Petani Tembakau Menjerit, Dewan Minta BMKG Aktif Berikan Informasi Cuaca

Mataram, (KabarBerita) – Sejumlah petani tembakau di Lombok Tengah menjerit lantaran tembakau yang mereka tanam layu tergenang air hujan.

Tembakau yang diperkirakan baru berumur sekitar 1,5 bulan itu ditanam ditengah kondisi cuaca yang tak menentu. Sementara informasi terkait kondisi dan perubahan cuaca sangat minim, sehingga menambah luka para petani.

Terhadap kondisi itu, Wakil Ketua I DPRD NTB yang juga ketua Harian HKTI NTB, H. Lalu Wirajaya pun angkat bicara. Ia meminta Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) lebih aktif menyampaikan informasi terkait perubahan situasi cuaca kepada masyarakat terutama kepada petani tembakau.

Menurutnya informasi situasi perubahan cuaca itu sangat penting bagi petani sebagai panduan dalam menanam tembakau.

“Saya meminta kepada BMKG untuk lebih aktif menginformasikan perubahan situasi cuaca kepada masyarakat terutama petani tembakau karena situasi cuaca akan sangat berdampak terhadap keberhasilan petani tembakau,” kata H. Lalu Wirajaya, Kamis (11/7).

Politisi partai Gerindra ini mengaku prihatin dengan kondisi petani temabaku ditengah situasi perubahan cuaca yang tak menentu, bahkan terjadi banjir ditengah kemarau. Oleh karena itu, kata H. Lalu Wirajaya diperlukan informasi cuaca yang valid yang bisa dijadikan panduan oleh petani dalam menanam tembakau.

“Jadi BMKG harus segera menginformasikan situasi cuaca. Cocok atau tidak untuk petani menanam temabaku jangan sampai sudah tanam hancur lagi. Petani tembakau ini berhasil atau tidaknya bergantung pada cuaca,” pungkasnya.

Selain informasi cuaca, anggota DPRD NTB dari dapil 7 Lombok Tengah ini mendorong pemerintah provinsi NTB menyiapkan ansuransi bagi petani tembakau ditengah kondisi yang tak menentu, seperti ancaman gagal panen akibat cuaca buruk.

“Ada dana DBHCHT mungkin itu juga nanti bisa digunakan untuk ansuransi petani tembakau,” terangnya.

Kemudian, dirinya juga memandang perlu adanya bantuan permodalan kepada petani yang membutuhkan modal.

“Minimal subsidi bunga yang diberikan pemprov kepada petani tembakau yang membutuhkan modal,” tandasnya.

Sementara itu, salah seorang petani tembakau asal Beleka Lombok Tengah, Yul Ambrau mengaku sangat terpukul melihat kondisi tembakaunya yang layu akibat tergenang air. Ia berharap ada perhatian pemerintah untuk meringankan beban petani ditengah kondisi cuaca yang tak menentu pada musim tanam tahun ini.

“Saya punya lahan sekitar 1,5 hektar. Semuanya layu karena tergenang air. Kami berharap ada perhatian pemerintah,” katanya penuh harap. (Red)

Related Posts

Pemprov NTB Perkuat Pengawasan MBG, SPPG Tak Patuh Akan Dievaluasi

Mataram (KabarBerita) – Menjelang dimulainya kembali operasional Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Nusa Tenggara Barat pada Senin (20/7), Pemerintah Provinsi NTB memperkuat pengawasan terhadap pelaksanaan program guna memastikan tata…

Ponpes di NTB Dukung Pembentukan Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Ponpes

TGH. Khairi Habibullah salah satu pengasuh di Ponpes Nurul Haramain NWDI Narmada Lombok Barat (foto:Dedy/kabarberita)   Mataram (KabarBerita) — Pemerintah Provinsi NTB bersama Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) NTB dan…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

Pemprov NTB Perkuat Pengawasan MBG, SPPG Tak Patuh Akan Dievaluasi

Pemprov NTB Perkuat Pengawasan MBG, SPPG Tak Patuh Akan Dievaluasi

Gadis Lombok Baiq Rena Sabet None Jakbar 2026, Menginspirasi Lewat Aksi Sosial

Gadis Lombok Baiq Rena Sabet None Jakbar 2026, Menginspirasi Lewat Aksi Sosial

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Minta Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Minta Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers

Baiq Zuhar Parhi Salurkan 3.750 Bibit Cabai, Perkuat Ketahanan Pangan Warga Mataram ‎

Baiq Zuhar Parhi Salurkan 3.750 Bibit Cabai, Perkuat Ketahanan Pangan Warga Mataram ‎

Soft Tenis Resmi Debut di Porprov NTB 2026, Tiga Daerah Ambil Bagian

Soft Tenis Resmi Debut di Porprov NTB 2026, Tiga Daerah Ambil Bagian

Ponpes di NTB Dukung Pembentukan Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Ponpes

Ponpes di NTB Dukung Pembentukan Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Ponpes