Tanggapan Gubernur Lalu Iqbal Soal Kasus Pembunuhan Di NTB Meningkat

Mataram, (KabarBerita) – Maraknya Kasus Penganiyaan yang menyebabkan kehilangan nyawa (Kematian), menjadi sorotan di kalangan masyarakat, terutama sekali melalui platform media sosial yang beredar dalam beberapa hari ini.

Berawal dari kasus penganiayaan pacar terhadap pasangannya yang menyebabkan kematian di perumahan di Desa Parampuan Lombok Barat, berlanjut lagi dengan penemuan mayat salah satu anggota kepolisian di sebuah kebun dekat pemukiman warga di Lombok Barat, dan yang  terbaru penemuan mayat seorang wanita di daerah pinggiran pantai di Wilayah Kabupaten Lombok Utara.

Menanggapi hal tersebut Gubernur NTB, Lalu Muhammad Iqbal mengatakan dengan banyaknya fenomena-fenomena tersebut lebih menekan ke arah kejiwaan dan perlunya juga untuk mengobati isu kejiwaan itu menjadi penting dalam menyikapi permasalahan yang terjadi. Oleh karena itu, ia menyambut positif acara simposium,  untuk memperkuat kapasitas para dokter-dokter jiwa  yang diadakan di Hotel Prime Park mataram, pada kamis, (28/8) tadi.

“Karena kita berbicara tentang kesehatan holistic,  jadi kesehatan holistic itu tidak hanya medic tapi juga kejiwaan dan itu menjadi penting, ” terang Gubernu NTB Lalu Iqbal.

Sementara itu Direktur Rumah Sakit Jiwa Mutiara Sukma NTB, dr. Wiwin Nurhasida mengatakan perlunya edukasi kepada masyarakat  untuk mengatasi permasalahan yang terjadi, supaya tidak terulang lagi permasalahan yang sama, dan perlunya edukasi dalam menjaga kodusifitas.

“Jadi kami akan segera bergerak dengan lebih intens lagi untuk memberikan edukasi kepada masyarakat dan intinya kesehatan mental itu perlu dan apa saja aspek-aspek yang harus kita kuatkan dengan kondisi seperti ini, itu yang menjadi fokus kita,” imbuhnya.

Terkait dengan kasus penganiyaan yang menyebabkan kematian Wiwin menyatakan belum terlalu tau karena masih dalam pendalaman pihak kepolisian atau masih berjalan prosesnya dan Dia belum berani berkomentar terlalu jauh.

“Jadi kasus ini masih dalam proses jadi kita tunggu dulu hasilnya seperti apa,” pungkasnya.

Dia menambahkan dengan banyaknya kasus yang terjadi akhir-akhir ini entah itu yang terkait dengan psikis pelaku, bisa juga pengendalian emosi dan itu yang di maksud dengan soft skill.

“Jadi bagaimana mengendalikan emosi dalam kondisi tertekan, mengendalikan marah dalam kondisi yang menyedihkan jadi lebih kepada itu,” jelasnya.

“Kita memang sudah melakukan edukasi tapi kita akan segera melakukan edukasi lebih intens lagi pada masyarakat, dan kami dari Instansi RSJ ikut Prihatin dan akan berbuat sesuatu untuk masyarakat dan kita berharap ini tidak menjadi lebih parah lagi,” tutup Direktur RSJ Mutiara Sukma ini. (red)

Related Posts

Ditolak Masuk Arab Saudi, Satu Calon Jamaah Haji Asal Kota Mataram Dipulangkan, Ini Penyebabnya

MATARAM (KabarBerita) – Satu Calon Jamaah Haji (CJH) yang tergabung di Kelompok Terbang (Kloter) 5 asal Kota Mataram, terpaksa dipulangkan setelah ditiba di tanah suci dan dinyatakan gagal melaksanakan ibadah…

Sebanyak 2.722 CJH NTB Sudah Diterbangkan Menuju Tanah Suci

Mataram, (KabarBerita) — Sebanyak 2.722 jemaah haji asal Nusa Tenggara Barat (NTB) telah diberangkatkan ke Tanah Suci melalui Embarkasi Lombok hingga hari ke-10 pelaksanaan, yakni per 30 April 2026 pukul…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

Tolak Muscab PPP Lombok Timur, LHK Tegaskan Masih Sah Menjabat Ketua

Tolak Muscab PPP Lombok Timur, LHK Tegaskan Masih Sah Menjabat Ketua

Hardiknas 2026, Sari Yuliati Tegaskan Komitmen Perjuangkan Nasib Guru Honorer

Hardiknas 2026, Sari Yuliati Tegaskan Komitmen Perjuangkan Nasib Guru Honorer

Ditolak Masuk Arab Saudi, Satu Calon Jamaah Haji Asal Kota Mataram Dipulangkan, Ini Penyebabnya

Ditolak Masuk Arab Saudi, Satu Calon Jamaah Haji Asal Kota Mataram Dipulangkan, Ini Penyebabnya

Bidik Hasil Terbaik, Pebalap Andalan Indonesia Sean Gelael Tampil Cukup Bagus Disesi Latihan di Kelas Silver GTWCA Mandalika

Bidik Hasil Terbaik, Pebalap Andalan Indonesia Sean Gelael Tampil Cukup Bagus Disesi Latihan di Kelas Silver GTWCA Mandalika

Akhiri Konflik PPP, Marga Harun; 2029 PPP Harus Kembali ke Parlemen

Akhiri Konflik PPP, Marga Harun; 2029 PPP Harus Kembali ke Parlemen

JMSI NTB Gelar Media Gathering di Mandalika dan Silaturahim Strategis dengan Manajemen ITDC

JMSI NTB Gelar Media Gathering di Mandalika dan Silaturahim Strategis dengan Manajemen ITDC