Pemprov NTB Siapkan Pelatihan Rescue Untuk Meminimalisir Resiko Pendakian Rinjani

Mataram, (KabarBerita) – Pendiri Federasi Vertical Rescue Evacuation Indonesia & Federasi panjat tebing Indonesia , Hary Sulistiarto menanggapi terkait banyaknya kritik yang disampaikan kepada Tim Evakuasi, saat proses evakuasi pendaki asal Brazil Juliana Marins.

Hal itu disampaikan Hary Sulistiarto seusai bertemu dengan Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal di Mataram, Rabu (2/7).

“Kalau orang di kota banyak omong, banyak teori, ngomong gak karuan, tapi saya tidak tutup mata tentang Agam disana posisinya kayak apa dengan bebatuannya yang gampang jatuh. Saya susah buat angkur pak katanya Agam pada saya, jadi sudah maksimal kerja yang kemarin. Kalau orang kota Jakarta orang Bandung ngomongnya macam -macam wah, ini kurang ini, kurang siap banyak, karena dia bukan rescue, rescue tidak bicara itu, tapi mata rescue itu yang harus bicara,” timpalnya.

Dia juga sangat mengapresiasi langkah Gubernur yang mengambil alih dalam penyiapan tim rescue di Daerah NTB.

“Saya senang sekali karena diambil alih oleh pak Gubernur untuk menyiapkan tim rescue yang kuat dan sigap untuk meminimalisasi resiko kecelakaan terutama sekali yang berkaitan dengan pendakian,” pungkasnya.

Hary juga mengatakan bahw kedatangannya ke NTB ini bukan hanya untuk memberikan tanggapan saja tapi untuk mengedukasi agar supaya bisa meminimalisir resiko saat melakukan pendakian terutama seperti pendakian Rinjani.

“Jadi 10 hari dari sekarang itu kita akan memulai pelatihannya, kalau untuk materi yang akan disampaikan pada saat pelatihan itu P3K dalam pendakian seperti angkur, cara menarik orang , cara mengulur orang, metodenya itu menarik dan ulur,” ujar Hary.

Ia juga menambahkan untuk pelatihan Rescue ini minimal 12 orang yang akan mendapatkan pelatihan dan itu nantinya bisa mentransfer pengetahuan ke rekan atau juniornya.

“Jadi yang 12 orang yang mendapatkan pelatihan ini kita harapkan menjadi instruktur juga lama-lama, mereka yang akan mengajarkan ke teman di bawahnya, jadi ada knowledge transfer (transfer pengetahuan).

Hary juga menyarankan supaya di pos-pos harus ada yang standby untuk akses informasi yang lebih cepat terkait dengan evakuasi.

“Untuk kecepatan evakuasi harus ada yang standby di posko, memang saya juga tidak begitu tau bagaimana mengaturnya, tapi yang jelas harus ada orang yang setelah mengantar tamu harus piket disana paling tidak 1 harilah,” sarannya.

Dalam pertemuannya dengan Gubernur NTB itu juga diusulkan pembangunan posko untuk tim SAR di daerah rawan. (Red)

Related Posts

Kemenag NTB Gandeng Pemprov NTB, LPA, dan APH Bentuk Satgas Tindak Kekerasan di Satuan Pendidikan

MATARAM (KabarBerita) – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) NTB menggelar rapat perumusan Satuan Tugas (Satgas) pencegahan tindak kekerasan dilingkup satuan pendidikan dan Pondok Pesantren (Ponpes) se-NTB. Acara tersebut dihadiri…

Turun Reses di BKU, Bung Aley Tegaskan Komitmen Perjuangkan Aspirasi Warga

“Reses ini menjadi momentum bagi kami untuk mendengar secara langsung kebutuhan masyarakat.”   Lombok Tengah (KabarBerita) — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat (DPRD NTB) Daerah Pemilihan…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

Moderasi Beragama Jadi Fondasi Harmoni di Tengah Kemajemukan Kota Mataram

Moderasi Beragama Jadi Fondasi Harmoni di Tengah Kemajemukan Kota Mataram

Patuhi Arahan KPK, Disdik Mataram Perketat Transparansi SPMB 2026/2027

Patuhi Arahan KPK, Disdik Mataram Perketat Transparansi SPMB 2026/2027

Isu LGBT Mencuat di Mataram, Sitti Fitriani Dorong Edukasi dan Penguatan Ketahanan Keluarga

Isu LGBT Mencuat di Mataram, Sitti Fitriani Dorong Edukasi dan Penguatan Ketahanan Keluarga

Reses di Komunitas Hindu, Lalu Pelita Tegaskan Komitmen Perjuangkan Aspirasi

Reses di Komunitas Hindu, Lalu Pelita Tegaskan Komitmen Perjuangkan Aspirasi

Mayura Heritage Yoga Campaign, Memadukan Kebugaran dan Pelestarian Warisan Budaya Mataram

Mayura Heritage Yoga Campaign, Memadukan Kebugaran dan Pelestarian Warisan Budaya Mataram

Kemenag NTB Gandeng Pemprov NTB, LPA, dan APH Bentuk Satgas Tindak Kekerasan di Satuan Pendidikan

Kemenag NTB Gandeng Pemprov NTB, LPA, dan APH Bentuk Satgas Tindak Kekerasan di Satuan Pendidikan