
Mataram, (KabarBerita) – Ikatan Keluarga Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA-PMII) Wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) menyatakan komitmennya untuk bersinergi dalam membangun daerah terutama dalam menurunkan angka kemiskinan ekstrim di NTB.
Ketua Pimpinan Wilayah (PW) IKA-PMII NTB, Akhdiansyah menegaskan bahwa kehadiran IKA-PMII bukan hanya untuk dirinya sendiri, namun untuk kontribusi nyata dalam pembangunan daerah dengan bersinergi bersama Pemerintah Daerah (Pemda). Karena dari ribuan alumni PMII yang tersebar di NTB, kata Guru To’i sapaan akrab Akhdiansyah mengabdi di berbagai sektor, seperti pemerintahan, legislatif, akademik hingga dunia usaha.
“Ini adalah kekuatan besar yang siap bersinergi dengan pemerintah mewujudkan NTB Makmur Mendunia,” ujar Guru To’i seusai dilantik menjadi ketua PW IKA-PMII di Mataram, Kamis (10/7).
Guru To’i yang juga merupakan anggota DPRD NTB ini menegaskan bahwa IKA-PMII NTB memiliki sumber daya manusia yang berdaya saing tinggi dan siap bernergi.
“Kita punya sumber daya jumlahnya hampir puluhan ribu yang punya potensi. Salah satu yang diajak pak Gubernur tadi Desa Berdaya, mengurangi angka kemiskinan ekstrim. Kita akan bantu, kader-kader IKA-PMII akan ambil bagian mendoronga pengurangan angka kemiskinan ekstrim itu,” pungkasnya.
Berdasarkan data internal, alumni IKA-PMII NTB berjumlah puluhan ribu orang, dengan profesi beragam, mulai dari dosen, rektor, pengusaha hingga birokrat. Mereka tersebar di berbagai Kabupaten dan Kota di NTB.
“Ini adalah aset strategis dalam menopang pembangunan daerah,” ujarnya. (Red)






