Soft Tenis Resmi Debut di Porprov NTB 2026, Tiga Daerah Ambil Bagian

Mataram (KabarBerita) – Cabang olahraga (cabor) soft tenis resmi mencatat sejarah baru pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB 2026. Untuk pertama kalinya, olahraga yang terus berkembang di Indonesia itu dipertandingkan sebagai cabang resmi dalam ajang olahraga multicabang terbesar di Nusa Tenggara Barat.

‎Pertandingan perdana berlangsung di Lapangan Soft Tenis Bulog NTB, Jalan Langko, Kota Mataram, Minggu (19/7/2026), dan dibuka secara resmi oleh Ketua Pengurus Soft Tenis Indonesia (PESTI) NTB, Rino Rinaldi.

‎Pada edisi perdana ini, sebanyak 15 atlet ambil bagian. Mereka berasal dari tiga kabupaten/kota, yakni Kota Mataram, Kabupaten Lombok Timur, dan Kabupaten Lombok Barat. Meski jumlah peserta masih terbatas, keikutsertaan tiga daerah tersebut menjadi langkah awal pengembangan dan pembinaan soft tenis di NTB.

‎Menariknya, persaingan di Porprov kali ini turut diwarnai kehadiran atlet berprestasi nasional. Pasangan Anis Ananta/Febyaro Ribby Santara dari Kota Mataram yang merupakan peraih medali perak Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024 turun memperkuat Mataram pada nomor ganda campuran. Kehadiran pasangan tersebut diprediksi menjadi salah satu daya tarik sekaligus menambah kualitas persaingan pada cabor yang baru pertama kali dipertandingkan ini.

‎Ketua PESTI NTB, Rino Rinaldi, mengatakan masuknya soft tenis ke dalam daftar cabang olahraga Porprov merupakan tonggak penting bagi perkembangan olahraga tersebut di NTB. Menurutnya, ajang ini menjadi wadah untuk menjaring atlet-atlet potensial sekaligus memperluas pembinaan di kabupaten/kota.

‎”Ini adalah sejarah baru bagi soft tenis di NTB. Kami berharap setelah resmi dipertandingkan di Porprov, semakin banyak daerah yang membentuk kepengurusan dan melakukan pembinaan sehingga prestasi NTB di tingkat nasional terus meningkat,” ujarnya.

‎Melalui penyelenggaraan perdana ini, PESTI NTB berharap soft tenis dapat berkembang lebih pesat dan pada pelaksanaan Porprov berikutnya diikuti lebih banyak kabupaten/kota, sehingga persaingan semakin kompetitif dan menjadi fondasi lahirnya atlet-atlet berprestasi untuk mewakili NTB di ajang nasional.

  • Related Posts

    FPTI NTB gelar sertifikasi juri dan pembuat jalur berlisensi C2

    Mataram (KabarBerita) — Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Nusa Tenggara Barat menggelar kursus juri dan pembuat jalur (route setter) sertifikasi lisensi C2 untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) panjat…

    Karpet Merah Menuju PON 2028, Ketua KONI Mataram: Juara Porprov Otomatis Masuk Radar NTB

    Mataram(KabarBerita)– Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Mataram, Firadz Pariska, memberi suntikan motivasi kepada para atlet yang akan berlaga di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB 2026. Ia menegaskan, Porprov…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Pemprov NTB Perkuat Pengawasan MBG, SPPG Tak Patuh Akan Dievaluasi

    Pemprov NTB Perkuat Pengawasan MBG, SPPG Tak Patuh Akan Dievaluasi

    Gadis Lombok Baiq Rena Sabet None Jakbar 2026, Menginspirasi Lewat Aksi Sosial

    Gadis Lombok Baiq Rena Sabet None Jakbar 2026, Menginspirasi Lewat Aksi Sosial

    PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Minta Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers

    PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Minta Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers

    Baiq Zuhar Parhi Salurkan 3.750 Bibit Cabai, Perkuat Ketahanan Pangan Warga Mataram ‎

    Baiq Zuhar Parhi Salurkan 3.750 Bibit Cabai, Perkuat Ketahanan Pangan Warga Mataram ‎

    Soft Tenis Resmi Debut di Porprov NTB 2026, Tiga Daerah Ambil Bagian

    Soft Tenis Resmi Debut di Porprov NTB 2026, Tiga Daerah Ambil Bagian

    Ponpes di NTB Dukung Pembentukan Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Ponpes

    Ponpes di NTB Dukung Pembentukan Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Ponpes