DPRD NTB: Duka Mendalam untuk Juliana, Komitmen Kuat untuk Keselamatan Wisata Rinjani

“Keindahan bisa menarik wisatawan, tapi keselamatanlah yang membuat mereka kembali,” (LWJ)

Mataram, (KabarBerita) – Wakil Ketua DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat, Lalu Wirajaya, menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya pendaki asal Brasil, Juliana De Souza Pereira Marins (27), yang terjatuh di jurang Gunung Rinjani dan ditemukan dalam keadaan meninggal dunia oleh tim SAR gabungan pada Selasa (24/6).

“Peristiwa ini bukan hanya menyentuh sisi kemanusiaan kita, tetapi juga menggugah kesadaran kita bersama bahwa keindahan alam harus berjalan beriringan dengan sistem keselamatan yang tangguh,” ujar Lalu Wirajaya.

Lalu Wirajaya juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada Tim SAR gabungan yang telah menunjukkan profesionalisme dan keberanian luar biasa dalam menjalankan proses evakuasi, meskipun harus menghadapi medan ekstrem dengan kedalaman hingga 600 meter.

“Saya juga memberi apresiasi kepada Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, yang cepat tanggap merespons musibah ini. Langkah beliau mengkoordinasikan upaya lintas sektor patut menjadi teladan dalam penanganan krisis di sektor pariwisata,” lanjutnya.

Sebagai refleksi atas musibah ini, Lalu Wirajaya yang juga politisi partai Gerindra ini mengimbau kepada seluruh pengelola destinasi wisata alam di NTB untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap standar keselamatan, termasuk sistem peringatan dini, kualifikasi pemandu, hingga kesiapan tanggap darurat.

Lebih lanjut, Lalu Wirajaya menegaskan komitmennya untuk mendorong lahirnya kebijakan strategis dan penguatan regulasi terkait keamanan wisata alam, khususnya di kawasan taman nasional seperti Rinjani.

“Kami akan mengawal anggaran dan regulasi yang berpihak pada keselamatan wisatawan, serta mendorong kerja sama multipihak termasuk dengan komunitas lokal dan mitra internasional untuk meningkatkan kapasitas mitigasi risiko di destinasi wisata NTB,” pungkasnya.

Peristiwa ini menjadi momentum bagi seluruh pihak di NTB untuk menguatkan tekad menjadikan Rinjani dan destinasi lainnya tidak hanya sebagai tempat yang indah, tetapi juga aman dan siap menerima kunjungan wisatawan dari seluruh dunia. (*)

Related Posts

Ketua PMI Lobar, Haris Karnain Bantah Soal Dugaan Korupsi Rp 150 Juta Pasca Dipanggil Kejari Mataram

MATARAM (KabarBerita) – Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Lombok Barat (Lobar), Haris Karnain berikan penjelasan terkait pemanggilan dirinya oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Mataram beberapa waktu lalu. ” Jadi hal…

Ketua PWNU NTB Prof Masnun Sebut ISNU Rumah Bersama

“ISNU ini rumah bersama. Ada dokter, akademisi, birokrat, dan berbagai profesi lainnya. Ini menunjukkan bahwa NU di NTB memiliki SDM yang sangat kuat dan luar biasa,” ujarnya.   Mataram (KabarBerita)…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

BNN Kota Mataram Amankan Empat Pengguna Narkoba dalam Razia Kos di Karang Taliwang

BNN Kota Mataram Amankan Empat Pengguna Narkoba dalam Razia Kos di Karang Taliwang

Jelang Iduladha, Distan Mataram Intensifkan Pemeriksaan Hewan Kurban

Jelang Iduladha, Distan Mataram Intensifkan Pemeriksaan Hewan Kurban

Wagub NTB Tegaskan Kekuatan Bali–Nusra di Forum MPU 2026 

Wagub NTB Tegaskan Kekuatan Bali–Nusra di Forum MPU 2026 

Ketua PMI Lobar, Haris Karnain Bantah Soal Dugaan Korupsi Rp 150 Juta Pasca Dipanggil Kejari Mataram

Ketua PMI Lobar, Haris Karnain Bantah Soal Dugaan Korupsi Rp 150 Juta Pasca Dipanggil Kejari Mataram

Putra Asli Lombok Tengah Sabolah Ditunjuk InJourny Jadi Komisaris MGPA

Putra Asli Lombok Tengah Sabolah Ditunjuk InJourny Jadi Komisaris MGPA

Ketua PWNU NTB Prof Masnun Sebut ISNU Rumah Bersama

Ketua PWNU NTB Prof Masnun Sebut ISNU Rumah Bersama