Mayura Heritage Yoga Campaign, Memadukan Kebugaran dan Pelestarian Warisan Budaya Mataram

Mataram(KabarBerita)– Suasana sore di kawasan bersejarah Taman Mayura terasa berbeda pada Rabu (10/6). Di tengah kemegahan arsitektur peninggalan masa lalu, puluhan peserta mengikuti sesi yoga yang dipadukan dengan kampanye pelestarian budaya melalui kegiatan Mayura Heritage Yoga Campaign.

‎Kegiatan yang diinisiasi oleh Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Pariwisata Kota Mataram ini mengusung konsep wellness tourism atau wisata kebugaran, sebuah tren pariwisata yang semakin berkembang karena menggabungkan aspek kesehatan fisik, ketenangan batin, dan pengalaman budaya.

‎Kepala Dinas Pariwisata Kota Mataram, Cahya Samudra, mengatakan kegiatan tersebut menjadi upaya memperkenalkan Taman Mayura tidak hanya sebagai destinasi sejarah, tetapi juga sebagai ruang publik yang mendukung gaya hidup sehat dan pelestarian budaya.

‎Menurutnya, konsep yang diusung memiliki kemiripan dengan berbagai festival wellness yang telah berkembang di sejumlah daerah wisata Indonesia. Salah satunya adalah Saka Yoga Festival di Yogyakarta yang memadukan yoga, meditasi, kesehatan holistik, spiritualitas, dan kekayaan budaya dalam balutan situs bersejarah.

‎“Kota Mataram juga memiliki potensi yang sama melalui Mayura Heritage Yoga Campaign. Selain mengajak masyarakat hidup sehat, kegiatan ini menjadi sarana mengenalkan nilai-nilai sejarah dan budaya yang dimiliki Taman Mayura kepada generasi muda,” ujar Cahya.

‎Kegiatan tersebut turut mendapat dukungan dari Politeknik Pariwisata Lombok yang menghadirkan jamu dan minuman herbal tradisional. Berbagai racikan berbahan rempah khas warisan leluhur Suku Sasak disajikan sebagai bagian dari pengalaman wellness yang mengangkat kearifan lokal.

‎Melalui perpaduan aktivitas kebugaran, konsumsi minuman herbal tradisional, serta pemanfaatan situs bersejarah sebagai lokasi kegiatan, peserta diajak merasakan pengalaman wisata yang lebih bermakna. Tidak hanya menyehatkan tubuh, tetapi juga memperkuat kedekatan dengan budaya dan sejarah daerah.

‎Cahya menilai konsep wellness tourism sangat relevan untuk dikembangkan di Kota Mataram karena mampu menggabungkan unsur kesehatan, kebugaran, spiritualitas, dan edukasi budaya dalam satu kegiatan. Selain memberi manfaat bagi masyarakat, konsep tersebut juga berpotensi menjadi daya tarik baru bagi wisatawan yang mencari pengalaman berbeda saat berkunjung ke Mataram.

‎Dinas Pariwisata Kota Mataram berencana menjadikan Mayura Heritage Yoga Campaign sebagai agenda rutin yang dilaksanakan setiap bulan pada minggu kedua, tepatnya setiap hari Rabu. Program ini diharapkan mampu memperkuat citra Taman Mayura sebagai destinasi wisata kebugaran berbasis budaya sekaligus memperluas partisipasi masyarakat dalam menjaga kesehatan dan melestarikan warisan budaya daerah..

  • Related Posts

    Harga Bumbu Dapur Melonjak di Mataram, Pasokan Seret dan Dolar Menguat Jadi Pemicu

    ‎Mataram(KabarBerita)– Harga sejumlah bumbu dapur di pasar tradisional Kota Mataram mengalami kenaikan signifikan dalam beberapa hari terakhir. Bawang putih, cabai rawit, dan tomat menjadi komoditas yang mencatat lonjakan harga tertinggi.…

    Irawan Tagih Keseriusan BKD, Pajak Kos Elite Jangan Sekadar Wacana

    ‎Mataram(KabarBerita)– Rencana Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Mataram untuk mendata kos-kosan elite yang diduga beroperasi layaknya hotel mendapat dukungan dari DPRD Kota Mataram. Ketua Komisi II DPRD Kota Mataram, Irawan…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Mayura Heritage Yoga Campaign, Memadukan Kebugaran dan Pelestarian Warisan Budaya Mataram

    Mayura Heritage Yoga Campaign, Memadukan Kebugaran dan Pelestarian Warisan Budaya Mataram

    Kemenag NTB Gandeng Pemprov NTB, LPA, dan APH Bentuk Satgas Tindak Kekerasan di Satuan Pendidikan

    Kemenag NTB Gandeng Pemprov NTB, LPA, dan APH Bentuk Satgas Tindak Kekerasan di Satuan Pendidikan

    Harga Bumbu Dapur Melonjak di Mataram, Pasokan Seret dan Dolar Menguat Jadi Pemicu

    Harga Bumbu Dapur Melonjak di Mataram, Pasokan Seret dan Dolar Menguat Jadi Pemicu

    Vonis Radit Picu Luapan Emosi, Keluarga Terdakwa dan Korban Sama-sama Kecewa

    Vonis Radit Picu Luapan Emosi, Keluarga Terdakwa dan Korban Sama-sama Kecewa

    Hakim Vonis Radiet 6 Tahun Dalam Kasus Kematian Vira

    Hakim Vonis Radiet 6 Tahun Dalam Kasus Kematian Vira

    Turun Reses di BKU, Bung Aley Tegaskan Komitmen Perjuangkan Aspirasi Warga

    Turun Reses di BKU, Bung Aley Tegaskan Komitmen Perjuangkan Aspirasi Warga