sudah Diterbangkan Menuju Tanah Suci

    Megawati Lestari Dorong Perempuan Berdaya dan Mandiri Ikuti Jejak Raden Ajeng Kartini

    Megawati Lestari Dorong Perempuan Berdaya dan Mandiri Ikuti Jejak Raden Ajeng Kartini

    Disorot Survei Pilkada, Didi Sumardi Pilih Fokus Kinerja: “Terlalu Dini Bicara Suksesi”

    Disorot Survei Pilkada, Didi Sumardi Pilih Fokus Kinerja: “Terlalu Dini Bicara Suksesi”

    Kepala Desa Se-Lotim Sambut Baik Program Desa Berdaya dan Siap Bersinergi dengan Pemprov NTB

    Kepala Desa Se-Lotim Sambut Baik Program Desa Berdaya dan Siap Bersinergi dengan Pemprov NTB

    Khawatir Kebocoran Data, Aktivasi IKD di Mataram Terkendala Kepercayaan Publik

    Khawatir Kebocoran Data, Aktivasi IKD di Mataram Terkendala Kepercayaan Publik