Gubernur NTB : Tidak Ada Kewenangan Staf Ahli Untuk Klarifikasi Kinerja Pansel

Mataram, (KabarBerita) – Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal mengklarifikasi perihal beredarnya undangan atas nama Pemerintah Provinsi (Pemprov) kepada tim Panitia Seleksi (Pansel) dan Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) yang ditandatangani Staf Ahli Gubernur NTB, Lalu Abdul Wahid pada Senin (16/6/2025).

Surat bernomor: 400.14.3/298/SAHLI/2025 itu dilayangkan sebagai upaya permintaan klarifikasi dan penjelasan dari Tim Pansel dan LPPI perihal kegaduhan yang timbul dalam proses seleksi calon pengurus PT Bank NTB Syari’ah.

Gubernur Lalu Muhammad Iqbal mengatakan bahwa Panitia Seleksi (Pansel) Direksi dan Komisaris Bank NTB Syariah dibentuk secara resmi oleh Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) selaku Pemegang Saham Pengendali (PSP) berdasarkan mandat Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Pansel bertugas menjalankan proses seleksi secara profesional, objektif, dan transparan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Oleh karena itu, tidak diperlukan adanya permintaan klarifikasi tambahan dari pihak Pemerintah Provinsi. Seluruh tahapan dan hasil kerja Pansel telah dilaporkan secara berkala dan menyeluruh kepada Gubernur sebagai penanggung jawab utama. Adapun hasil akhir dari proses seleksi Pansel bersifat rekomendatif dan keputusan akhir sepenuhnya berada di tangan Gubernur,” kata Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal, Senin (16/6).

“Tidak terdapat kewenangan pada staf ahli (Sahli) untuk mengeluarkan, apalagi menandatangani surat terkait klarifikasi kinerja Pansel,” sambung Gubernur Lalu Iqbal.

Jika yang bersangkutan memiliki pertanyaan atau keingintahuan terkait proses seleksi, dapat langsung berkoordinasi dengan Kepala Biro Perekonomian selaku Ketua Pansel yang juga merupakan koleganya di lingkungan Pemerintah Provinsi.
“Langkah-langkah ini penting untuk menjaga profesionalisme, kewenangan kelembagaan, serta memastikan proses seleksi berjalan sesuai aturan dan prinsip tata kelola,” terangnya.

Sementara itu, Sekretaris Pansel Bank NTB Syaria’ah, Prof. Ridwan Mas’ud juga memberikan tanggapan terkait undangan klarifikasi yang dilayangkan Staf Ahli Gubernur NTB, Lalu Abdul Wahid tersebut. Ia mengatakan Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal memiliki kedudukan sebagai penanggung jawab dalam Tim Pansel calon pengurus Bank NTB Syari’ah.

“Oleh karena itu, kami selaku Pansel secara berkala diminta untuk menyampaikan laporan perkembangan kerja, baik yang dilakukan oleh tim Pansel maupun oleh mitra pelaksana, yaitu LPPI,” kata Prof. Ridwan Mas’ud kepada KabarBerita, Senin (16/6).

Lebih lanjut, Prof. Ridwan mengatakan proses seleksi calon pengurus Bank NTB Syari’ah telah dilakukan dengan baik. Saat ini, kata Prof. Ridwan nama-nama calon Direksi dan Komisaris Bank NTB Syari’ah secara resmi telah diusulkan oleh Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mengikuti tahapan fit and proper test sesuai ketentuan perbankan yang berlaku.

“Sementara itu, proses pemberkasan administrasi calon pengurus tengah berlangsung dan sedang ditangani oleh Komite Nominasi dan Remunerasi (KNR) Bank NTB Syariah, sebagai bagian dari tahapan menuju penetapan resmi kepengurusan yang baru,” ungkapnya.

Pihaknya berharap dari seluruh proses yang telah dilakukan tim pansel bisa berjalan lancar serta membawa kebaikan bagi penguatan tata kelola dan profesionalisme Bank NTB Syariah ke depan.

Penulis : Dedy Supiandi

Related Posts

Waspada! BMKG Keluarkan Peringatan Dini Banjir Rob di Pesisir Lombok dan Bima

MATARAM (KabarBerita)–Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Zainul Abdul Madjid (ZAM) mengeluarkan peringatan dini potensi banjir rob di wilayah pesisir Lombok dan pesisir Bima. Peringatan ini berlaku mulai…

LPPM Universitas Mataram dan OPD Pemprov NTB Perkuat Kolaborasi Riset Berbasis Kebutuhan Daerah

Mataram, (KabarBerita) — Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Mataram melaksanakan pertemuan dan diskusi bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat. Kegiatan ini bertujuan memperkuat…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

Senjata Politik Ada, Abrasi Tetap Jalan di Tempat: Pemkot Mataram Kurang Niat?

Senjata Politik Ada, Abrasi Tetap Jalan di Tempat: Pemkot Mataram Kurang Niat?

Drainase hingga Posyandu Dominasi Aspirasi Warga Selaparang Saat Reses Ismul Hidayat

Drainase hingga Posyandu Dominasi Aspirasi Warga Selaparang Saat Reses Ismul Hidayat

Ismul Hidayat Dorong Dana Lingkungan Dikelola Langsung Warga, Bukan Proyek Dinas

Ismul Hidayat Dorong Dana Lingkungan Dikelola Langsung Warga, Bukan Proyek Dinas

Proyek Jalan Alternatif Nuraksa–Batu Bolong Tertahan, Negosiasi Lahan Buntu

Proyek Jalan Alternatif Nuraksa–Batu Bolong Tertahan, Negosiasi Lahan Buntu

Waspada! BMKG Keluarkan Peringatan Dini Banjir Rob di Pesisir Lombok dan Bima

Waspada! BMKG Keluarkan Peringatan Dini Banjir Rob di Pesisir Lombok dan Bima

‎Gotong Royong Tiga Pilar, Kecamatan Mataram Ajak Warga Peduli Lingkungan

‎Gotong Royong Tiga Pilar, Kecamatan Mataram Ajak Warga Peduli Lingkungan